Dari Rapat ke Gerakan: Refleksi Dakwah Pemuda Muhammadiyah Banyumas
- account_circle Fahroji
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Sambutan Ketua Umum PDPM Kabupaten Banyumas, Subhan Purno Aji, S.IP., M.A.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Banyumas menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) pada Ahad, 1 Februari 2026, bertempat di Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini mengusung tema “Konsolidasi Gerakan Pemuda untuk Banyumas Berkemajuan.”
RAKERDA diikuti oleh jajaran Pimpinan Daerah serta Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se-Kabupaten Banyumas. Forum ini menjadi ruang strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus menyusun perencanaan program kerja Pemuda Muhammadiyah Banyumas tahun 2026.
Kegiatan dimoderatori oleh Sekretaris Umum PDPM Kabupaten Banyumas, Syarif Hidayat, SHI dan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PDPM Kabupaten Banyumas, Subhan Purno Aji.
Dalam sambutannya, Subhan menegaskan pentingnya soliditas organisasi serta kesamaan visi dan arah gerakan.
“RAKERDA ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan memperkuat konsolidasi gerakan Pemuda Muhammadiyah. Kita ingin memastikan seluruh program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan kader dan masyarakat Banyumas,” tegasnya.
Agenda dilanjutkan dengan penyampaian laporan serta progres program kerja dari masing-masing PCPM se-Kabupaten Banyumas. Setiap cabang memaparkan capaian, evaluasi, serta tantangan yang dihadapi selama periode sebelumnya sebagai bahan perbaikan dan penguatan ke depan.
Memasuki agenda inti, RAKERDA membahas pemaparan dan perencanaan program kerja tahun 2026 oleh setiap bidang di lingkungan PDPM Kabupaten Banyumas. Diskusi berlangsung dinamis dan partisipatif dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat sebagai ruh pengambilan keputusan organisasi.
Salah satu peserta RAKERDA, Gilang Ramadhan, Bendahara PCPM Kedungbanteng menegaskan bahwa RAKERDA harus dimaknai sebagai ruang strategis untuk menguatkan semangat gerakan dan memperdalam dakwah sosial Pemuda Muhammadiyah, bukan sekadar forum administratif.
- Penulis: Fahroji




