Senin, 3 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Anggota PDGI Jateng Diminta Menyebar Sampai ke Desa

Anggota PDGI Jateng Diminta Menyebar Sampai ke Desa

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025 | 22:34 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Dokter spesialis gigi dan mulut di Jawa Tengah diminta bisa menyebar praktiknya sampai ke desa-desa. Pasalnya, masih ada puskesmas di Jawa Tengah yang hingga kini belum memiliki dokter spesialis gigi dan mulut.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pemerataan dokter spesialis gigi dan mulut di Jawa Tengah itu, saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Jawa Tengah bersama pengurus cabang PDGI se-Jawa Tengah, di Hotel Metro, Kota Semarang, Sabtu, 13 Desember 2025.

Gubernur menyoroti belum meratanya layanan kesehatan gigi dan mulut di Jawa Tengah, yang ditandai dengan masih adanya puskesmas yang belum memiliki dokter gigi.

“Profesi dokter gigi ini penting. Masyarakat harus memiliki aspek preentif dan preventif. Orang di desa baru periksa sakit gigi kalau sudah bengkak, termasuk saya,” ujar Ahmad Luthfi dalam sambutannya.

Berdasarkan data Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK), masih ada 31 puskesmas di Jawa Tengah yang belum memiliki dokter spesialis gigi. Adapun jumlah jumlah dokter gigi di Jateng saat ini tercatat mencapai 3.107 orang.

“Dokter gigi di puskesmas itu stigmanya berat karena harus melayani banyak warga, bisa tujuh hingga sembilan desa dari satu kecamatan. Karena itu, saya ingin di masing-masing desa ada dokter,” ungkap Ahmad Luthfi.

Ditegaskan, kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan peran organisasi profesi dalam mendorong pemerataan layanan kesehatan gigi dan mulut.

Gubernur mendorong PDGI untuk memperkuat peningkatan literasi kesehatan gigi dan mulut di masyarakat serta memperluas layanan promotif dan preventif.

“Basis pelayanan masyarakat itu bukan di kota, tetapi di desa. Program Speling ini selaras dengan program Presiden, yakni Cek Kesehatan Gratis,” ucapnya.

Menurutnya, pengembangan inovasi layanan seperti teledentistry, pemanfaatan rekam medis digital, dan layanan berbasis teknologi, dinilai penting untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Dikatakan, sinergi antara PDGI, pemerintah daerah, dan organisasi profesi kesehatan menjadi perhatian. Hal itu seiring pentingnya penegakan etika profesi, peningkatan mutu pelayanan, dan penguatan kompetensi dokter gigi.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HUT ke-55 BGS Gelar Even Fun Run, Awaliddin: Event Ini Mendorong Masyarakat untuk Hidup Sehat

    Peringati HUT ke-55 BGS Gelar Even Fun Run, Awaliddin: Event Ini Mendorong Masyarakat untuk Hidup Sehat

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024 | 21:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-55, Bank Gunung Slamet (BGS) menggelar acara BGS Fun Run di Lapangan Wijayakusuma Cilacap, Minggu (26/5/2024). Ribuan peserta BGS Fun Run akan menempuh rute utama sepanjang 5,5 kilometer melintasi jalan-jalan kota. Kegiatan itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terlebih ada hadiah jutaan rupiah dan door prize yang […]

  • Targetkan 220 Dapur MBG, Pemalang Resmikan SPPG Gintung untuk 2.500 Siswa

    Targetkan 220 Dapur MBG, Pemalang Resmikan SPPG Gintung untuk 2.500 Siswa

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026 | 14:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang terus mempercepat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Terbaru, Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Gintung, Kecamatan Comal, Selasa (24/2/2026). Dapur yang berlokasi di Jl. Mawar RT 002 RW 001 ini diproyeksikan melayani kebutuhan gizi sedikitnya 2.500 pelajar di wilayah tersebut. Dalam […]

  • Bupati Pemalang Tegaskan, Kegiatan Sosial Tidak Hanya Seremonial Tapi Jadikan Agenda Rutin

    Bupati Pemalang Tegaskan, Kegiatan Sosial Tidak Hanya Seremonial Tapi Jadikan Agenda Rutin

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026 | 15:29 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti penyerahan bantuan kepada masyarakat tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus dijadikan agenda rutin untuk membantu warga yang kurang mampu. Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Tasyakuran KADIN Kabupaten Pemalang dan PAMDI DPC Kabupaten Pemalang sekaligus penyerahan bantuan bagi korban kebakaran Pasar […]

  • Pemprov Jateng Bersinergi dengan Berbagai Pihak dalam Penanganan TBC

    Pemprov Jateng Bersinergi dengan Berbagai Pihak dalam Penanganan TBC

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024 | 20:51 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Dalam penanganan tuberculosis (TBC), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Pasalnya, TBC merupakan penyakit menular yang menjadi masalah bersama. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, saat Peluncuran USAID Bebas TB Tingkat Provinsi Jawa Tengah dan Penyusunan Rencana Kerja Terpadu, ‘Bersama Menuju Eliminasi dan Bebas […]

  • Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

    Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon. Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan […]

  • Wagub Jateng Dorong Pesantren jadi Ruang Aman dan Ramah bagi Santri

    Wagub Jateng Dorong Pesantren jadi Ruang Aman dan Ramah bagi Santri

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025 | 22:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengingatkan, bahwa isu mengenai perlindungan anak di lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren, tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan sepele. Ia menyebut, masih ditemukannya puluhan kasus kekerasan, terutama perundungan dan tekanan mental, dalam beberapa tahun terakhir, menjadi peringatan serius, agar pesantren memperkuat sistem pengasuhan yang aman, nyaman, […]

expand_less