Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Harus Berlandaskan Nilai, Mencicil Harapan, dan Merawat Dukungan Masyarakat

Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Harus Berlandaskan Nilai, Mencicil Harapan, dan Merawat Dukungan Masyarakat

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026 | 11:15 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALNGWakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Ph.D. menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknokratis atau kecakapan politik, tetapi terutama oleh kuatnya ideologi, nilai, dan keberpihakan yang menjadi dasar setiap pengambilan keputusan.

Pesan tersebut disampaikan Bima Arya dalam Seminar dan Bedah Buku “Babad Alas” yang diselenggarakan di Universitas Paramadina Kampus Cipayung, Kamis (11/6). Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Paramadina beserta jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, dan berbagai kalangan yang antusias mengikuti refleksi kepemimpinan yang disampaikan mantan Wali Kota Bogor dua periode tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bima membagikan perjalanan hidupnya sejak menjadi dosen di Universitas Paramadina, berkarier sebagai konsultan dan pengamat politik, hingga akhirnya memutuskan meninggalkan zona nyaman untuk maju sebagai Wali Kota Bogor.

Menurutnya, keputusan tersebut lahir dari kegelisahan pribadi mengenai makna kebermanfaatan hidup di tengah kenyamanan profesi yang telah dijalaninya.

“Karena saya ingat nasihat bapak saya, ‘Khoirunnas anfa’uhum linnas’, menjadi manusia itu harus berarti. Dan saya merasa ini arti saya kalau ngomong doang di kampus ngapain? Bicara aja di seminar ngapain? Apa yang harus saya lakukan untuk kota saya tercinta?” ungkap Bima.

Ia mengakui bahwa meninggalkan profesi sebagai dosen dan konsultan politik merupakan keputusan penuh risiko. Namun, menurutnya, kepemimpinan selalu menuntut keberanian keluar dari zona nyaman.

“Life begins at the end of comfort zone. Karena udah nyaman banget jadi pengamat politik. Tapi ya itu sudah nyaman, lalu ngapain?” katanya.
Bima menjelaskan bahwa tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah dirinya memenangkan Pilkada Kota Bogor. Memimpin birokrasi dan menghadapi beragam kepentingan yang saling bertabrakan jauh lebih sulit dibandingkan memenangkan kontestasi politik.

Pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa seorang pemimpin tidak dapat menghadapi semua persoalan dengan pendekatan konfrontatif. Ia mengibaratkan proses tersebut dengan filosofi “babad alas” dalam kisah pewayangan, di mana seorang pemimpin harus mampu memilih strategi terbaik tanpa menciptakan terlalu banyak permusuhan.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati : Sertijab Danrem 071 Wijayakusuma Sebagai Wujud Sinergitas

    Bupati : Sertijab Danrem 071 Wijayakusuma Sebagai Wujud Sinergitas

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025 | 05:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menghadiri acara pisah sambut dalam rangka Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danrem 071/Wijayakusuma di Gedung Pertemuan Jend. A. Yani Makorem 071/WK, Sabtu (23/8/2025). Acara tersebut menjadi momentum penting dalam rangkaian pergantian kepemimpinan Korem 071/Wijayakusuma dari Brigjen TNI Jamaluddin, kepada Kolonel Inf Lukman Hakim. Acara tersebut dihadiri 139 undangan, termasuk Dandim […]

  • Program Manunggal Air Bersih, Kodim 0736/Batang Membangun Penampungan Air

    Program Manunggal Air Bersih, Kodim 0736/Batang Membangun Penampungan Air

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024 | 22:02 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Program TMMD anggota Satgas Kodim 0736/Batang intens mempercepat pengerjaan sasaran fisik tambahan, yakni program manunggal air, Rabu (7/8/2024). Program tersebut akan membangun penampungan air sebagai penyaring sebelum disalurkan ke warga. Dandim Batang Letkol Inf Ahmad Alam Budiman mengatakn, dengan membuat sumur penampungan pastinya akan lebih bersih. Sebab, dari sumber mata air disaring […]

  • Gubernur Ahmad Luthfi Dampingi Kapolri Cek Kesiapan Pos Terpadu Pejagan dan Layanan Valet Ride

    Gubernur Ahmad Luthfi Dampingi Kapolri Cek Kesiapan Pos Terpadu Pejagan dan Layanan Valet Ride

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025 | 18:53 WIB
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    Jurnalpemalang.co.id, Brebes – Menjelang pelaksanaan operasi ketupat yang akan resmi dibuka besok, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkolaborasi dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan tinjauan langsung terhadap kesiapan pos pengamanan dan layanan pemudik di Kabupaten Brebes pada Rabu, 19 Maret 2025. Terdapat dua titik utama yang menjadi fokus inspeksi, yaitu pos pelayanan Valet […]

  • Pemerintah Gerak Cepat Beri Bantuan ke Lokasi Banjir

    Pemerintah Gerak Cepat Beri Bantuan ke Lokasi Banjir

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026 | 22:59 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Pemalang membuat sejumlah desa dan kelurahan di pantura Pemalang banjir. Menanggapi musibah tersebut, Pemerintah Kabupaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung melakukan gerak cepat mengirim bantuan logistik ke beberapa lokasi, antara lain ke Desa Kendalrejo Kecamatan Petarukan dan Pesantren Kecamatan Ulujami pada […]

  • Bupati Pemalang Luncurkan Sapa Ikhlas untuk Digitalisasi Data Pertanian

    Bupati Pemalang Luncurkan Sapa Ikhlas untuk Digitalisasi Data Pertanian

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026 | 11:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Wakil Bupati Nurkholes dan jajaran Forkopimda secara resmi meluncurkan layanan “Sapa Ikhlas“ (Sistem Analitik Data Pangan/Satu Data Pangan untuk Pemalang Bercahaya) di Pendopo Kabupaten Pemalang, Minggu (12/7/2026). Layanan ini dirancang sebagai sistem analitik data pangan terpadu untuk mendukung sektor pertanian di Kabupaten Pemalang. Bupati Anom Widiyantoro menekankan […]

  • Sekolah Demokrasi: Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi

    Sekolah Demokrasi: Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025 | 13:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina bekerjasama dengan Universitas Diponegoro, LP3ES, KITLV Leiden, dan INDEF menyelenggarakan Sekolah Demokrasi Angkatan VIII dengan tema Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi. Acara yang berlangsung selama 2 hari (28-29 November 2025) bertempat di Universitas Paramadina, Kampus Kuningan, dan kampus Cipayung. Prof. Suharnomo, Rektor Universitas Diponegoro, dalam sambutanya dengan nada […]

expand_less