Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah Ajak Masyarakat Perbanyak Biopori

    Wakil Gubernur Jawa Tengah Ajak Masyarakat Perbanyak Biopori

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026 | 12:36 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan dengan memperbanyak biopori. Hal itu sebagai upaya untuk mencegah banjir. Apalagi, dalam beberapa hari terakhir, ada sejumlah kejadian banjir di Jawa Tengah. “Tadi malam ada banjir di Pemalang dan Brebes. Saya berharap masyarakat Jawa Tengah tetap siaga,” kata […]

  • Rayakan Hari Jadi Ke-80 Provinsi Jateng, Jepara Art Carnival Usung Kekayaan Sejarah dan Budaya Nusantara

    Rayakan Hari Jadi Ke-80 Provinsi Jateng, Jepara Art Carnival Usung Kekayaan Sejarah dan Budaya Nusantara

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025 | 12:55 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di sepanjang Jalan Kartini, Kabupaten Jepara, suasana riuh dan gempita. Alunan musik etnik bercampur sorak penonton mengiringi puluhan peraga busana melenggang penuh percaya diri dalam Jepara Art Carnival 2025, Sabtu sore, 23 Agustus 2025. Acara yang dihelat dalam rangka perayaan Hari Jadi Ke-80 Provinsi Jawa Tengah itu terasa istimewa. Para peserta mengenakan […]

  • Dikabarkan Ada Pungutan Liar Pada PIP, Ini Hasil Penelusuran Dindikbud Pemalang

    Dikabarkan Ada Pungutan Liar Pada PIP, Ini Hasil Penelusuran Dindikbud Pemalang

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024 | 16:59 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG – Belum lama ini dunia pendidikan di Kabupaten Pemalang ramai dikabarkan adanya pungutan liar (pungli) pada Program Indonesia Pintar (PIP). Kabar pungutan liar itu terjadi di beberapa Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang. Menindak lanjuti kabar tersebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pemalang melakukan penelusuran untuk memastikan kebenarannya kabar tersebut. […]

  • Program Bhabinkamtibmas Delivery Order SKCK, Wujud Nyata Polri Dekat dengan Masyarakat

    Program Bhabinkamtibmas Delivery Order SKCK, Wujud Nyata Polri Dekat dengan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025 | 19:08 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Melalui program Bhabinkamtibmas Delivery Order SKCK, jajaran Polres Pekalongan mendatangi langsung pemohon untuk mengantarkan dokumen Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Kamis (18/9/2025). Program yang merupakan bagian dari optimalisasi kehadiran Polri untuk masyarakat ini melibatkan sejumlah personel Bhabinkamtibmas dan Polisi […]

  • Pemprov Jawa Tengah Terima Hibah “ToyaKU” dari Udinus

    Pemprov Jawa Tengah Terima Hibah “ToyaKU” dari Udinus

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026 | 16:40 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima hibah berupa Alat Penghasil Air Minum Melalui Udara “ToyaKU“, dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Alat tersebut merupakan hasil riset yang dilakukan Udinus untuk memperoleh air siap minum tanpa bergantung sumur, sungai, atau jaringan PDAM. Mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Sekretaris Daerah […]

  • Ojol di Pekalongan Dapat Layanan Gratis dari Patroli Kesehatan

    Ojol di Pekalongan Dapat Layanan Gratis dari Patroli Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025 | 14:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sie Dokkes Polres Pekalongan melaksanakan kegiatan patroli kesehatan menggunakan ambulance motor, dengan menyasar wilayah Kabupaten Pekalongan, khususnya komunitas ojek online (Ojol) sebagai target utama pelayanan, Jumat (12/09/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan jarang memeriksakan kesehatannya secara rutin. Dengan metode jemput bola […]

expand_less