Anak-Anak Korban Banjir Pekalongan Diberi “Trauma Healing” Langsung Oleh Bunda Paud
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, anak-anak yang terdampak banjir dapat berangsur pulih secara emosional, dan kembali menjalani aktivitas keseharian dengan lebih baik tanpa bayangan masa lalu.
Lebih lanjut Nawal juga meminta warga tedampak banjir yang berada di titik-titik pengungsian, untuk tetap tenang. Pasalnya, Pemprov Jawa Tengah atas arahan Gubernur Ahmad Luthfi, juga telah menyalurkan sejumlah bantuan dan kebutuhan pokok.
“Imbauannya, pertama karena masih dalam keadaan cuaca yang intens hujannya, kalau air sudah masuk di rumah jadi harapannya bisa berkumpul di tempat pengungsian,” beber dia.
Istri Wakil Gubernur Jateng tersebut juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, serta menjaga kesehatan masing-masing.
“Harapannya bisa bersabar sampai nanti kalau misalnya sudah surut, kita bisa kembali ke rumah-rumah ya. Atau nanti yang tetap di pengungsian kita pastikan juga logistik bisa terpenuhi,” pesan Nawal.
Rizkiya, salah seorang siswi mengatakan, berbagai kegiatan di lokasi pengungsian ini membuatnya merasa tidak bosan. Bahkan dia senang karena bisa bermain dengan banyak teman, terlepas rumahnya terkena banjir.
Selain itu, bantuan buku dan alat tulis yang dia terima dari Bunda PAUD Jateng tersebut sangat membantunya, karena buku tulis di rumahnya ikut terseret banjir.
“Ini bukunya bisa untuk mengganti buku di rumah yang basah kena banjir. Apalagi, ini juga baru mau masuk semester 2,” ungkap siswi kelas 9 SMPN 4 Pekalongan ini.*
- Penulis: Fahroji




