Senin, 27 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Harus Berlandaskan Nilai, Mencicil Harapan, dan Merawat Dukungan Masyarakat

Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Harus Berlandaskan Nilai, Mencicil Harapan, dan Merawat Dukungan Masyarakat

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026 | 11:15 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALNGWakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Ph.D. menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknokratis atau kecakapan politik, tetapi terutama oleh kuatnya ideologi, nilai, dan keberpihakan yang menjadi dasar setiap pengambilan keputusan.

Pesan tersebut disampaikan Bima Arya dalam Seminar dan Bedah Buku “Babad Alas” yang diselenggarakan di Universitas Paramadina Kampus Cipayung, Kamis (11/6). Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Paramadina beserta jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, dan berbagai kalangan yang antusias mengikuti refleksi kepemimpinan yang disampaikan mantan Wali Kota Bogor dua periode tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bima membagikan perjalanan hidupnya sejak menjadi dosen di Universitas Paramadina, berkarier sebagai konsultan dan pengamat politik, hingga akhirnya memutuskan meninggalkan zona nyaman untuk maju sebagai Wali Kota Bogor.

Menurutnya, keputusan tersebut lahir dari kegelisahan pribadi mengenai makna kebermanfaatan hidup di tengah kenyamanan profesi yang telah dijalaninya.

“Karena saya ingat nasihat bapak saya, ‘Khoirunnas anfa’uhum linnas’, menjadi manusia itu harus berarti. Dan saya merasa ini arti saya kalau ngomong doang di kampus ngapain? Bicara aja di seminar ngapain? Apa yang harus saya lakukan untuk kota saya tercinta?” ungkap Bima.

Ia mengakui bahwa meninggalkan profesi sebagai dosen dan konsultan politik merupakan keputusan penuh risiko. Namun, menurutnya, kepemimpinan selalu menuntut keberanian keluar dari zona nyaman.

“Life begins at the end of comfort zone. Karena udah nyaman banget jadi pengamat politik. Tapi ya itu sudah nyaman, lalu ngapain?” katanya.
Bima menjelaskan bahwa tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah dirinya memenangkan Pilkada Kota Bogor. Memimpin birokrasi dan menghadapi beragam kepentingan yang saling bertabrakan jauh lebih sulit dibandingkan memenangkan kontestasi politik.

Pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa seorang pemimpin tidak dapat menghadapi semua persoalan dengan pendekatan konfrontatif. Ia mengibaratkan proses tersebut dengan filosofi “babad alas” dalam kisah pewayangan, di mana seorang pemimpin harus mampu memilih strategi terbaik tanpa menciptakan terlalu banyak permusuhan.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pemalang Serahkan Bantuan Gerobak dan Becak Sampah Kepada Petugas Kebersihan

    Bupati Pemalang Serahkan Bantuan Gerobak dan Becak Sampah Kepada Petugas Kebersihan

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024 | 12:15 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Bupati Pemalang Mansur Hidayat didampingi Kepala Dinas LH, Wiji Mulyati dan Kepala Diskoperindag, Fera Djoko Susanto menyerahkan bantuan gerobak dan becak sampah kepada petugas kebersihan di Pasar Petarukan dan Pasar Comal, Kamis (23/5/2024) kemarin. Selain menyerahkan bantuan itu, Bupati Mansur juga menyerahkan bantuan paket sembako dari Baznas kepada petugas kebersihan. Mansur menyebut bantuan […]

  • Diisukan di Media Sosial Bantuan Hanya untuk Satu Lokasi Banjir, Iwanudiin: Itu Tidak Benar

    Diisukan di Media Sosial Bantuan Hanya untuk Satu Lokasi Banjir, Iwanudiin: Itu Tidak Benar

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024 | 20:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Bupati Brebes Iwanudiin Iskandar menegaskan pemberian bantuan dari kementrian Sosial RI dan Pj Gubernur Jawa Tengah bukan untuk satu lokasi banjir di Brebes. Hal itu disampaikan pada saat musyawarah bersama dengan para Kepala Desa dan Lurah di Balai Desa Krasak, Kecamatan Brebes pada Jumat (01/3/2024). “Terkait adanya komentar di media sosial masalah […]

  • Pasar Murah, Upaya Nyata Pemkab Pemalang Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri.

    Pasar Murah, Upaya Nyata Pemkab Pemalang Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri.

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025 | 10:11 WIB
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    Jurnalpemalang.com, Pemalang – Di tengah semarak persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menggelar pasar murah tahap kedua di Desa Mandiraja, Kecamatan Moga, pada Selasa (18/3/2025). Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, ini diharapkan menjadi instrumen efektif dalam mengendalikan laju inflasi yang kerap melonjak menjelang hari-hari besar. […]

  • Pemprov Jateng Tetapkan Sektor Pariwisata Berkelanjutan dan Penguatan Ekonomi Berbasis syariah

    Pemprov Jateng Tetapkan Sektor Pariwisata Berkelanjutan dan Penguatan Ekonomi Berbasis syariah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026 | 20:12 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan sektor pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi halal berbasis syariah sebagai prioritas utama pembangunan pada tahun 2027. Langkah strategis ini diambil guna menangkap potensi pasar wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Timur Tengah. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat memberikan pengarahan dalam Pembukaan […]

  • Bupati Anom Widiyantoro Sambut Audiensi MUI Pemalang, Kenalkan Metode Mekon untuk Berantas Buta Huruf Al-Qur’an

    Bupati Anom Widiyantoro Sambut Audiensi MUI Pemalang, Kenalkan Metode Mekon untuk Berantas Buta Huruf Al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026 | 15:55 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menerima kunjungan audiensi dari jajaran Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pemalang di Ruang Peringgitan Kantor Bupati pada Selasa (23/6/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penguatan silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para ulama. Dalam audiensi tersebut, MUI Kabupaten Pemalang memperkenalkan inovasi pembelajaran Al-Qur’an yang disebut Metode Mekon. Metode ini […]

  • Camat Petarukan Muhibin Minta Siswa SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan Tingkatkan Kecerdasaannya

    Camat Petarukan Muhibin Minta Siswa SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan Tingkatkan Kecerdasaannya

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026 | 11:13 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Camat Kec. Petarukan Muhibin meminta siswa-siswi SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan meningkatkan kecerdasannya. Ia menyampaikan hal tersebut saat memperkenalkan diri sebaga camat baru di wilayahnya di hadapan para siswa pada upacara hari Senin (12/1/2026) pagi yang berlangsung di halaman sekolah setempat. Menurut Muhibin kecerdasan yang harus ditingkatkan terdiri dari kecerdasaan intelektual, kecerdasan […]

expand_less