Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sirnas Padel 2026 Cetak Rekor, 800 Atlet Dongkrak Wisata Olahraga Jateng

    Sirnas Padel 2026 Cetak Rekor, 800 Atlet Dongkrak Wisata Olahraga Jateng

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026 | 13:33 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel 2026 Seri II di Semarang tak sekadar mencetak rekor peserta, tetapi juga menegaskan lahirnya pusat baru olahraga modern sekaligus motor penggerak sport tourism di Jawa Tengah. Ajang Sirnas Padel 2026 Seri II-Semarang resmi ditutup dengan capaian yang mengesankan. Lebih dari 800 atlet dari 20 provinsi, bahkan mancanegara, ambil […]

  • Lagi, Bupati Anom dampingi Pangdam IV/Diponegoro, Serahkan Bantuan dan Cek Infrastruktur di Desa Penakir

    Lagi, Bupati Anom dampingi Pangdam IV/Diponegoro, Serahkan Bantuan dan Cek Infrastruktur di Desa Penakir

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026 | 23:21 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mendampingi kunjungan Pangdam IV Diponegoro Semarang, di Desa Penakir Kecamatan Pulosari, Senin (26/01/2026). Kunjungan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat tersebut dalam rangka tinjauan terdampak bencana tanah longsor di wilayah desa penakir, turut mendampingi Wabup Nurkholes, Dandim 07/11 Pemalang, Camat Pulosari, Kades Penakir dan OPD terkait. ​Panglima […]

  • Karena Cuaca Ekstrim, Beberapa Harga Sayuran Merangkak Naik

    Karena Cuaca Ekstrim, Beberapa Harga Sayuran Merangkak Naik

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024 | 08:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Harga sayuran secara berlahan mulai merangkak naik. Kenaikan itu disebabkan Cuaca ekstrim yang terjadi beberapa hari ini yang menjadikan suplai terlambat. Berbagai sayuran yang mengalami kenaikan harga terjadi pada jenis sayuran seperti brokoli, bunga kol, tomat dan selada. Sayuran tersebut merupakan sayuran yang kerap dijadikan bahan utama menu pada saat sahur dan berbuka […]

  • Tim Dokkes Polres Pekalongan Cek Kesehatan Personil Pengamanan Arus Mudik

    Tim Dokkes Polres Pekalongan Cek Kesehatan Personil Pengamanan Arus Mudik

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026 | 15:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tim Subsatgas Dokkes Polres Pekalongan melaksanakan kegiatan kesehatan lapangan (Keslap) dalam rangka pengamanan kegiatan masyarakat sekaligus pelayanan kesehatan bagi personel yang terlibat dalam operasi pengamanan Lebaran. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 yang digelar oleh Polres Pekalongan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik para personil yang bertugas […]

  • Gus Yasin: Kegiatan Keagamaan Sebagai Perekat Persatuan, Penguat spiritual, dan Motivasi untuk Meneladani Akhlak Ulama

    Gus Yasin: Kegiatan Keagamaan Sebagai Perekat Persatuan, Penguat spiritual, dan Motivasi untuk Meneladani Akhlak Ulama

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025 | 05:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ribuan jamaah Thoriqoh Syadziliyah memenuhi Pondok Pesantren Kiai Parak Bambu Runcing di Kauman, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung. Para jemaah mengikuti rangkaian haul Syaih Abu Hasan Asy-Syadzili, pendiri Tarekat Syadziliyah, yang diadakan pada Minggu, 21 Desember 2025. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, melalui mauidhoh hasanah pada acara tersebut mengajak jemaah yan […]

  • Lapas Cipinang Perkuat Sinergi dalam Audiensi ke BNNP Jakarta untuk Dukung P4GN

    Lapas Cipinang Perkuat Sinergi dalam Audiensi ke BNNP Jakarta untuk Dukung P4GN

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025 | 15:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui sinergi strategis dengan berbagai pihak. Pada Selasa (18/3), Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, bersama jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen IMIPAS) Daerah […]

expand_less