Senin, 6 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Desain Produk Universitas Paramadina Raih Prestasi di Modestwear Young Designer 2025

    Mahasiswa Desain Produk Universitas Paramadina Raih Prestasi di Modestwear Young Designer 2025

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025 | 12:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anandya Yushara, mahasiswa semester 4 Program Studi Desain Produk Universitas Paramadina, berhasil masuk 30 besar Modestwear Young Designer Competition 2025. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Fashion Crafty Jakarta x Gajah Mada Plaza pada Februari hingga Maret 2025. Kompetisi yang bertema Signature Style Ready To Wear: Celebrating Modesty and Creativity ini bertujuan mengapresiasi […]

  • Mantan Sales di Pekalongan Ditangkap Polisi, Gegara Gelapkan Uang Perusahaan dengan Modus Pakai Toko Fiktif

    Mantan Sales di Pekalongan Ditangkap Polisi, Gegara Gelapkan Uang Perusahaan dengan Modus Pakai Toko Fiktif

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025 | 18:40 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Unit Reskrim Polsek Wiradesa, Polres Pekalongan, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang dilakukan oleh seorang mantan salesman di sebuah perusahaan distribusi barang wilayah Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Pelaku berinisial BS (42), warga Kecamatan Wiradesa, diringkus pada Rabu (01/10/2025) oleh petugas setelah melalui serangkaian proses penyelidikan. Kasus ini bermula dari […]

  • POPDA Kawedanan Bandar, Cari Bakat Siswa di Bidang Olahraga Voli dan Sepak Bola

    POPDA Kawedanan Bandar, Cari Bakat Siswa di Bidang Olahraga Voli dan Sepak Bola

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024 | 12:34 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Untuk mengukur kemampuan dan menjaring minat anak didik di bidang olahraga, Kawedanan Bandar gelar POPDA Kawedanan, Minggu (13/10/2024). POPDA Kawedanan yang digelar diikuti oleh 17 sekolah swasta dan negeri se-Kawedanan Bandar. Koordinator POPDA, Dinok Sudiami mengatakan, acara ini berdampak positif untuk melatih jiwa sportivitas terhadap anak. Selain itu, ini juga untuk menjalin […]

  • Bupati Pemalang Berharap Masyarakat Pemalang Patuhi Aturan Dalam Berkendara

    Bupati Pemalang Berharap Masyarakat Pemalang Patuhi Aturan Dalam Berkendara

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025 | 08:13 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro berharap masyarakat bisa mematuhi peraturan dan persyaratan saat berkendara di jalan raya. Ia menyampaikan Bupati hal itu usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2025 Polda Jawa Tengah di halaman Polres Pemalang, Senin (14/7/2025). “Kami dari forkopimda sangat mendukung kegiatan polres pemalang bersama jajarannya dalam rangka tertib […]

  • Mangkunegaran Run 2026 Sedot 7.750 Peserta, Dongkrak Pariwisata dan UMKM

    Mangkunegaran Run 2026 Sedot 7.750 Peserta, Dongkrak Pariwisata dan UMKM

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026 | 15:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Puncak perayaan Adeging Mangkunegaran ke-269 melalui ajang “Mangkunegaran Run 2026” berlangsung meriah dan sukses menyedot 7.750 peserta dari berbagai daerah, Minggu pagi (3/5/2026). Tak sekadar lomba lari, event ini menjadi etalase perpaduan olahraga, budaya, pariwisata, kesehatan, hingga penggerak ekonomi lokal di Kota Surakarta. Gelaran yang mengambil rute dari Stadion Manahan hingga Pura […]

  • Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Bencan di Tegal Tak Hanya Tanggap Darurat, Tapi Hingga Layak dan Aman

    Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Bencan di Tegal Tak Hanya Tanggap Darurat, Tapi Hingga Layak dan Aman

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026 | 19:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi hingga pemulihan jangka panjang dan relokasi warga terdampak ke hunian yang layak dan aman. Gubernur menginstruksikan agar sesegera mungkin disiapkan hunian sementara untuk pengungsi. Penegasan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat memimpin rapat […]

expand_less