Senin, 31 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Nasional » Sekolah Demokrasi: Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi

Sekolah Demokrasi: Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025 | 13:46 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina bekerjasama dengan Universitas Diponegoro, LP3ES, KITLV Leiden, dan INDEF menyelenggarakan Sekolah Demokrasi Angkatan VIII dengan tema Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi.

Acara yang berlangsung selama 2 hari (28-29 November 2025) bertempat di Universitas Paramadina, Kampus Kuningan, dan kampus Cipayung.

Prof. Suharnomo, Rektor Universitas Diponegoro, dalam sambutanya dengan nada tegas namun penuh keprihatinan, ia menyampaikan bahwa demokrasi Indonesia berada pada titik yang membutuhkan penguatan mendesak.

Menurutnya, kita tidak boleh hanya terpaku pada prosedur demokrasi seperti pemilu atau pergantian kepemimpinan.

Demokrasi membutuhkan institusi kuat yang mampu menopang legitimasi politik dan menjaga ruang publik tetap sehat.

Ia mengingatkan bahwa dalam situasi politik seperti sekarang ketika banyak lembaga pengawasan melemah, dan ketika ruang kebebasan sipil mengalami tekanan maka literasi demokrasi menjadi kebutuhan yang tak bisa ditunda.

“Dalam situasi seperti ini, institusi demokrasi tidak boleh melemah apalagi runtuh. Dampaknya akan serius, tidak hanya bagi kebijakan, tetapi juga bagi masa depan bangsa,” tuturnya.

Dr. Handi Risza Idris, Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumber Daya Universitas Paramadina, memulai dengan sebuah pertanyaan yang sering muncul dalam wacana pembangunan: manakah yang harus dibangun terlebih dahulu, demokrasi atau ekonomi?

Pertanyaan ini tampak sederhana, namun jawaban dan implikasinya sangat kompleks. Menurut Handi, dalam sejumlah negara, terutama negara kesejahteraan di Eropa, pembangunan ekonomi sering kali menjadi fondasi awal sebelum demokrasi berkembang secara matang.

Namun Indonesia berada dalam dinamika yang berbeda. Reformasi 1998 membuat demokrasi tumbuh bersamaan dengan proses pembangunan ekonomi.

Akibatnya, seringkali keduanya dipertentangkan: apakah negara harus lebih fokus pada stabilitas ekonomi atau kebebasan politik?

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Universitas Paramadina Gelar Diskusi Publik Evaluasi dan Outlook Pendidikan Tinggi Menuju Kampus Global

    Universitas Paramadina Gelar Diskusi Publik Evaluasi dan Outlook Pendidikan Tinggi Menuju Kampus Global

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025 | 10:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Evaluasi & Outlook Pendidikan Tinggi Riset Menuju Kampus Global” sebagai forum refleksi kritis terhadap arah kebijakan pendidikan tinggi Indonesia di tengah persaingan global. Diskusi ini menghadirkan pemangku kepentingan strategis dari legislatif dan pimpinan perguruan tinggi nasional. Diskusi dimoderatori oleh Dr. Handi Risza Idris, Wakil Rektor Universitas […]

  • Pemprov Jateng Pastikan KPU Siap Mendukung Kelancaran Jalannya Pemilu

    Pemprov Jateng Pastikan KPU Siap Mendukung Kelancaran Jalannya Pemilu

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024 | 22:05 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang, Pemprov Jateng memastikan KPU di 35 kabupaten/kota telah siap mendukung kelancaran pesta demokrasi lima tahunan. Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengakui, adanya sejumlah surat suara yang mengalami kerusakan. Namun dalam waktu dekat, pihak KPU Jateng akan mendistribusikan surat suara pengganti. […]

  • Kodim 0711 Pemalang Gelar Silaturahmi Bersama Komunitas Media di Wilayahnya

    Kodim 0711 Pemalang Gelar Silaturahmi Bersama Komunitas Media di Wilayahnya

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025 | 17:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Komando Distrik Militer (Kodim) 0711 Pemalang menunjukkan langkah nyata dalam mempererat silaturahmi dan sinergitas dengan komunitas media di Kabupaten Pemalang. Hal ini ditunjukkan melalui inisiatif Letkol Inf. Muhammad Arif selaku Komandan Kodim 0711 Pemalang menghadiri langsung acara silaturahmi bersama insan pers di salah satu kafe di Desa Kaligelang, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, […]

  • Prof. Didik J. Rachbini: Perkuat Perdagangan, Jangan Meninggalkan Jepang

    Prof. Didik J. Rachbini: Perkuat Perdagangan, Jangan Meninggalkan Jepang

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026 | 21:00 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Rektor Universitas Paramadina sekaligus Ekonom INDEF Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D. menegaskan pentingnya penguatan hubungan perdagangan Indonesia dengan Jepang di tengah dinamika global yang semakin kompetitif. Menurutnya, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperdalam kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan. Dalam pandangannya, hubungan dagang Indonesia dengan Jepang […]

  • Pemkab Pemalang Gelar Festival Kopi Khas Pemalang 2024, Bupati: Agar Dikenal Masyarakat Lebih Luas

    Pemkab Pemalang Gelar Festival Kopi Khas Pemalang 2024, Bupati: Agar Dikenal Masyarakat Lebih Luas

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024 | 20:13 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Bupati Pemalang Mansur Hidayat membuka Festival Kopi Khas Pemalang 2024 yang digelar Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) setempat, di Lapangan Desa Cikendung, Kecamatan Pulosari, Jumat (23/8/2024). Acara yang akan berlangsung selama dua hari itu untuk mengenalkan kopi khas Pemalang kepada masyarakat lebih luas. Mansur Mengatakan, acara ini akan berjalan seru dan […]

  • Bakamla RI Jemput Empat Nelayan Indonesia di Perbatasan Laut Indonesia–Malaysia

    Bakamla RI Jemput Empat Nelayan Indonesia di Perbatasan Laut Indonesia–Malaysia

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025 | 16:54 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Empat nelayan asal Batam akhirnya kembali ke tanah air setelah sebelumnya diamankan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) karena tanpa sengaja melintasi batas perairan. Proses pemulangan dilakukan secara resmi melalui kerja sama antara APMM, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, dan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia Bakamla RI. Serah terima berlangsung […]

expand_less