Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 134 Jemaah Haji Kloter 9 Asal Pemalang Diberangkatkan ke Donohudan

    134 Jemaah Haji Kloter 9 Asal Pemalang Diberangkatkan ke Donohudan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026 | 23:02 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 134 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 9 asal Kabupaten Pemalang secara resmi diberangkatkan dari halaman Pendopo Kabupaten Pemalang pukul 10.00 WIB menuju Asrama Haji Donohudan, Solo, menggunakan empat armada bus, Kamis (23/4/2026). Pelepasan dilakukan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diwakili Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten […]

  • Ahmad Luthfi: Keamanan dan Integritas Jadi Kunci Kemajuan Batang

    Ahmad Luthfi: Keamanan dan Integritas Jadi Kunci Kemajuan Batang

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026 | 16:19 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada fondasi keamanan yang stabil, kepemimpinan berintegritas, serta kolaborasi erat antar elemen masyarakat. Pesan penting ini disampaikan dalam acara Tasyakuran HUT ke-27 Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Cabang Batang pada Sabtu (11/7/2026). Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang hadir dalam kesempatan tersebut, berbagi kenangan emosional saat dirinya menjabat […]

  • panglima tni

    Panglima TNI: Filipina Janji Bebaskan Lima WNI yang Disandera Abu Sayyaf

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017 | 12:22 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, masih ada lima warga negara Indonesia ( WNI) yang disandera oleh teroris Kelompok Abu Sayyaf di Filipina, setelah dua orang berhasil dibebaskan pada Kamis (7/9/2018). Koordinasi terus dilakukan dengan Pemerintah Filipina. Pembebasan terhadap lima orang sandera tersisa tengah diupayakan.

  • Pemkab Pemalang Dorong Sportivitas dalam Lomba Kadarkum 2026

    Pemkab Pemalang Dorong Sportivitas dalam Lomba Kadarkum 2026

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026 | 15:19 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang resmi membuka Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2026 di Pendopo Pemalang, Rabu (12/8/2026). Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Bagus Sutopo berharap pelaksanaan lomba berlangsung lancar dengan menjunjung tinggi objektivitas dan sportivitas. […]

  • Mansur Hidayat: Baritan Bagian dari Ungkapan Rasa Syukur Yang Diwujudkan Dalam Bentuk Sedekah Laut

    Mansur Hidayat: Baritan Bagian dari Ungkapan Rasa Syukur Yang Diwujudkan Dalam Bentuk Sedekah Laut

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024 | 17:26 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Pemalang, Jurnal Pemalang – Sedekah laut atau Baritan merupakan bentuk perwujudan rasa syukur masyarakat kepada sang Khalik dan dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat pesisir. Biasanya tradisi Baritan dilaksanakan pada tanggal 1 Suro dalam kalender Jawa atau pada 1 Muharram pada kalender Hijriyah/Islam. Seperti masyarakat sekitar Tanjungsari, Sugihwaras menggelar Baritan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan, […]

  • Dua Orang Warga di Petarukan Disambar Petir, Satu Meninggal Dunia

    Dua Orang Warga di Petarukan Disambar Petir, Satu Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026 | 19:47 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dua warga Pemalang dilaporkan tersambar petir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dukuh Sikentung, Desa Bulu, Kecamatan Petarukan pada Kamis (14/5/2026) sore. Dalam peristiwa tersebut, satu orang berinisial AR (42) meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu lainnya berinisial M (60) mengalami luka-luka. ”Keduanya merupakan warga Dukuh Sikentung, Kecamatan Petarukan. Saat ini kedua […]

expand_less