Kamis, 2 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Garuda Merah Putih-II Tiba Di Tanah Air, Usai Misi Kemanusiaan Untuk Gaza

    Satgas Garuda Merah Putih-II Tiba Di Tanah Air, Usai Misi Kemanusiaan Untuk Gaza

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025 | 19:13 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satgas (Satuan Tugas) Garuda Merah Putih-II (GMP-II) telah kembali ke tanah air, usai menuntaskan misi bantuan Kemanusiaan Airdrop untuk Gaza, dengan acara penyambutan dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Tonny Harjono, bertempat di Base Ops Halim Perdana Kusuma, Sabtu (13/09/2025). Dalam sambutannya, Kasau mangatakan bahwa keberhasilan dalam melaksanakan misi […]

  • Jawa Tengah jadi Lokasi Perdana Peluncuran Campus Immigration Point

    Jawa Tengah jadi Lokasi Perdana Peluncuran Campus Immigration Point

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025 | 09:27 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sumarno menghadiri acara peresmian Campus Immigratiom Point, kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Senin, 1 Desember 2025. Dengan adanya peresmian tersebut, maka Jawa Tengah merupakan provinsi pertama yang didirikan Campus Immigration Point yang diinisiasi oleh Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas). “Alhamdulillah ini untuk pertama kalinya di Indonesia. […]

  • Baby Volcano Semburkan Lumpur, Bhabinkamtibmas Polsek Kradenan Pastikan Keamanan Warga

    Baby Volcano Semburkan Lumpur, Bhabinkamtibmas Polsek Kradenan Pastikan Keamanan Warga

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024 | 08:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Wisata Baby Volcano atau yang lebih dikenal warga dengan sebutan Bledug Cangkring di Desa Grabagan Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan menyemburkan lumpur, Sabtu (23/3/2024). Mendapat informasi adanya semburan lumpur di tempat wisata Baby Volcano, Bhabinkamtibmas Polsek Kradenan Polres Grobogan Bripka C. Niam mendatangi lokasi guna memastikan keamanan warga sekitar. Ia mengatakan, semburan lumpur Baby […]

  • Pisah Sambut Komandan Radar 214 Tegal, Anom Widiyantoro: Pemkab Pemalang Siap Lanjutkan Sinergi

    Pisah Sambut Komandan Radar 214 Tegal, Anom Widiyantoro: Pemkab Pemalang Siap Lanjutkan Sinergi

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025 | 07:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menghadiri acara pisah sambut Komandan Satuan Radar 214 Tegal yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Tegal, Minggu, 13 Juli 2025. Dalam acara tersebut, jabatan komandan resmi diserahterimakan dari Letkol Lek Prastyo Tri Adi Nugroho kepada Mayor Lek Indra Febrian Nugroho. Dalam sambutannya, Bupati Anom menyampaikan terima kasih dan apresiasi […]

  • SMP Negeri 3 Comal Gelar Karya, Acara Tertutup Untuk Wartawan, Kenapa?

    SMP Negeri 3 Comal Gelar Karya, Acara Tertutup Untuk Wartawan, Kenapa?

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024 | 15:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – SMP Negeri 3 Comal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mengadakan kegiatan gelar karya P5 di halaman sekolah setempat, Rabu (12/6/2024). Acara yang digelar merupakan acara internal osis kesiswaan sekolah. Awak media yang hendak meliput kegiatan itu tidak diberi akses untuk mengambil gambar oleh tiga pria dan satu Satpam yang berjaga di pintu masuk. Selain […]

  • Wagub Jateng: Program Bisarah Penghafal Qur’an Tuai Banyak Manfaat

    Wagub Jateng: Program Bisarah Penghafal Qur’an Tuai Banyak Manfaat

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026 | 16:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Program Tali Asih (bisarah) Penghafal Al Quran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang digulirkan Gubernur Jateng Ahmad Luthfid dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terbukti menuai banyak manfaat. Salah satunya dirasakan orang tua santri yang mengaku kaget saat anaknya memiliki uang saku tambahan. Orang tua santri asal Papua tersebut suatu ketika khusus […]

expand_less