Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Darurat Bisa Terjadi Kapan Saja, Polres Pekalongan Bekali Anggota dengan BHD

    Darurat Bisa Terjadi Kapan Saja, Polres Pekalongan Bekali Anggota dengan BHD

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025 | 20:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dokkes Polres Pekalongan menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi anggota, Kamis (16/10/2025). Kegiatan berlangsung di aula Polres Pekalongan dan juga disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam memberikan pertolongan pertama, khususnya dalam situasi gawat darurat yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat. Hadir […]

  • Pemalang Terima Penghargaan Kabupaten Predikat Pelayanan Prima di Jateng

    Pemalang Terima Penghargaan Kabupaten Predikat Pelayanan Prima di Jateng

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025 | 21:21 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemalang menjadi salah satu Kabupaten yang berhasil mendapatkan penghargaan sebagai “Kabupaten Predikat Pelayanan Prima di Jateng”. Dengan prestasi tersebut Kabupaten Pemalang juga mendapat peringkat 27 nasional untuk kategori Kabupaten se Indonesia. Penghargaan diserahkan Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Otok Kuswandaru kepada Bupati Pemalang Anom Widiyantoro […]

  • Akibat Gempa, 271 unit Rumah dan 28 unit Fasilitas umum Rusak.

    Akibat Gempa, 271 unit Rumah dan 28 unit Fasilitas umum Rusak.

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024 | 20:38 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sebanyak 271 unit rumah dan 28 unit fasilitas umum mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Batang beberapa hari yang lalu, Selasa (9/7/2024). Sekretaris BPBD Batang Puji Setyowati mengatakan, ratusan bangunan yang rusak tercatat ada di 26 desa yang terdiri dari 3 kecamatan. “Kecamatan Batang ada 16 desa/kelurahan, Warungasem ada 8 desa, […]

  • Resmikan Gedung Baru, Kapolres Pekalongan: Aula Setia Harus Jadi Pusat Solusi Masalah Warga

    Resmikan Gedung Baru, Kapolres Pekalongan: Aula Setia Harus Jadi Pusat Solusi Masalah Warga

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026 | 21:33 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Markas Polres Pekalongan kini tampil dengan wajah baru. Sebuah gedung megah yang diberi nama Aula Setia resmi berdiri dan siap menjadi pusat komando serta pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan, Jumat (9/1/2026). Peresmian gedung baru ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C. Yusuf di halaman Aula Setia. Acara yang berlangsung khidmat […]

  • Sentuhan Humanis Polres Pekalongan: Berbagi Kepedulian untuk Balita Berkebutuhan Khusus di Kauman

    Sentuhan Humanis Polres Pekalongan: Berbagi Kepedulian untuk Balita Berkebutuhan Khusus di Kauman

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026 | 08:16 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pekalongan menggelar aksi sosial dengan menyambangi keluarga kurang mampu di wilayah pesisir Desa Kauman, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (20/5/2026) siang. Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian kepolisian terhadap pemenuhan kesehatan anak di wilayah hukum Polres Pekalongan. Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, memimpin langsung jalannya penyaluran […]

  • Universitas Paramadina dan Kas Gelar Pelatihan Kepemimpinan untuk Guru Perempuan se-Kota Malang

    Universitas Paramadina dan Kas Gelar Pelatihan Kepemimpinan untuk Guru Perempuan se-Kota Malang

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026 | 09:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Paramadina Institute for Education Reform (PIER), Universitas Paramadina, bekerja sama dengan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) dan Dinas Kebudayaan Kota Malang menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan untuk Guru Perempuan se-Kota Malang. Acara yang berlangsung dari tanggal 2-5 Februari 2026 dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, S.E., M.M., bertempat di Ijen Suite Hotel, Kota […]

expand_less