Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Turunkan Kasus Tuberkulosis, Ahmad Luthfi Luncurkan Program Speling Melesat dan TB Express

Turunkan Kasus Tuberkulosis, Ahmad Luthfi Luncurkan Program Speling Melesat dan TB Express

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025 | 22:13 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meluncurkan program Speling Melesat dan TB Express.

Program tersebut untuk mengakselerasi penurunan kasus tuberkulosis (TB/TBC) sekaligus mendukung program nasional quick win atau hasil terbaik cepat.

“Launching Speling Melesat dan TB Express tidak hanya dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi, tetapi juga oleh kabupaten/kota, berikut rumah sakit provinsi, kabupaten/kota, dan swasta,” kata Ahmad Luthfi saat peluncuran sekaligus peringatan Hari Kesehatan Nasional di Grand Mercure Hotel, Solobaru, Kabupaten Sukoharjo, Jumat, 3 Oktober 2025.

Speling Melesat merupakan singkatan dari Spesialis Keliling Mendekatkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat.

Program prioritas Provinsi Jawa Tengah tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan paripurna kepada masyarakat dengan basis desa.

Dalam praktiknya juga diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah pusat.

Layanan program Speling meliputi pemeriksaan ibu hamil (antenatal care) dan pemeriksaan kanker serviks oleh dokter spesialis obsgyn; tuberkulosis oleh dokter spesialis penyakit dalam/paru; kesehatan jiwa oleh dokter spesialis kesehatan jiwa; stunting oleh dokter spesialis anak.

“Dokter spesialis kita turunkan ke desa-desa dan melakukan pengecekan kesehatan secara gratis dan paripurna, ” kata Ahmad Luthfi.

” Salah satu indikator kemiskinan adalah layanan dasar kesehatan, kalau masyarakat kita sehat akan mengangkat produktivitas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dirinya sendiri,” imbuhnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah per 30 September 2025, sebanyak 8.791.904 jiwa telah terlayani CKG. Khusus Speling Melesat sudah terlaksana di 560 desa se-Jawa Tengah dengan total 62.169 jiwa terlayani.

“CKG kita tertinggi nasional. Ini akan terus kami lakukan,” ungkap Ahmad Luthfi.

Sementara itu, dalam Program Speling Melesat juga terdapat TB Express.

Kegiatan tersebut merupakan terobosan untuk penemuan kasus tuberkulosis menggunakan alat X-Ray Portable Rapid Early Screening System.

Program ini bertujuan untuk mengakselerasi penurunan tuberkulosis sampai 50%.

“TBC di wilayah kita juga menjadi prioritas. Begitu kita dapatkan melalui alat kita yang mobiling atau X-Ray portable itu, jadi tugasnya melakukan tracing mereka yang terpapar seperti model covid itu. Kemudian diobati, diawasi secara berkala, dan dievaluasi sampai tuntas,” jelasnya.

Data tuberkulosis berdasarkan Buku Saku Dinkes Jawa Tengah Triwulan II 2025 tercatat estimasi ada 107.488 kasus.

Jumlah penemuan kasus tuberkulosis per 30 September 2025 sebanyak 63.398 kasus atau 58,98%.

Berdasarkan hasil program Speling Melesat, tercatat ada 9.140 orang skrining gejala.

Selanjutnya 1.847 orang telah melakukan rontgen thorax (dada) dengan 626 orang hasilnya sugestif.

Sementara yang ditindaklanjuti dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) sebanyak 525 orang.

“Jumlahnya sudah banyak,” kata Ahmad Luthfi.

Sementara itu, Sekjen Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, mengatakan, angka kasus tuberkulosis di Indonesia nomor dua terbesar di dunia. Maka harus konsentrasi untuk menurunkan angka tersebut dengan target tahun 2030 menjadi nol kasus tuberkulosis.

“CKG dan Speling Melesat salah satunya mengecek apakah masyarakat ada TB atau tidak. Kalau hasilnya positif kan sudah diketahui by name by address, kemudian kita lihat tindak lanjutnya. Termasuk cek orang di sekitar karena kita harus cegah penyebarannya,” katanya.

Dijelaskan, penderita tuberkulosis dalam penanganannya harus mengkonsumsi obat selama 6 bulan berturut-turut.

