Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapemperda DPRD Kudus Lakukan Kujungan ke Pemalang

    Bapemperda DPRD Kudus Lakukan Kujungan ke Pemalang

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Kudus mengunjungi Kabupaten Pemalang dalam rangka penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Produk Halal. Kehadiran Bapemperda DPRD Kabupaten Kudus bersama jajarannya diterima Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Pemalang Solichin di ruang rapat lantai 1 Bappeda setempat, Jumat (19/9/2025). Bupati Anom berharap agar […]

  • Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan Bagi Pengunjung, Jajran Polres Rembang Intensif Gelar Patroli

    Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan Bagi Pengunjung, Jajran Polres Rembang Intensif Gelar Patroli

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Jajaran Polres Rembang intensif menggelar patroli ke destinasi wisata. Patroli tersebut salah satu upaya yang dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung selama masa liburan, Jumat (24/5/2024). Kapolres Rembang AKBP Suryadi melalui Kasihumas Ipda M. Ansori mengatakan, patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk memastikan situasi keamanan di tempat-tempat wisata. “Kegiatan pengamanan […]

  • Wujudkan Pemalang Resik, Pemkab Pemalang Kembali mengadakan Kegiatan Jum’at Bersih

    Wujudkan Pemalang Resik, Pemkab Pemalang Kembali mengadakan Kegiatan Jum’at Bersih

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali melakukan Keroyokan bersama Sinergi Gerakan Jumat Bersih, Jumat (12/12/2025). Kegiatan tersebut guna mewujudkan salah satu misi RPJMD Kabupaten Pemalang 2025-2029 yaitu Resik, serta di ikuti oleh seluruh pegawai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Kegiatan bersih-bersih itu dilakukan di lokasi sepanjang Jl. Perintis Kemerdekaan dan di Alun – […]

  • Maksimalkan Penyerapan Bawang Merah, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan

    Maksimalkan Penyerapan Bawang Merah, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang pangan, Minggu (13/10/2024). Penjabat (Pj) Bupati Cirebon Wahyu Mijaya mengatakan, rencana ini bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen bawang merah dari petani. Menurutnya, pembentukan BUMD pangan merupakan langkah jangka panjang untuk memaksimalkan pertanian. “Saat ini proses pembentukan BUMD sedang […]

  • Pantau Pos Pengamanan Lebaran, Bupati Pemalang Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

    Pantau Pos Pengamanan Lebaran, Bupati Pemalang Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, meninjau langsung kesiapan pengamanan malam Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada Rabu, 18 Maret 2026. Didampingi Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana dan Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, rombongan memantau sejumlah titik strategis seperti Alun-Alun, Pertigaan Blandong Comal, hingga Pos PAM Gandulan. Secara keseluruhan, situasi lalu […]

  • Universitas Paramadina Bahas Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?

    Universitas Paramadina Bahas Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina bersama Universitas Harkat Negeri menggelar diskusi bertajuk “Menakar Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?” di Gedung Trinity Universitas Paramadina, Jakarta. Forum ini menghadirkan ekonom, akademisi, dan peneliti. Acara diselenggarakan secara hibrid bertempat di Universitas Paramadina Kampus Kuningan, Jakarta dan dimoderatori oleh M. Rosyid Jazuli, Ph.D. Titik berangkat diskusi […]

expand_less