Sabtu, 4 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Catat Capaian Signifikan Sepanjang Tahun 2025

    Pemprov Jateng Catat Capaian Signifikan Sepanjang Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025 | 14:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat capaian pembangunan yang signifikan sepanjang tahun 2025. Berbagai indikator makro menunjukkan perbaikan, mulai dari penurunan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional, hingga penguatan layanan dasar. Atas capaian tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan kinerja dan kesiapan menghadapi tantangan tahun […]

  • Gus Yasin Apresiasi Peran Dakwah Muhammadiyah dalam Menjaga Harmoni Sosial dan Kondisifitas Masyarakat

    Gus Yasin Apresiasi Peran Dakwah Muhammadiyah dalam Menjaga Harmoni Sosial dan Kondisifitas Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026 | 05:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

     JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengapresiasi peran dakwah komunitas yang selama ini dijalankan Muhammadiyah dalam menjaga harmoni sosial dan kondusivitas masyarakat di Jawa Tengah. Apresiasi tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PW Muhammadiyah Jawa Tengah, di ruang kerjanya, Senin 12 Januari 2026. Mewakili Gubernur Jateng […]

  • TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Klareyan Resmi Ditutup, Fokus Bangun Negeri dari Desa

    TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Klareyan Resmi Ditutup, Fokus Bangun Negeri dari Desa

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026 | 12:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Pemalang resmi berakhir. Penutupan program ditandai dengan upacara khidmat yang dipusatkan di Lapangan Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, pada Kamis (21/5/2026). Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam […]

  • Pramuli Kwarran Moga Gelar Apel Pasukan di Mapolsek Moga

    Pramuli Kwarran Moga Gelar Apel Pasukan di Mapolsek Moga

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025 | 00:12 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    

  • PWI Jateng Bakal Gelar Konferprov pada 18 Oktober 2025

    PWI Jateng Bakal Gelar Konferprov pada 18 Oktober 2025

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025 | 13:12 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Tengah bakal menggelar Konferensi Provinsi di Kota Semarang pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Konferprov dilaksanakan dengan agenda utama pemilihan Ketua PWI Jawa Tengah periode 2025-2030 dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Tengah periode 2025–2030. Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud mengatakan Konferensi Provinsi PWI Jawa Tengah […]

  • Dandim 0711 Pemalang Turut Hadir Pada Pembukaan Pabrik Garmen Wong Hang dan Akarsa Garmen Indonesia

    Dandim 0711 Pemalang Turut Hadir Pada Pembukaan Pabrik Garmen Wong Hang dan Akarsa Garmen Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025 | 19:27 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pabrik garmen Wong Hang di Kabupaten Pemalang kembali dibuka. Pembukaan pabrik tersebut dipimpin Wakapolri Komjen Pol Dedi Prastyo. Selain Wong Hang, juga pabrik Akarsa Garmen Indonesia di Jalan Lingkar Luar, Kelurahan Beji, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Kegiatan yang berlangsung pada Jum’at (19/12/2025) itu, juga dihadiri gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Pemalang […]

expand_less