Selasa, 3 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Kios di Pasar Comal Ditutup, Akibat Bau Busuk Sampah Yang Menyengat

    Sejumlah Kios di Pasar Comal Ditutup, Akibat Bau Busuk Sampah Yang Menyengat

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG –  Tumppukan sampah yang berada di jalan masuk belakang Pasar Comal, Kabupaten Pemalang menimbulkan aroma yang tak sedap. Bau busuk menyengat merasuk ke hidung, membuat siapa pun yang melewati area tersebut terganggu. Menurut keterangan yang diperoleh Jurnal Pemalang dari sejumlah pedagan menyebutkan, tumpukan sampah tersebut sudah 3 bulan tidak dibuang oleh pihak terkait. […]

  • Strategi Arsjad Rasjid: Membangun Manusia, Menggerakkan Industri, Menghijaukan Ekonomi

    Strategi Arsjad Rasjid: Membangun Manusia, Menggerakkan Industri, Menghijaukan Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina kembali menggelar program Meet The Leaders dengan menghadirkan tokoh inspiratif Arsjad Rasjid, Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia, sebagai pembicara utama. Dalam forum bertajuk “Driving Inclusive Growth: Innovation, Industrialization and Energy Transition for Job Creation”, Arsjad menyampaikan refleksi tajam dan strategi masa depan tentang tantangan dan peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bertempat […]

  • Gubernur Jateng Bersama Bupati Kunjungi Warga Terdampak Banjir Rob di Pesisir Pantai Utara Pemalang

    Gubernur Jateng Bersama Bupati Kunjungi Warga Terdampak Banjir Rob di Pesisir Pantai Utara Pemalang

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ragil Surono
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke berbagai tempat di wilayah Kabupaten Pemalang, Rabu (28 /5 ), diantaranya meninjau Bangunan Tanggul Kandang Janggrik yang digunakan untuk penanganan bencana Air Rob yang sudah terjadi beberapa tahun belakangan ini, di Desa Blendung, Kecamatan Ulujami. Kunjungan orang nomor 1 di Jawa […]

  • Respon Cepat Kapolsek Kedungwuni Tangani Dugaan Pemerasan dan Penipuan

    Respon Cepat Kapolsek Kedungwuni Tangani Dugaan Pemerasan dan Penipuan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kepolisian Sektor Kedungwuni, Polres Pekalongan, menunjukkan respon cepat dalam menangani laporan masyarakat terkait dugaan pemerasan dan penipuan, dengan diterbitkannya Surat Tanda Penerimaan Pengaduan (STPP) Nomor STPP/3//2026/RESKRIM/SEK.KDWN pada Jumat (9/1/2026). Pelapor M. Fahrudin (29), wiraswasta dari Dukuh Doro Sempu, Desa Dororejo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, menyatakan dugaan peristiwa tersebut dilakukan oleh M. Ali […]

  • Atlet Jateng Berpeluang Masuk Final pada Cabor Muaythai di PON XXI Aceh-Sumut

    Atlet Jateng Berpeluang Masuk Final pada Cabor Muaythai di PON XXI Aceh-Sumut

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Atlet dari Jawa Tengah berpeluang masuk final di cabang olahraga (cabor) muaythai pada Even Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang masih berlangsung, Senin, (9/9/2024). Pelatih (coach) Muaythai Jateng Yusuf Susilo mengatakan, hari ini ada tiga atlet yang masuk babak semifinal pada cabor muaythai. Ketiga atlit tersebut yaitu, Jalu Aji Darma Suseno […]

expand_less