Apabila dalam jangka waktu tersebut ada beberapa terlewatkan obatnya, maka harus mengulang dari awal lagi.

Penderita yang sering mengulang pengobatan ada risiko resisten terhadap obat sehingga akan menjadi lebih parah.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Kembali Amankan 90 Botol Miras di Bojong dan Siwalan

    Polisi Kembali Amankan 90 Botol Miras di Bojong dan Siwalan

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025 | 11:17 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Razia minuman keras (miras) terus digencarkan di bulan Ramadhan oleh Polres Pekalongan dan jajarannya. Kegiatan ini sebagai upaya dari Kepolisian untuk menjaga stabilitas kamtibmas selama bulan suci Ramadhan. Kasat Samapta AKP Suhadi, saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kepolisian dalam menekan peredaran miras selama Ramadhan. “Kami akan terus melakukan razia […]

  • Jabatan Wakapuspen TNI Resmi Diserahterimakan

    Jabatan Wakapuspen TNI Resmi Diserahterimakan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025 | 23:40 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah secara resmi menyerahkan jabatan Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI kepada Kolonel Arh Osmar Silalahi dalam prosesi serah terima jabatan (Sertijab) yang digelar di Ruang Kerja Kapuspen TNI, Subden Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (2/9/2025). Pergantian jabatan ini berdasarkan Surat Keputusan Panglima […]

  • Kisah Kakek Suyadi: Ingin ke Pantai Ngebom, Malah Terjatuh dan Diselamatkan Polisi di  Kedungwuni

    Kisah Kakek Suyadi: Ingin ke Pantai Ngebom, Malah Terjatuh dan Diselamatkan Polisi di Kedungwuni

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026 | 13:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebuah aksi humanis ditunjukkan jajaran kepolisian yang bertugas di Pos Pengamanan (Pospam) Kedungwuni dalam Operasi Ketupat Candi 2026. Petugas dengan sigap mengevakuasi seorang lansia yang ditemukan terjatuh dalam kondisi lemas dan linglung di depan minimarket Ambokembang, Senin (23/3/2026) pagi. Peristiwa ini bermula sekitar pukul 10.35 wib, saat warga melaporkan adanya seorang bapak […]

  • Bank BNI di Pemalang Diduga Hambat Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT

    Bank BNI di Pemalang Diduga Hambat Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026 | 17:42 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seluruh kantor cabang Bank BNI di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah bakal dikepung pendemo dari Aliansi Kesetiakawanan Sosial (AKSI) pada Senin, 12 Januari 2026 mendatang. Aksi kepung kantor Bank BNI ini buntut dari mandegnya penanganan kasus dugaan korupsi Bantuan Sosial (Bansos) PKH dan BPNT di Desa Mojo dan Pesantren Kecamatan Ulujami. Kasus tersebut […]

  • Rambu Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pemalang Terpasang, Rizal Bawazier: Terimakasih Untuk Semua Pihak

    Rambu Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pemalang Terpasang, Rizal Bawazier: Terimakasih Untuk Semua Pihak

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025 | 14:58 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Pemalang, Satlantas Polres Pemalang, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jateng, dan BPTR telah memasang rambu pembatasan truk sumbu tiga di persimpangan pintu masuk tol gandulan pada Rabu (1/10/2025). Dengan dipasangnya rambu tersebut, kini truk sumbu tiga di batasi jam operasionalnya. Kendaraan sumbu tiga atau lebih dialihkan lewat jalan tol […]

  • Polres Pemalang Evakuasi Korban Kecelakaan Bus di Tol ke Rumah Sakit Terdekat

    Polres Pemalang Evakuasi Korban Kecelakaan Bus di Tol ke Rumah Sakit Terdekat

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024 | 00:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Personil Polres Pemalang telah mengevakuasi 20 orang penumpang bus dan 3 orang kru bus, korban kecelakaan lalu lintas tunggal di Tol jalur A KM 320+800, Desa Ampelgading, Pemalang, Minggu (21/1/2024). Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya mengatakan, para korban telah dirujuk ke rumah sakit terdekat. “Para korban telah dirujuk ke Rumah Sakit […]

expand_less