Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taj Yasin Maemoen: Guru Dituntut Melakukan Update dan Penyesuian Teknologi

    Taj Yasin Maemoen: Guru Dituntut Melakukan Update dan Penyesuian Teknologi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Peran guru dihadapkan pada perubahan yang berlangsung dengan cepat. Bukan saja dalam tata cara pendidikan, namun juga berhadapan dengan siswa yang kini telah menguasai teknologi. “Masih banyak guru yang konvensional, sedangkan anak didiknya sudah berubah seiring perkembangan teknologi. Guru dituntut untuk berlari, melakukan update dan penyesuaian,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj […]

  • Dorong Transparansi, Bupati Anom Widiyantoro Serahkan Penghargaan Pengelola Website dan Media Sosial PPID 2025

    Dorong Transparansi, Bupati Anom Widiyantoro Serahkan Penghargaan Pengelola Website dan Media Sosial PPID 2025

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Diskominfo memberikan apresiasi kepada perangkat daerah dengan kinerja pengelolaan informasi terbaik. Penghargaan berupa piagam untuk kategori Website dan Media Sosial Teraktif PPID Pelaksana Tahun 2025 ini diserahkan langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam suasana apel pagi bersama ASN di halaman timur Pendopo Kabupaten, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini […]

  • Dua Mahasiswa Asal Pemalang, Meninggal Hanyut Saat River Tubing di Kendal

    Dua Mahasiswa Asal Pemalang, Meninggal Hanyut Saat River Tubing di Kendal

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Momen Kuliah Kerja Nyata ( KKN) Mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang berubah menjadi duka, Sebanyak 6 mahasiswa peserta KKN hanyut terseret banjir bandang pada saat sedang bermain air di lokasi river tubing sungai Genting Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada ,Selasa (4/11/2025), seperti dikutip kalderanewscom Hingga berita […]

  • Bencana Banjir Demak Disebut Banjir Terparah dalam 30 Tahun silam. Begini Penjelasan BRIN

    Bencana Banjir Demak Disebut Banjir Terparah dalam 30 Tahun silam. Begini Penjelasan BRIN

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eko Soebowo menyebut bencana banjir di wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sebagai banjir terparah dalam 30 tahun terakhir. Pasalnya, peristiwa itu nyaris menenggelamkan belasan kecamatan dan melumpuhkan aktivitas perekonomian. Eko menyebut hal itu pada saat Media Lounge Discussion (MELODI) yang […]

  • Ahmad Luthfi meninjau langsung kondisi terkini kantor Pemerintah Kota Pekalongan, Selasa, 2 September 2025.

    Kunjungi Pemkot Pekalongan, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Pelayanan Publik Tetap Normal

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung kondisi terkini kantor Pemerintah Kota Pekalongan, Selasa, 2 September 2025. Kunjungan itu untuk memberikan semangat kepada seluruh pegawai Pemkot Pekalongan dan Forkopimda setempat, juga memastikan pelayanan publik tetap berjalan tanpa gangguan. “Hari ini kita lakukan pengecekan, kita pastikan pelayanan masyarakat berjalan normal sebagaimana biasa,” kata […]

  • PWM Jawa Tengah Perkuat Proses Kaderisasi Dakwah Lewat Sekolah Tabligh Banyumas Raya

    PWM Jawa Tengah Perkuat Proses Kaderisasi Dakwah Lewat Sekolah Tabligh Banyumas Raya

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat gerakan dakwah berkemajuan melalui penyelenggaraan Sekolah Tabligh Muhammadiyah Kelas Banyumas Raya Angkatan III. Kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah bekerjasama dengan LAZISMu Jateng dan PDM Banyumas berlangsung di Aula Kampus 3 Pesantren Modern MBS Zamzam Cilongok, […]

expand_less