Pemkab Pemalang Dorong Kolaborasi Tiga Pihak demi Kesejahteraan Buruh di Mayday 2026
- account_circle Fahroji
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi (DTKPT) Kabupaten Pemalang, Umroni, menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memfasilitasi masyarakat dalam mengakses lowongan kerja dan menghubungkannya langsung dengan perusahaan.
“Kami mewadahi lamaran masyarakat dan mengomunikasikannya ke perusahaan agar peluang kerja di Pemalang bisa dimanfaatkan secara optimal, apalagi saat ini mulai tumbuh perusahaan-perusahaan baru,” ungkapnya.
Di sisi lain, perwakilan APINDO, Adi Timor Wijaya, menyampaikan bahwa pengusaha pada prinsipnya ingin memberikan yang terbaik bagi karyawannya. Namun, ia menekankan pentingnya kondisi usaha yang kondusif, termasuk kemudahan perizinan serta stabilitas ekonomi.
“Dunia usaha sangat dipengaruhi kondisi mikro dan makro, baik nasional maupun global. Karena itu, perlu dukungan bersama agar usaha tetap berjalan dengan baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pemalang memberikan sejumlah penghargaan, di antaranya kepada PT Ciomas Adisatwa Pemalang sebagai perusahaan dengan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) paling awal, serta RS Prima Medika Pemalang sebagai perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas.
Selain itu, penghargaan merek kolektif “Apem Wanarata” diserahkan kepada Kepala Desa Wanarata, serta dilakukan penyerahan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada empat ahli waris.
Rangkaian peringatan Mayday 2026 di Kabupaten Pemalang tidak hanya diisi talkshow, tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti fun walk, cek kesehatan gratis, donor darah, bazar pangan murah, panggung hiburan, hingga pembagian doorprize.*
- Penulis: Fahroji


