Minggu, 26 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minimalkan Penyalahgunaan Dana BOS, Komite Diminta untuk Ikut Mengawasi

    Minimalkan Penyalahgunaan Dana BOS, Komite Diminta untuk Ikut Mengawasi

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024 | 11:32 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Penjabat Bupati Jepara melalui Sekretaris Daerah Edy Sujatmiko, meminta komite sekolah untuk ikut mengawasi pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), Kamis (17/10/2024). Hal itu ia sampaikan saat membuka sosialisasi Pemberdayaan Komite Sekolah dan Kepala Sekolah di Lembaga Pendidikan Swasta, di Dewan Pendidikan Jepara (DPJ), Gedung Shima, beberapa hari lalu. Menurutnya, pengawasan ini […]

  • Tragis, Penjual Helm di Kajen, Ditemukan Sudah Membusuk di Tokonya

    Tragis, Penjual Helm di Kajen, Ditemukan Sudah Membusuk di Tokonya

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025 | 17:15 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sungguh tragis, seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi telah membusuk di dalam sebuah toko helm di Jalan Diponegoro, Kelurahan Kajen, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Kamis (25/09/2025) pagi. Korban diketahui bernama Giyo (67), warga asal Desa Koripan, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar yang berdomisili di toko tersebut. Dalam kesehariannya, korban berjualan […]

  • Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Bupati Pemalang Minta Segera Lakukan Mitigasi Bencana

    Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Bupati Pemalang Minta Segera Lakukan Mitigasi Bencana

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026 | 22:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Peningkatan aktivias vulkanik Gunung Slamet mendapat respon cepat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Ia mengungkapkan hal tersebut dalam audiensi kesiapsiagaan yang digelar di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Slamet, Desa Gambuhan, Rabu (29/4/2026) Anom juga menegaskan pentingnya simulasi penyelamatan yang matang bagi masyarakat. ​Langkah antisipatif ini diambil mengingat pola aktivitas Gunung Slamet yang […]

  • Taman dan Monumen Raden Mas (RM) Bambang Soeprapto di Kawasan Gajahmungkur Diresmikan

    Taman dan Monumen Raden Mas (RM) Bambang Soeprapto di Kawasan Gajahmungkur Diresmikan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026 | 22:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di bawah guyuran hujan yang turun perlahan, sebuah monumen pejuang kemerdekaan Indonesia diresmikan di Kota Semarang, Jumat, 9 Januari 2026. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menandatangani peresmian Taman dan Monumen Raden Mas (RM) Bambang Soeprapto di kawasan Gajahmungkur, sebuah penanda sejarah tentang keberanian dan pengabdian tanpa pamrih. Patung setinggi sekitar 10 meter […]

  • Hari Peduli Sampah Nasional Momentum Pengingat Pentingnya Pengelolaan Sampah

    Hari Peduli Sampah Nasional Momentum Pengingat Pentingnya Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025 | 03:59 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional menjadi titik awal untuk meningkatkan kesadaraan, tindakan nyata, dan kebiasaan yang lebih peduli terhadap lingkungan. Melalui kerjasama dan partisipasi aktif, semuanya pasti bisa menciptakan Kabupaten Pemalang yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan. Hal ini di sampaikan Plh Bupati Pemalang Nurkholes dalam acara Hari Peduli Sampah Nasional […]

  • Ahmad Luthfi: Jawa Tengah Siap Sambut Natal dan Tahun Baru

    Ahmad Luthfi: Jawa Tengah Siap Sambut Natal dan Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025 | 23:12 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan Provinsi Jawa Tengah siap untuk menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hal itu ia sampaikan dalam rapat koordinasi Forkopimda Jawa Tengah di Gradhika Bhakti Praja, Senin, 8 Desember 2025. “Rapat ini digunakan untuk menyamakan persepsi dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru,” kata Ahmad Luthfi usai […]

expand_less