Senin, 4 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pemalang Canangkan Desa Penggarit Sebagai Desa Cantik

    Bupati Pemalang Canangkan Desa Penggarit Sebagai Desa Cantik

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Badan Pusat Statistik (BPS) Pemalang mencanangkan Desa Penggarit Kecamatan Taman, Pemalang sebagai Desa Cantik (Cinta Statiatik), Kamis (18/9/2024). Pencanangan dilakukan oleh Bupati Pemalang Mansur Hidayat didampingi Kepala BPS Pemalang Teguh Iman Santoso di Pendopo Kecamatan Taman. Bupati secara langsung menyerahkan piagam Desa Cantik kepada Kepala Desa Penggarit Imam Wibowo. Mansur menyampaikan apresiasi […]

  • Baju Seragam Defile Kontingen Indonesia Pada Upacara Olimpiade Paris Karya Desainer Didit Hediprasetyo

    Baju Seragam Defile Kontingen Indonesia Pada Upacara Olimpiade Paris Karya Desainer Didit Hediprasetyo

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Setelan baju resmi yang akan digunakan kontingen Indonesia di hari upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024 telah dirilis. Sebagai perancang busana, Didit Hediprasetyo membuat setelan baju resmi yang elegan, sederhana, dengan kental kesan tradisional. Dalam _Instagram @didit.hediprasetyo_, ia mengunggah dua gambar yang menunjukkan pakaian hasil desainnya, yang diperuntukan bagi kontingen Indonesia di upacara […]

  • Bansos, Pengentasan Kemiskinan atau Sebagai Alat Politik?

    Bansos, Pengentasan Kemiskinan atau Sebagai Alat Politik?

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Prof. Didin S Damanhuri (Guru Besar Universitas Paramadina)⁠⁠ menilai Bantuan Sosial (Bansos) saat ini sudah sangat jelas digunakan sebagai alat politik. Hal ini disampaikannya dalam diskusi yang digelar Universitas Paramadina bekerjasama dengan LP3ES bertajuk “Bansos, Pengentasan Kemiskinan atau Tujuan Politik?”. Acara ini diselenggarakan secara daring pada Rabu (7/2/2024) dan dimoderatori oleh Swary Utami […]

  • Tinjau Basecamp Pendakian Gunung Slamet, Ini Pesan Bupati Anom Pada Para Pendaki

    Tinjau Basecamp Pendakian Gunung Slamet, Ini Pesan Bupati Anom Pada Para Pendaki

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Para pendaki yang hendak menaiki Gunung Slamet via jalur Dipajaya Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang di diharapkan untuk menyiapkan peralatan dan perlengkapan sebelum mendaki. Harapan itu disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat melaksanakan tinjauan Basecamp Pendakian Gunung Slamet bersama Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Dandim 0711/Pemalang, Kapolres Pemalang dan Kajari Pemalang di Desa Clekatakan […]

  • Permintaan LPG 3 Kg Semakin Meningkat, Diskoperindag Pemalang Ajukan Tambahan Kuota LPG 3 Kg, Ini Hasilnya

    Permintaan LPG 3 Kg Semakin Meningkat, Diskoperindag Pemalang Ajukan Tambahan Kuota LPG 3 Kg, Ini Hasilnya

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) mengajukan tambahan kuota LPG 3 kg ke Pertamina Rayon II Tegal. Pengajuan itu dilakukan mengingat permintaan LPG 3 kg semakin meningkat tajam sejak pertengahan bulan Ramadan. Kepala Diskoperindag Joko Fera mengatakan, pengajuan telah dikirim melalui surat tertanggal 2 April lalu. Menurut dia, […]

  • Diduga Gelapkan Iuran PBB Warga, 2 Oknum Perangkat Desa Panjunan Pemalang Dituntut Mundur

    Diduga Gelapkan Iuran PBB Warga, 2 Oknum Perangkat Desa Panjunan Pemalang Dituntut Mundur

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Puluhan warga Desa Panjunan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang melakukan aksi unjuk rasa keliling desa. Aksi ini dilakukan menuntut dua perangkat desa berinisial YT dan K mundur dari jabatan. YT dan K dituntut mundur lantaran mereka diduga memggelapkan iuran PBB milik masyarakat. Koordinator aksi unjuk rasa, Tabiyan menyampaikan, dugaan penggelapan iuran PBB ini terbongkar […]

expand_less