Pemkab Pemalang Dorong Kolaborasi Tiga Pihak demi Kesejahteraan Buruh di Mayday 2026
- account_circle Fahroji
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Memperingati Hari Buruh Internasional (Mayday) pada Jumat (1/5/2026), Pemerintah Kabupaten Pemalang menyelenggarakan talkshow dialogis di Pendopo Kabupaten.
Acara ini bertujuan menciptakan ruang diskusi strategis antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk meningkatkan kesejahteraan buruh serta menjaga stabilitas iklim usaha.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyatakan bahwa kesejahteraan pekerja merupakan misi bersama yang memerlukan sinergi antara pemilik usaha, serikat pekerja, dan pemerintah.
Ia menekankan pentingnya prinsip going concern atau keberlangsungan usaha agar roda ekonomi tetap berputar.
Menurutnya, dialog terbuka sangat diperlukan agar regulasi dapat berjalan beriringan dengan kepentingan semua pihak tanpa mengorbankan keberlanjutan bisnis itu sendiri.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pemalang, Diyah Lestari Hidayanti, melaporkan bahwa jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Pemalang saat ini mencapai 197.890 tenaga kerja.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan regulasi pemerintah daerah yang mewajibkan pekerja mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Adapun program tersebut meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kehilangan pekerjaan. “Sepanjang Januari hingga April 2026, kami telah menyalurkan 6.331 klaim dengan total nilai mencapai Rp47,4 miliar,” jelasnya.
- Penulis: Fahroji


