Sabtu, 25 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Turunkan Kasus Tuberkulosis, Ahmad Luthfi Luncurkan Program Speling Melesat dan TB Express

Turunkan Kasus Tuberkulosis, Ahmad Luthfi Luncurkan Program Speling Melesat dan TB Express

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025 | 22:13 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meluncurkan program Speling Melesat dan TB Express.

Program tersebut untuk mengakselerasi penurunan kasus tuberkulosis (TB/TBC) sekaligus mendukung program nasional quick win atau hasil terbaik cepat.

“Launching Speling Melesat dan TB Express tidak hanya dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi, tetapi juga oleh kabupaten/kota, berikut rumah sakit provinsi, kabupaten/kota, dan swasta,” kata Ahmad Luthfi saat peluncuran sekaligus peringatan Hari Kesehatan Nasional di Grand Mercure Hotel, Solobaru, Kabupaten Sukoharjo, Jumat, 3 Oktober 2025.

Speling Melesat merupakan singkatan dari Spesialis Keliling Mendekatkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat.

Program prioritas Provinsi Jawa Tengah tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan paripurna kepada masyarakat dengan basis desa.

Dalam praktiknya juga diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah pusat.

Layanan program Speling meliputi pemeriksaan ibu hamil (antenatal care) dan pemeriksaan kanker serviks oleh dokter spesialis obsgyn; tuberkulosis oleh dokter spesialis penyakit dalam/paru; kesehatan jiwa oleh dokter spesialis kesehatan jiwa; stunting oleh dokter spesialis anak.

“Dokter spesialis kita turunkan ke desa-desa dan melakukan pengecekan kesehatan secara gratis dan paripurna, ” kata Ahmad Luthfi.

” Salah satu indikator kemiskinan adalah layanan dasar kesehatan, kalau masyarakat kita sehat akan mengangkat produktivitas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dirinya sendiri,” imbuhnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah per 30 September 2025, sebanyak 8.791.904 jiwa telah terlayani CKG. Khusus Speling Melesat sudah terlaksana di 560 desa se-Jawa Tengah dengan total 62.169 jiwa terlayani.

“CKG kita tertinggi nasional. Ini akan terus kami lakukan,” ungkap Ahmad Luthfi.

Sementara itu, dalam Program Speling Melesat juga terdapat TB Express.

Kegiatan tersebut merupakan terobosan untuk penemuan kasus tuberkulosis menggunakan alat X-Ray Portable Rapid Early Screening System.

Program ini bertujuan untuk mengakselerasi penurunan tuberkulosis sampai 50%.

“TBC di wilayah kita juga menjadi prioritas. Begitu kita dapatkan melalui alat kita yang mobiling atau X-Ray portable itu, jadi tugasnya melakukan tracing mereka yang terpapar seperti model covid itu. Kemudian diobati, diawasi secara berkala, dan dievaluasi sampai tuntas,” jelasnya.

Data tuberkulosis berdasarkan Buku Saku Dinkes Jawa Tengah Triwulan II 2025 tercatat estimasi ada 107.488 kasus.

Jumlah penemuan kasus tuberkulosis per 30 September 2025 sebanyak 63.398 kasus atau 58,98%.

Berdasarkan hasil program Speling Melesat, tercatat ada 9.140 orang skrining gejala.

Selanjutnya 1.847 orang telah melakukan rontgen thorax (dada) dengan 626 orang hasilnya sugestif.

Sementara yang ditindaklanjuti dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) sebanyak 525 orang.

“Jumlahnya sudah banyak,” kata Ahmad Luthfi.

Sementara itu, Sekjen Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, mengatakan, angka kasus tuberkulosis di Indonesia nomor dua terbesar di dunia. Maka harus konsentrasi untuk menurunkan angka tersebut dengan target tahun 2030 menjadi nol kasus tuberkulosis.

