Jumat, 19 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polemik Tambang di Jateng, Ahmad Luthfi: Jangan Coba-coba Ubah Informasi Tata Ruang!

Polemik Tambang di Jateng, Ahmad Luthfi: Jangan Coba-coba Ubah Informasi Tata Ruang!

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, sudah melakukan langkah strategis dalam menangani polemik tambang di lereng Gunung Slamet Kabupaten Banyumas.

Ia memastikan, kepentingan masyarakat dan evaluasi dampak kerusakan lahan akan menjadi pertimbangan utama.

“Sudah kita tindak lanjuti,” kata Ahmad Luthfi kepada awak media saat di Kota Surakarta, Jumat, 12 Desember 2025.

Ia menjelaskan, terkait polemik tambang di Gunung Slamet tersebut, sudah ditinjau dari berbagai sisi. Mulai dari sisi perizinan hingga dampak-dampaknya bagi lingkungan maupun masyarakat.

“Ini harus kita rapatkan secara komprehensif dengan para bupati di tempat kita,” kata Gubernur.

Dikatakan, langkah lain yang sudah dilakukan adalah membentuk satuan tugas (Satgas) untuk menangani permasalahan tambah yang ada di lereng Gunung Slamet tersebut.

Satgas tersebut terdiri atas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, Ditreskrimsus Polda Jateng, bahkan Kejaksaan Tinggi, dan TNI.

“Satgas sudah kita bentuk, kita melakukan identifikasi permasalahan. Perizinan tambang yang secara resmi sudah kita teliti, rata-rata terbitnya sebelum saya menjabat,” kata Ahmad Luthfi.

Di samping itu, pengajuan kawasan Gunung Slamet menjadi kawasan taman nasional juga sudah diajukan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sampai saat ini proses tersebut masih berjalan dan belum ada keputusan yang diterbitkan oleh kementerian.

“Sementara ini kita awasi, kemudian kita bentuk Satgas sebelum adanya terbitan dari Kementerian LHK terkait dengan Gunung Slamet sebagai kawasan taman nasional. Jadi kita sudah punya roadmapnya,” tegasnya.

Dalam beberapa kesempatan, Ahmad Luthfi juga menegaskan, bahwa kejadian di lereng Gunung Slamet harus menjadi pembelajaran bagi seluruh bupati/wali kota lain, khususnya yang punya wilayah penambangan dan galian C. Ia mengingatkan agar tidak ada yang coba-coba untuk mengubah informasi tata ruang (ITR).

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Gerak Cepat Tertibkan Balap Liar di Wilayah Sragi, Pekalongan

    Polisi Gerak Cepat Tertibkan Balap Liar di Wilayah Sragi, Pekalongan

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Petugas dari Kepolisian melaksanakan patroli penertiban balap liar di wilayah Sragi, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (19/04/2025) dini hari. Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 01.00 wib tersebut merupakan respon dari Polres Pekalongan atas adanya aduan dari warga masyarakat yang mengeluhkan dan merasa terganggu dengan adanya aktivitas balap liar di wilayah Sragi. “Sebanyak 35 personil […]

  • Universitas Paramadina dan Kas Gelar Pelatihan Kepemimpinan untuk Guru Perempuan se-Kota Malang

    Universitas Paramadina dan Kas Gelar Pelatihan Kepemimpinan untuk Guru Perempuan se-Kota Malang

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Paramadina Institute for Education Reform (PIER), Universitas Paramadina, bekerja sama dengan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) dan Dinas Kebudayaan Kota Malang menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan untuk Guru Perempuan se-Kota Malang. Acara yang berlangsung dari tanggal 2-5 Februari 2026 dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, S.E., M.M., bertempat di Ijen Suite Hotel, Kota […]

  • Kunjungan Ke Undip, Ini Pesan Gus Yasin Pada Ratusan Siswa SMK dan Mts Sains Al Anwar Sarang

    Kunjungan Ke Undip, Ini Pesan Gus Yasin Pada Ratusan Siswa SMK dan Mts Sains Al Anwar Sarang

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen berpesan kepada para siswa agar membekali diri dengan ilmu yang bermanfaat. Sebab sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Hal itu disampaikan Gus Yasin, panggilan akrabnya saat visit kampus Undip Semarang, bersama ratusan siswa SMK dan MTS Sains Al Anwar Sarang Rembang, Rabu, 10 […]

  • Jawa Tengah Catat Rekor Investasi Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp 88,50 Triliun

    Jawa Tengah Catat Rekor Investasi Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp 88,50 Triliun

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Adm min
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Provinsi Jawa Tengah mencatatkan kinerja investasi terbaik sepanjang sejarah. Berdasarkan rilis Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 15 Januari 2026, realisasi investasi Jawa Tengah sepanjang Januari-Desember 2025 mencapai Rp 88,50 triliun. Capaian tersebut terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 50,86 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp 37,64 triliun. […]

  • Dibangunnya Paralympic Training Center di Jateng, Nana : Ini Penting untuk Pembinaan Atlet

    Dibangunnya Paralympic Training Center di Jateng, Nana : Ini Penting untuk Pembinaan Atlet

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana melakukan groundbreaking Paralympic Training Center di Kelurahan Delingan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jumat (8/3/2024). Nana menyampaikan terimakasih atas dibangunnya Paralympic Training Center di Jawa Tengah. Sebab, ini sangat penting untuk pembinaan atlet paralympic di Indonesia. Dengan pembinaan yang baik maka akan […]

  • Kabar Baik Petani, Harga Pupuk Turun 20%: Apalagi Sekarang HET Padi Sudah Bagus

    Kabar Baik Petani, Harga Pupuk Turun 20%: Apalagi Sekarang HET Padi Sudah Bagus

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kelompok petani menyambut baik kebijakan Presiden Prabowo Subianto menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen. Kebijakan ini dianggap sangat membantu dan para petani berharap harga pupuk tetap stabil. Uki, seorang petani asal Kampung Dampyak RT02/RT04, Desa Balai Kambang, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, mengungnkapkan, didirnya merasa senang dengan penurunan harga pupuk sebagaimana tercantum dalam […]

expand_less