Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Gandeng Universitas Paramadina Kampanye Biasakan yang Benar

    KPK Gandeng Universitas Paramadina Kampanye Biasakan yang Benar

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025 | 21:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan kampanye Biasakan yang Benar, program edukatif untuk menumbuhkan semangat integritas dan antikorupsi dengan cara yang seru dan menarik. Selama dua hari, kampus Paramadina dipenuhi dengan berbagai kegiatan menarik mulai dari talkshow antikorupsi, panggung integritas, hingga workshop kreatif dan diskusi film antikorupsi. Acara diawali dengan […]

  • Diskominfo Pemalang Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Rokok Ilegal

    Diskominfo Pemalang Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Rokok Ilegal

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026 | 19:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang terus mengintensifkan upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi. Salah satunya dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melalui Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai dan Gempur Rokok Ilegal di Gedung Sasana Bakti Praja Pemalang, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Pemalang, Dian Ika Siswanti. […]

  • Misteri Motor Tak Bertuan di Lokasi Proyek Jembatan Bojong, Polisi Lakukan Pengamanan

    Misteri Motor Tak Bertuan di Lokasi Proyek Jembatan Bojong, Polisi Lakukan Pengamanan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 | 16:45 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Aparat Polsek Bojong mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion merah dengan nomor polisi G-6624-DT. Kendaraan tersebut ditemukan tanpa pemilik di area proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Jajarwayang, Kecamatan Bojong, dengan Desa Rengas, Kecamatan Kedungwuni. Kapolsek Bojong, AKP Wastono mengonfirmasi bahwa pihaknya menindaklanjuti laporan dari Kepala Desa Jajarwayang, Nurfaizin, pada Rabu (1/7/2026) […]

  • Taj Yasin Tegaskan, Peningkatan Kuota Haji Harus Diimbangi dengan Layanan yang Lebih Baik

    Taj Yasin Tegaskan, Peningkatan Kuota Haji Harus Diimbangi dengan Layanan yang Lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026 | 05:52 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kuota Jemaah haji Jawa Tengah pada 2026 mencapai 34.122 orang. Jumlah itu mengalami peningkatan sebanyak 3.745 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menegaskan, kenaikan kuota tersebut harus diimbangi dengan kesiapan layanan yang lebih baik, agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan. “Kami harap penyelenggaraan 2026 bisa lebih baik lagi, […]

  • Semangat Kebersamaan Menggema di Bukit Gambangan dalam Gebyar HGN PGRI Banyumudal

    Semangat Kebersamaan Menggema di Bukit Gambangan dalam Gebyar HGN PGRI Banyumudal

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025 | 05:34 WIB
    • account_circle Tuko Chaeron
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ratusan guru dan siswa dari berbagai sekolah di Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, tumpah ruah memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI tahun 2025, yang digelar pada Kamis, 20 November 2025, di objek wisata Bukit Gambangan. Acara bertajuk Gebyar HGN 2025 Ranting PGRI Banyumudal ini berlangsung penuh keceriaan, kebersamaan, dan semangat […]

  • Dukungan untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Maxim Rayakan Hari Anak Nasional Bersama Murid SLB C Pelita Ilmu Semarang

    Dukungan untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Maxim Rayakan Hari Anak Nasional Bersama Murid SLB C Pelita Ilmu Semarang

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024 | 05:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Semarang, Jurnal Pemalang – Di Hari Anak Nasional 2024 ini, Tim spesialis Maxim Indonesia bersama lebih dari sepuluh mitra driver mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) C Pelita Ilmu Semarang, untuk memberikan edukasi keselamatan berkendara serta bermain bersama sekitar 40 murid berkebutuhan khusus. Dalam kegiatan tersebut, Maxim menyerahkan paket hadiah berupa alat tulis, permainan papan, paket […]

expand_less