Kamis, 6 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayjen TNI (MAR) Ili Dasili Pimpin Prajurit Matra Laut Laksanakan Defile Pasukan

    Mayjen TNI (MAR) Ili Dasili Pimpin Prajurit Matra Laut Laksanakan Defile Pasukan

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025 | 20:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Mayjen TNI (Mar) Ili Dasili yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) memimpin prajurit dari Brigade Matra Laut untuk melaksanakan Defile Pasukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 TNI yang diselenggarakan di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (03/10/2025). Latihan Upacara Parade dan Defile ini merupakan Geladi Bersih terakhir […]

  • Nawal Arafah Yasin Minta Jami’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

    Nawal Arafah Yasin Minta Jami’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026 | 09:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pengurus Pusat Jami’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat (JMQH) yang juga istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, meminta pengurus JMQH untuk terus memperkuat pembinaan bagi perempuan penghafal Al-Qur’an. Pesan itu disampaikan Nawal, sekaligus menjalankan program gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terkait Pesantren Obah, saat mengisi […]

  • Pemuda Asal Pemalang Catat Rekor Regional di Asia Book of Records

    Pemuda Asal Pemalang Catat Rekor Regional di Asia Book of Records

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025 | 09:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebuah prestasi membanggakan datang dari dunia literasi Indonesia. Tabah Septiono, pemuda berusia 32 tahun asal Pemalang, Jawa Tengah, berhasil meraih pengakuan regional setelah namanya resmi tercatat dalam Asia Book of Records, dan dianugerahi gelar bergengsi Grand Master. Penghargaan ini diberikan atas karya tulis yang dinilai memiliki keunikan serta kontribusi terhadap pengembangan literasi […]

  • Atlet Jateng Sumbang 43 Medali bagi Indonesia di SEA Games 2025

    Atlet Jateng Sumbang 43 Medali bagi Indonesia di SEA Games 2025

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025 | 23:27 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Atlet Jawa Tengah yang memperkuat kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand menunjukkan prestasinya. Sebanyak 63 atlet Jawa Tengah yang berlaga di 26 cabang olahraga, dinilai memberikan kontribusi signifikan bagi kontingen Merah Putih. Mereka meraih total 43 medali, terdiri dari 12 emas, 14 perak, dan 17 perunggu. “Terima kasih dan apresiasi […]

  • Perkuat Mitigasi, Desa Penakir Resmi Dikukuhkan sebagai Kampung Siaga Bencana di Pemalang

    Perkuat Mitigasi, Desa Penakir Resmi Dikukuhkan sebagai Kampung Siaga Bencana di Pemalang

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026 | 13:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, secara resmi dikukuhkan sebagai Kampung Siaga Bencana (KSB). Prosesi pengukuhan ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Pengukuhan serta Simulasi Uji Standar Operasional Prosedur (SOP) penanggulangan bencana yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang pada Senin (18/5/2026). Acara pengukuhan yang dipimpin oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ini turut disaksikan langsung oleh […]

  • Bupati Anom Serahkan Bantuan Kepada Keluarga Korban Longsor Bongas

    Bupati Anom Serahkan Bantuan Kepada Keluarga Korban Longsor Bongas

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026 | 23:05 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kejadian bencana tanah longsor terjadi di wilayah Desa Bongas Dukuh Siranti, lokasi tersebut berada di area perhutani, longsor terjadi pada hari Minggu (25/1/2026) jam 06.00 pagi. Ada dua korban orang hilang dalam musibah tersebut, yakni atas nama Hamim (60th) dan Aksinudin (40th) warga dukuh siranti, selain itu kerugian ditaksir 1 hektar padi […]

expand_less