Selasa, 30 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Universitas Paramadina Gelar Diskusi Publik Evaluasi dan Outlook Pendidikan Tinggi Menuju Kampus Global

Universitas Paramadina Gelar Diskusi Publik Evaluasi dan Outlook Pendidikan Tinggi Menuju Kampus Global

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Evaluasi & Outlook Pendidikan Tinggi Riset Menuju Kampus Global” sebagai forum refleksi kritis terhadap arah kebijakan pendidikan tinggi Indonesia di tengah persaingan global. Diskusi ini menghadirkan pemangku kepentingan strategis dari legislatif dan pimpinan perguruan tinggi nasional.

Diskusi dimoderatori oleh Dr. Handi Risza Idris, Wakil Rektor Universitas Paramadina, dengan pembicara Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP (Ketua Komisi X DPR RI), Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D (Rektor Universitas Paramadina), Prof. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D (Rektor Universitas Bakrie), serta Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc., IPU (Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung) dan Prof. Andi Adriansyah M.Eng.

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menegaskan bahwa pendidikan tinggi Indonesia tengah menghadapi krisis arah dan kualitas.

“Dunia kampus kita telah kehilangan momentum untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi, daya inovasi, riset dan lainnya, apalagi untuk mengejar ketertinggalan kualitas SDM dengan negara-negara seperti Singapore dan Malaysia,” kata Didik.

Menurut Prof. Didik, kualitas perguruan tinggi berbanding lurus dengan daya saing ekonomi suatu bangsa. Ia mencontohkan Vietnam yang berhasil memacu pertumbuhan ekonomi hingga 7,5 persen per tahun sebagai buah dari keberhasilan membangun kualitas SDM melalui pendidikan tinggi. Ia juga mengkritik praktik ekspansi masif perguruan tinggi negeri yang mengabaikan kualitas.

“Ketika rasio dosen dan mahasiswa dilakukan di kampus negeri, maka ketahuan rasio dosen vs mahasiswa ternyata 1 : 250. Jelas hal itu tidak sehat bagi kampus negeri dan tidak sehat bagi ekosistem pendidikan tinggi secara keseluruhan,” tegasnya.

Lebih jauh, Prof. Didik menilai pembukaan kelas magister oleh kampus negeri di Jakarta tidak berkorelasi dengan peningkatan mutu akademik.

“Itu praktis hanya kelas untuk menambah pendapatan kantong dosen-dosennya. Tidak ada hubungannya dengan peningkatan kualitas dosen, riset dan inovasi perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia menutup dengan seruan agar orientasi perguruan tinggi negeri kembali pada riset dan inovasi, bukan sekadar pengajaran massal.

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, menggarisbawahi tiga isu utama pendidikan tinggi nasional, yakni ketersediaan dan akses, keterjangkauan biaya, serta kualitas perguruan tinggi yang masih terpusat di Pulau Jawa.

Ia menekankan bahwa tantangan riset dan inovasi semakin mendesak seiring perubahan kebutuhan dunia industri dan masyarakat.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemudik Mengantuk Tabrak Traffic Cone di Depan Pospam IBC Wiradesa

    Pemudik Mengantuk Tabrak Traffic Cone di Depan Pospam IBC Wiradesa

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seorang pemudik mengalami kecelakaan ringan akibat kelelahan dan mengantuk di depan Pospam IBC Wiradesa, Selasa (17/3/2026) siang. Beruntung, petugas yang berjaga langsung sigap memberikan pertolongan. Pemudik tersebut diketahui bernama Abdillah (17),asal Desa Pesucen, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Saat kejadian, korban melintas dari arah timur dengan mengendarai sepeda motor. Setibanya di depan Pospam […]

  • Tembok Atas Ruko Roboh, Timpa Dua Warga Yang Sedang Berteduh

    Tembok Atas Ruko Roboh, Timpa Dua Warga Yang Sedang Berteduh

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana di kompleks Ruko Gaden Plaza, Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan mencekam pada Jumat (16/1/2026) malam. Tembok bagian atas ruko tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa deretan toko di bawahnya saat wilayah tersebut sedang diguyur hujan deras. Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ini mengakibatkan kerusakan parah pada enam unit […]

  • Semangat Kebersamaan Menggema di Bukit Gambangan dalam Gebyar HGN PGRI Banyumudal

    Semangat Kebersamaan Menggema di Bukit Gambangan dalam Gebyar HGN PGRI Banyumudal

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Tuko Chaeron
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ratusan guru dan siswa dari berbagai sekolah di Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, tumpah ruah memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI tahun 2025, yang digelar pada Kamis, 20 November 2025, di objek wisata Bukit Gambangan. Acara bertajuk Gebyar HGN 2025 Ranting PGRI Banyumudal ini berlangsung penuh keceriaan, kebersamaan, dan semangat […]

  • Kurangi Angka Pengangguran, Bupati Pemalang Akan Berkomunikasi dengan Investor Untuk Buka Lapangan Kerja

    Kurangi Angka Pengangguran, Bupati Pemalang Akan Berkomunikasi dengan Investor Untuk Buka Lapangan Kerja

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Untuk menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro akan memfasilitasi dan mengkomunikasikan antara pengusaha, kaum pekerja dan asosiasi untuk membuka lapangan kerja baru. Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam acara Talkshow Peringatan Hari Buruh Internasional Tahun 2025 di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemalang, Kamis (1/5/2025). “Untuk menurunkan […]

  • TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2024 Di Tutup, Dandim 0711/Pemalang: Peliharalah Hasil TMMD Ini dengan Baik

    TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2024 Di Tutup, Dandim 0711/Pemalang: Peliharalah Hasil TMMD Ini dengan Baik

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANGTNI.ID – Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Ade Afri Verdaniex menutup Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA 2024. Penutupan TMMD ditandai dalam sebuah upacara pelepasan peserta upacara dan penandatanganan naskah hasil program TMMD yang digelar di lapangan Desa Susukan Kecamatan Comal, Rabu (20/3/2024). Setalah itu, dilanjutkan penyerahan dari Dansatgas TMMD Sengkuyung Tahap […]

  • Produsen Batik di Jateng Terbesar se – Indonesia, Wagub Dorong UMKM Go Global

    Produsen Batik di Jateng Terbesar se – Indonesia, Wagub Dorong UMKM Go Global

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin mengatakan, Jawa Tengah telah membuktikan diri sebagai provinsi dengan produk kerajinan yang unggul, dibanding provinsi lain di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan jumlah produsen batik di Jateng sebanyak 2.229 unit. Itu tercatat sebagai pusat produksi terbesar di Indonesia. Dibandingkan […]

expand_less