Jumat, 19 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Polisi Tangkap Ayah di Comal-Pemalang yang Tega Hamili Anak Kandung Hingga Melahirkan

Polisi Tangkap Ayah di Comal-Pemalang yang Tega Hamili Anak Kandung Hingga Melahirkan

  • account_circle Rizqon Arifiyandi
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Polres Pemalang berhasil menangkap seorang pria berinisial R (41), warga Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang yang tega berbuat asusila terhadap anak kandungnya.

Pelaku tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia 13 tahun hingga hamil dan melahirkan.

Pelaku sempat buron selama dua bulan bersembunyi di Bandung selama dua bulan sebelum akhirnya diciduk polisi.

Kasatreskrim Polres Pemalang AKP Johan Widodo mengungkapkan, kasus pencabulan ini terungkap usai ibu korban mengetahui anaknya tengah hamil 6 bulan. Ibu korban langsung melapor polisi pada Juni 2025.

“Karena khawatir, ibu korban membawa anaknya ke bidan di Comal. Dari hasil pemeriksaan medis diketahui anak korban usia 13 tahun, hamil dengan usia kandungan sekitar enam bulan,” jelas Johan dalam pers rillis di Mapolres Pemalang, Rabu (17/9/2025).

Usai dilakukan pemeriksaan dan diketahui tengah hamil enam bulan, korban baru mengakui telah dicabuli ayahnya sejak November 2024.

“Korban akhirnya mengaku bahwa ayah kandungnya sendiri yang mencabulinya. Perbuatan itu dilakukan sekitar tiga kali pada November 2024 ketika istrinya tidak berada di rumah karena berjualan,” kata Johan.

Mengetahui ulah bejatnya terbongkar, pelaku melarikan diri usai dilaporkan ke polisi.

“R kemudian kabur dengan alasan pergi ke rumah orang tuanya di Pemalang. Namun ternyata ia menghilang dan sulit dihubungi hingga akhirnya ditetapkan sebagai buronan,” jelas Johan.

Pelaku sendiri diamankan polisi saat berada di salah satu rumah yang dikontraknya di Bandung, Jawa Barat. Sementara korban saat ini sudah melahirkan.

“Anak korban telah melahirkan belum lama ini. Korban juga dilakukan pendampingan oleh Dinas Sosial,” tambah Johan.

  • Penulis: Rizqon Arifiyandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam Waktu Dua Hari Polsek Subah Berhasil Amankan 70 Botol Miras Jenis Ciu

    Dalam Waktu Dua Hari Polsek Subah Berhasil Amankan 70 Botol Miras Jenis Ciu

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Puluhan botol minuman keras (miras) berhasil diamankan Polsek Subah melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang bulan suci Ramadhan, Sabtu (16/3/2024). Kapolres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo melalui Kapolsek Subah AKP Rofi’i mengatakan, miras yang berhasil diamankan hasil gelaran rezia pada hari Minggu hingga Senin dini hari lalu. “Kami amankan miras sejumlah […]

  • Ekonomi dan Investasi Jateng 2025 Melesat, Kinerja Ahmad Luthfi Diapresiasi Akademisi

    Ekonomi dan Investasi Jateng 2025 Melesat, Kinerja Ahmad Luthfi Diapresiasi Akademisi

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kinerja Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi sepanjang 2025 menunjukkan hasil positif. Sejumlah indikator makroekonomi mencatatkan capaian yang lebih baik dibanding rata-rata nasional. Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Prof Firmansyah, menilai meski belum genap satu tahun menjabat, arah […]

  • Tingkatkan Pelayanan kepada Pelanggan, Perumda Air Minum Tirta Mulia Luncurkan 2 Inovasi

    Tingkatkan Pelayanan kepada Pelanggan, Perumda Air Minum Tirta Mulia Luncurkan 2 Inovasi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang meluncurkan inovasi pembayaran tagihan pelanggan melalui Quick Response Indonesia Standard (QRIS) dan Aplikasi Sitirta Mobile, di halaman kantor setempat, Kamis (15/8/2024). Inovasi itu diresmikan oleh Bupati Pemalang Mansur Hidayat didampingi Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Slamet Efendi. Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengapresiasi […]

  • Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Bupati Pemalang Fokus Pemenuhan Layanan Dasar

    Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Bupati Pemalang Fokus Pemenuhan Layanan Dasar

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam mengatasi permasalahan kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro memfokuskan untuk pemenuhan kebutuhan layanan dasar. Ia menyebutkan ada 8 fokus pemenuhan layanan dasar untuk mengatasi kemiskinan ekstrem. Saat Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem yang dilaksanakan di Pendopo Pemkab pada Rabu, (24/9/2025), Bupati mengidentifikasi beberapa desa yang menjadi prioritas yang […]

  • Peringati Hari Bhakti Imigrasi, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang Gelar Upacara Tabur Bunga

    Peringati Hari Bhakti Imigrasi, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang Gelar Upacara Tabur Bunga

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka memperingati hari Bhakti Imigrasi yang ke 75, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang menggelar upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jayana Sureng Yudha Penggarit Pemalang  pada Kamis 23 Januari 2025. Pada upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang Ari Widodo tersebut, juga […]

  • Wagub Jateng: Perlunya Dilakukan Rekaya Cuaca dalam Penangan Banjir dan Longsor di Wiayah Kudus

    Wagub Jateng: Perlunya Dilakukan Rekaya Cuaca dalam Penangan Banjir dan Longsor di Wiayah Kudus

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengatakan perlunya dilakukan rekayasa cuaca dalam penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Kudus, Pati, dan Jepara. Mengingat, intensitas hujan sangat tinggi di tiga wilayah ini selama empat hari berturut-turut. “Jadi selama empat hari tidak ada matahari, jadi hasil koordinasi dengan BBWS memang perlu ada […]

expand_less