Jumat, 17 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sekolah Demokrasi: Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi

Sekolah Demokrasi: Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025 | 13:46 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina bekerjasama dengan Universitas Diponegoro, LP3ES, KITLV Leiden, dan INDEF menyelenggarakan Sekolah Demokrasi Angkatan VIII dengan tema Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi.

Acara yang berlangsung selama 2 hari (28-29 November 2025) bertempat di Universitas Paramadina, Kampus Kuningan, dan kampus Cipayung.

Prof. Suharnomo, Rektor Universitas Diponegoro, dalam sambutanya dengan nada tegas namun penuh keprihatinan, ia menyampaikan bahwa demokrasi Indonesia berada pada titik yang membutuhkan penguatan mendesak.

Menurutnya, kita tidak boleh hanya terpaku pada prosedur demokrasi seperti pemilu atau pergantian kepemimpinan.

Demokrasi membutuhkan institusi kuat yang mampu menopang legitimasi politik dan menjaga ruang publik tetap sehat.

Ia mengingatkan bahwa dalam situasi politik seperti sekarang ketika banyak lembaga pengawasan melemah, dan ketika ruang kebebasan sipil mengalami tekanan maka literasi demokrasi menjadi kebutuhan yang tak bisa ditunda.

“Dalam situasi seperti ini, institusi demokrasi tidak boleh melemah apalagi runtuh. Dampaknya akan serius, tidak hanya bagi kebijakan, tetapi juga bagi masa depan bangsa,” tuturnya.

Dr. Handi Risza Idris, Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumber Daya Universitas Paramadina, memulai dengan sebuah pertanyaan yang sering muncul dalam wacana pembangunan: manakah yang harus dibangun terlebih dahulu, demokrasi atau ekonomi?

Pertanyaan ini tampak sederhana, namun jawaban dan implikasinya sangat kompleks. Menurut Handi, dalam sejumlah negara, terutama negara kesejahteraan di Eropa, pembangunan ekonomi sering kali menjadi fondasi awal sebelum demokrasi berkembang secara matang.

Namun Indonesia berada dalam dinamika yang berbeda. Reformasi 1998 membuat demokrasi tumbuh bersamaan dengan proses pembangunan ekonomi.

Akibatnya, seringkali keduanya dipertentangkan: apakah negara harus lebih fokus pada stabilitas ekonomi atau kebebasan politik?

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT di Ulujami, Akhirnya Pihak BNI Serahkan Data ke Penyidik Polres Pemalang

    Soal Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT di Ulujami, Akhirnya Pihak BNI Serahkan Data ke Penyidik Polres Pemalang

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026 | 19:28 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) PKH BPNT di Desa Pesantren dan Desa Mojo Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang terkuak usai pihak bank penyalur, BNI, menyerahkan data dan dokumen ke aparat penegak hukum. Pihak BNI menyerahkan enam dari total delapan data dan dokumen yang dibutuhkan oleh penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Pemalang […]

  • Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Wilayah di Pemalang Usai Diguyur Hujan Seharian

    Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Wilayah di Pemalang Usai Diguyur Hujan Seharian

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026 | 06:31 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Usai hujan seharian pada Jum’at, 16 Januari 2026 dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Pemalang menyebabkan sejumlah tempat mengalami banjir dan longsor. Menurut keterangan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang, bencana tanah longsor terjadi di Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul. “Tanah longsor juga terjadi di Dusun Pejarakan, Desa Wisnu. Longsoran […]

  • Orasi Ilmiah di Undaris, Sekda Ingatkan Mahasiswa Baru ‘Jo Kawin Bocah’

    Orasi Ilmiah di Undaris, Sekda Ingatkan Mahasiswa Baru ‘Jo Kawin Bocah’

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025 | 04:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno berpesan kepada para mahasiswa baru, agar fokus belajar, dan tidak terburu-buru untuk menikah (Jo Kawin Bocah) sebelum selesai kuliah. Hal itu mengingat, cita-cita meraih generasi emas 2045 harus dibangun dengan SDM yang unggul melalui pendidikan, penguatan karakter, dan peningkatan daya saing. “Sejalan dengan program Pemprov Jateng […]

  • Polisi Bergerak Cepat Atasi Longsor di Mendolo, Akses Jalan Kembali Dibuka

    Polisi Bergerak Cepat Atasi Longsor di Mendolo, Akses Jalan Kembali Dibuka

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025 | 20:58 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, pada Senin (13/10/2025) sore memicu terjadinya tanah longsor di Dukuh Krandegan, Desa Mendolo. Material longsor sempat menutup akses jalan utama penghubung antara Karanganyar – Lebakbarang. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, setelah hujan intens mengguyur sejak pukul 14.30 WIB. Tanah dari tebing […]

  • Polres Pekalongan Matangkan Anggaran 2026: Kapolres Minta Serapan Harus Tepat Sasaran

    Polres Pekalongan Matangkan Anggaran 2026: Kapolres Minta Serapan Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025 | 05:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan segera mematangkan rencana kerja dan anggaran untuk dua tahun ke depan. Pada Jumat (21/11/2025), digelar Sosialisasi Rencana Distribusi Anggaran (Rendisgar) DIPA Tahun Anggaran (TA) 2026 sekaligus Penyusunan Rencana Kebutuhan Anggaran (Renbutgar) TA 2027. Kegiatan penting ini dilaksanakan di ruang Aula Polres Pekalongan. Acara dipimpin oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. […]

  • Sirnas Padel 2026 Cetak Rekor, 800 Atlet Dongkrak Wisata Olahraga Jateng

    Sirnas Padel 2026 Cetak Rekor, 800 Atlet Dongkrak Wisata Olahraga Jateng

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026 | 13:33 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel 2026 Seri II di Semarang tak sekadar mencetak rekor peserta, tetapi juga menegaskan lahirnya pusat baru olahraga modern sekaligus motor penggerak sport tourism di Jawa Tengah. Ajang Sirnas Padel 2026 Seri II-Semarang resmi ditutup dengan capaian yang mengesankan. Lebih dari 800 atlet dari 20 provinsi, bahkan mancanegara, ambil […]

expand_less