“CKG dan Speling Melesat salah satunya mengecek apakah masyarakat ada TB atau tidak. Kalau hasilnya positif kan sudah diketahui by name by address, kemudian kita lihat tindak lanjutnya. Termasuk cek orang di sekitar karena kita harus cegah penyebarannya,” katanya.

Dijelaskan, penderita tuberkulosis dalam penanganannya harus mengkonsumsi obat selama 6 bulan berturut-turut.

Apabila dalam jangka waktu tersebut ada beberapa terlewatkan obatnya, maka harus mengulang dari awal lagi.

Penderita yang sering mengulang pengobatan ada risiko resisten terhadap obat sehingga akan menjadi lebih parah.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebagian Warga Pekalongan Sholat Id Hari Ini, Polres Berikan Pengamanan Maksimal

    Sebagian Warga Pekalongan Sholat Id Hari Ini, Polres Berikan Pengamanan Maksimal

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026 | 19:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Jajaran Polres Pekalongan melakukan pengamanan ketat terhadap pelaksanaan ibadah Sholat Idul Fitri 1447 H di sejumlah titik wilayah Kabupaten Pekalongan, Jumat (20/3/2026) pagi. Pengamanan ini diberikan menyusul adanya sebagian umat Muslim di wilayah tersebut yang merayakan hari kemenangan lebih awal. Pantauan di lokasi, personel kepolisian sudah bersiaga sejak pukul 06.00 wib di […]

  • Prabowo Bertemu Utusan Khusus Palestina, Terima Laporan Situasi Terkini

    Prabowo Bertemu Utusan Khusus Palestina, Terima Laporan Situasi Terkini

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025 | 04:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan dari Utusan Khusus Palestina Mahmoud Al-Habbash yang membahas situasi terkini Palestina di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (18/3). Kedatangan Al-Habbash sekaligus membawa pesan Presiden Palestina Mahmoud Abbas kepada Prabowo. “Kami menyampaikan surat khusus dari Presiden Palestina, Presiden Mahmoud Abbas, kepada Yang Mulia Presiden Indonesia, yang berkaitan dengan […]

  • Fadia Arafiq: Cabai Melonjak Hampir Dua Kali Lipat, Pemerintah Siap Intervensi!

    Fadia Arafiq: Cabai Melonjak Hampir Dua Kali Lipat, Pemerintah Siap Intervensi!

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025 | 14:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Forkopimda menggelar pemantauan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di UPTD Pasar Induk Kajen. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi kenaikan harga dan salah satu langkah pengendalian inflasi di wilayah tersebut, Rabu (10/12/2025). Hadir dalam pemantauan tersebut Bupati Pekalongan Hj. Fadia […]

  • Gandeng Baznas RI, Pemkab Pemalang Tingkatkan Sisi Ekonomi Mustahik

    Gandeng Baznas RI, Pemkab Pemalang Tingkatkan Sisi Ekonomi Mustahik

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025 | 08:03 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes meresmikan Balai Ternak “Lestari Makmur” binaan BAZNAS di Dusun Gombong Desa Warungpring, Sabtu (06/12/2025). Pimpinan Baznas RI Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan dan Hukum, Nur Chamdani menjelaskan, kegiatan launching Balai Ternak Lestari Makmur ini adalah titik ke-55 dari 63 yang sudah diadakan oleh Baznas di Jawa Tengah. […]

  • Gus Yasin Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf di Jawa Tengah

    Gus Yasin Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf di Jawa Tengah

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026 | 16:32 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, untuk memprioritaskan legalitas tanah wakaf di wilayah Jawa Tengah. Gus Yasin berharap tanah-tanah wakaf yang saat ini belum memiliki sertifikat resmi dapat segera ditangani. Dalam acara Pengajian Selapanan dan Haul ke-7 KH Maimoen Zubair […]

  • Maulid Nabi SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan Bersama KH Imam Qurtubi

    Maulid Nabi SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan Bersama KH Imam Qurtubi

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024 | 10:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar
expand_less