Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program TMMD Ditujukan Untuk Percepat Pembangunan Daerah

    Program TMMD Ditujukan Untuk Percepat Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025 | 17:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan suatu program terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah. Bupati Anom Widiyantoro mengatkan hal tersebut saat menjadi Inspektur Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Desa Bulakan Kecamatan Belik, Selasa (6/5/2025). […]

  • 868 Kotak Suara Pilkada Kota Pekalongan Telah Rampung Dirakit

    868 Kotak Suara Pilkada Kota Pekalongan Telah Rampung Dirakit

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024 | 09:55 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – KPU Kota Pekalongan telah menyelesaikan perakitan dan sortir kotak suara yang akan digunakan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kota Pekalongan, Selasa (15/10/2024). Perakitan dan penyortiran kotak suara sebanyak 868 itu dilakukan selama 2 hari, Sabtu-Minggu (13-12 Oktober 2024) di Gudang Logistik KPU Kota Pekalongan. Ketua KPU Kota Pekalongan, Fajar Randi […]

  • Sulap Sampah Plastik Jadi Cuan, Begini Cara Mahasiswa KKN Undip Berdayakan Warga Desa Pendowo

    Sulap Sampah Plastik Jadi Cuan, Begini Cara Mahasiswa KKN Undip Berdayakan Warga Desa Pendowo

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026 | 08:23 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      JURNAL PEMALANG  — Sebanyak puluhan anggota PKK dan Kader Lingkungan Desa Pendowo, Kecamatan Bodeh, mengikuti pelatihan pengolahan sampah anorganik menjadi kerajinan bernilai jual di Balai Desa Pendowo, Jumat (8/8/2026) lalu. Kegiatan yang digagas Tim II KKN-R Universitas Diponegoro ini sekaligus membekali warga dengan cara menghitung harga jual produk dan menulis promosi di media sosial. […]

  • Posko Terpadu Lebaran 2024 Pemprov Jateng Resmi Dibuka, Personel Diharapkan Dapat Memberikan Pelayanan Terbaik

    Posko Terpadu Lebaran 2024 Pemprov Jateng Resmi Dibuka, Personel Diharapkan Dapat Memberikan Pelayanan Terbaik

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024 | 09:24 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana membuka Posko Terpadu Lebaran 2024 Pemprov Jateng di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi setempat, Rabu, (3/3/2024). Nana mengatakan, personel gabungan yang bertugas di posko terpadu dan pelayanan Lebaran Jawa Tengah diharapkan dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi pemudik. Terlebih, berdasarkan data Kementerian Perhubungan, diperkirakan sekitar 61,6 juta orang […]

  • Dua Mahasiswa Asal Pemalang, Meninggal Hanyut Saat River Tubing di Kendal

    Dua Mahasiswa Asal Pemalang, Meninggal Hanyut Saat River Tubing di Kendal

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025 | 14:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Momen Kuliah Kerja Nyata ( KKN) Mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang berubah menjadi duka, Sebanyak 6 mahasiswa peserta KKN hanyut terseret banjir bandang pada saat sedang bermain air di lokasi river tubing sungai Genting Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada ,Selasa (4/11/2025), seperti dikutip kalderanewscom Hingga berita […]

  • Kabar Gembira Buat Petani! Klaim Asuransi Petani Jateng Sebentar Lagi Cair

    Kabar Gembira Buat Petani! Klaim Asuransi Petani Jateng Sebentar Lagi Cair

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026 | 18:17 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di tengah ancaman gagal panen akibat banjir, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat melindungi petani. Pemprov sudah mengajukan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bagi petani yang lahannya terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Pati, Grobogan, dan Jepara. Saat ini, seluruh data klaim sudah berada di PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) untuk proses […]

expand_less