Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Ahmad Luthfi Dapat Masukan dan Kritik dari Wartawan dalam Forum Dialog

Ahmad Luthfi Dapat Masukan dan Kritik dari Wartawan dalam Forum Dialog

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Perlu kecepatan dan konsisten dalam merespons apa yang disampaikan dan komentar warganet,” ujarnya.

Ia contohkan, ketika ada komentar tentang pohon roboh menimpa rumah warga masuk ke medsos yang dia kelola. Info itu langsung disampaikan ke tim media humas dan kominfo, besoknya langsung ditindaklanjuti dan ada perbaikan.

“Dengan cara seperti ini masyarakat akan senang kalau informasi yang disampaikan langsung ditanggapi dan ditindaklanjuti. Jangan dibiarkan,” ujar Zainal.

Dialog santai dan penuh keakraban itu juga membahas tentang literasi digital dan dunia kewartawanan.

Wartawan Irianto mengatakan, perkembangan media massa menghadapi tantangan yang cukup berat. Guna menjamin keselarasan peliputan dan pemberitaan maka perlu adanya peningkatan literasi digital bagi wartawan.

“Perlu peningkatan literasi digital bagi wartawan. Kalau tidak, maka kita akan terlindas oleh dinamika yang terjadi dan kita akan tertinggal,” ujarnya.

Literasi digital menjadi salah satu kemampuan yang perlu dikuasai seluruh elemen masyarakat di tengah banjir informasi dan perkembangan artificial intelligence (AI). Tidak terkecuali insan pers dan jurnalis yang menjadi corong pembangunan dan pemberi informasi secara faktual dan akurat.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PWI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana. Menurut dia, literasi digital sangat penting sekali. Perkembangan teknologi yang pesat ini, di era kecerdasan buatan (AI) ini bukan berarti semua orang dapat memahami.

“Tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkan perkembangan teknologi atau era digital ini untuk kebaikan media massa,” katanya.

Di sisi lain, Setiawan juga mengapresiasi kolaborasi yang terus dibangun antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan rekan-rekan wartawan dan media massa. Baik pemerintah maupun media tidak dapat berdiri sendiri sehingga diperlukan adanya kolaborasi.

“Pertemuan seperti ini sangat akrab dan hangat. Mudah-mudahan acara seperti ini dapat dilakukan secara berkala oleh Pemprov dan bisa menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan uneg-uneg dari teman-teman wartawan. Kami siap berkolaborasi dengan Pemprov Jateng untuk bersama membangun provinsi,” katanya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beri Kuliah Umum, Sekda Sumarno: Ada Perbedaan Mendasar Antara Akuntansi Komersial dan Akuntansi Pemerintahan

    Beri Kuliah Umum, Sekda Sumarno: Ada Perbedaan Mendasar Antara Akuntansi Komersial dan Akuntansi Pemerintahan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Sumarno juga membuka kesempatan seluas-luasnya kepada kampus yang lain untuk belajar pengelolaan keuangan pemerintah di Pemprov Jateng. Menurutnya, belajar tidak melulu di meja kuliah. Hal lain yang lebih penting adalah berinteraksi dan menjalin komunikasi, yang akan terasakan manfaatnya saat memasuki dunia kerja. Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa juga menyampaikan pertanyaan seputar pengelolaan keuangan pemerintah. Halim, […]

  • Wagub Jateng Gus Yasin Dorong Digitalisasi BTN Permudah Regulasi Keuangan

    Wagub Jateng Gus Yasin Dorong Digitalisasi BTN Permudah Regulasi Keuangan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengapreasiasi pengembangan digitalisasi yang dikembangkan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk wilayah Jawa Tengah. Menurutnya, digital mempermudah regulasi keuangan, pengawasan, dan mengatur risiko yang dialami. “Saya berharap layanan digital dapat memberikan kemudahan yang dapat membantu masyarakat Jawa Tengah untuk mengakses layanan perbankan,” kata Taj Yasin, saat […]

  • Kunjungi Pemalang, Gubernur Ahmad Luthfi Salurkan Bantuan Ratusan Juta untuk Korban Banjir Bandang

    Kunjungi Pemalang, Gubernur Ahmad Luthfi Salurkan Bantuan Ratusan Juta untuk Korban Banjir Bandang

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Sebelumnya Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengikuti rapat percepatan penanganan bencana di Posko Tanggap Bencana Kecamatan Pulosari yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi.*  

  • Pemprov Jateng Bersinergi dengan Berbagai Pihak dalam Penanganan TBC

    Pemprov Jateng Bersinergi dengan Berbagai Pihak dalam Penanganan TBC

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Tahun 2023, dari estimasi 73.856 (orang), tapi cakupan temuannya mencapai 85.071 (orang), atau 115 persen, (besaran itu) di atas nasional. Cakupan temuan terbanyak di Kabupaten Tegal, nomor satu nasional,” tambahnya. Untuk itu, selain berupaya menemukan kasus, pihaknya juga terus fokus melakukan upaya pencegahan TB, upaya yang dilakukan yakni bekerja sama dengan banyak pihak, termasuk, Tim […]

  • Tingkatkan Layanan Masyarakat Pemkab Pemalang Fokus Pembangunan Infrastruktur

    Tingkatkan Layanan Masyarakat Pemkab Pemalang Fokus Pembangunan Infrastruktur

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom menekankan pentingnya penyediaan infrastruktur ekonomi dan sosial, khususnya pembangunan dan pemeliharaan jalan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang dalam rangka Penyampaian Raperda APBD Kabupaten Pemalang TA 2026 dan Penetapan Perubahan Prompemperda Tahun 2025 di Ruang Rapat DPRD […]

  • Gubernur Ahmad Luthfi Berharap UU Perlindungan Konsumen Segera Disahkan

    Gubernur Ahmad Luthfi Berharap UU Perlindungan Konsumen Segera Disahkan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Guru Besar Fakultas Hukum Undip, Paramita Prananingtyas mengatakan, regulasi perlindungan konsumen ini memang perlu diperbaiki, karena usianya sudah 25 tahun. Pada saat penyusunanya dulu belum ada e-commerce. Padahal, e-commerce bergerak dari sisi produksi sampai distribusi, yang melibatkan banyak pihak. Dia mendorong agar usaha tersebut disosialisasikan kepada banyak pihak. “Paling penting adalah sosialisasi kepada pelaku usaha […]

expand_less