Senin, 2 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sekolah Demokrasi: Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi

Sekolah Demokrasi: Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina bekerjasama dengan Universitas Diponegoro, LP3ES, KITLV Leiden, dan INDEF menyelenggarakan Sekolah Demokrasi Angkatan VIII dengan tema Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi.

Acara yang berlangsung selama 2 hari (28-29 November 2025) bertempat di Universitas Paramadina, Kampus Kuningan, dan kampus Cipayung.

Prof. Suharnomo, Rektor Universitas Diponegoro, dalam sambutanya dengan nada tegas namun penuh keprihatinan, ia menyampaikan bahwa demokrasi Indonesia berada pada titik yang membutuhkan penguatan mendesak.

Menurutnya, kita tidak boleh hanya terpaku pada prosedur demokrasi seperti pemilu atau pergantian kepemimpinan.

Demokrasi membutuhkan institusi kuat yang mampu menopang legitimasi politik dan menjaga ruang publik tetap sehat.

Ia mengingatkan bahwa dalam situasi politik seperti sekarang ketika banyak lembaga pengawasan melemah, dan ketika ruang kebebasan sipil mengalami tekanan maka literasi demokrasi menjadi kebutuhan yang tak bisa ditunda.

“Dalam situasi seperti ini, institusi demokrasi tidak boleh melemah apalagi runtuh. Dampaknya akan serius, tidak hanya bagi kebijakan, tetapi juga bagi masa depan bangsa,” tuturnya.

Dr. Handi Risza Idris, Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumber Daya Universitas Paramadina, memulai dengan sebuah pertanyaan yang sering muncul dalam wacana pembangunan: manakah yang harus dibangun terlebih dahulu, demokrasi atau ekonomi?

Pertanyaan ini tampak sederhana, namun jawaban dan implikasinya sangat kompleks. Menurut Handi, dalam sejumlah negara, terutama negara kesejahteraan di Eropa, pembangunan ekonomi sering kali menjadi fondasi awal sebelum demokrasi berkembang secara matang.

Namun Indonesia berada dalam dinamika yang berbeda. Reformasi 1998 membuat demokrasi tumbuh bersamaan dengan proses pembangunan ekonomi.

Akibatnya, seringkali keduanya dipertentangkan: apakah negara harus lebih fokus pada stabilitas ekonomi atau kebebasan politik?

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rektor Universitas Paramadina Jakarta Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Paus Fransiskus

    Rektor Universitas Paramadina Jakarta Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Paus Fransiskus

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D. menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus, seorang pemimpin spiritual dunia yang telah memberikan teladan luar biasa dalam kesederhanaan hidup, kehangatan hati, dan misi kemanusiaan yang melampaui batas agama dan bangsa. Ucapan duka ini disampaikannya di Jakarta, Senin (22/4/2025). Prof. Didik […]

  • Wagub Taj Yasin: Pemprov Jateng Bakal Cek dan Evaluasi MBG di Kudus

    Wagub Taj Yasin: Pemprov Jateng Bakal Cek dan Evaluasi MBG di Kudus

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin merespons isu dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kudus. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan melakukan pengecekan dan evaluasi untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan. “Ya nanti kita cek ya. Kita lihat, nanti kita evaluasi MBG-nya, sehingga bisa kita tentukan permasalahannya di […]

  • Putaran Kampanye PKS Mendapatkan Sambutan Hangat dari Warga

    Putaran Kampanye PKS Mendapatkan Sambutan Hangat dari Warga

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar
  • Pagi Hari, Polisi Siaga di Jalan: Polres Pekalongan Prioritaskan Pelayanan Masyarakat

    Pagi Hari, Polisi Siaga di Jalan: Polres Pekalongan Prioritaskan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana pagi hari di wilayah Kabupaten Pekalongan tampak lebih tertib dan lancar. Personel Polres Pekalongan diterjunkan ke sejumlah titik rawan kemacetan dan gangguan kamtibmas guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang beraktivitas di pagi hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari AG Pagi, yang secara rutin dilakukan oleh jajaran Polres Pekalongan dalam rangka […]

  • 298 Atlet Karate Bertanding Memperebutkan Piala Bupati Pemalang

    298 Atlet Karate Bertanding Memperebutkan Piala Bupati Pemalang

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 298 atlet karate dari 18 kontingen yang berasal dari Kabupaten Kudus, Banyumas, Batang dan Pekalongan bertanding untuk memperebutkan gelar juara pada Karate Championship Pemalang Open Bupati Cup III 2025. Kejuaraan karate tersebut dibuka langsung oleh Bupati Anom Widiyantoro bersama Ketua TP PKK dr. Noor Faizah Maenoffie di GOR Kridanggo Pemalang, Sabtu […]

  • 3352 PPPK di Kabupaten Pemalang Akhirnya Resmi Dilantik

    3352 PPPK di Kabupaten Pemalang Akhirnya Resmi Dilantik

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tampak sumpringah raut wajah mereka usai dilantik Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Formasi 2024. Penantian panjang yang telah mereka lalui sejak lolos tes pada tahun 2024 lalu. Kini sebayak 3352 PPPK resmi menerima Surat Keputusan (SK) yang berlangsung di Stadion Mochtar Pemalang pada Selasa, […]

expand_less