Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Universitas Paramadina dan LP3ES Gelar Diskusi Tata Kelola Danantara

    Universitas Paramadina dan LP3ES Gelar Diskusi Tata Kelola Danantara

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025 | 05:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang –  secara darinUniversitas Paramadina bersama Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) mengadakan diskusi bertajuk “Apakah Pengelola Dana Negara Danantara Kebal Hukum?” secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu (1/3/2025). Diskusi ini membahas berbagai aspek tata kelola Danantara, termasuk regulasi hukum, dampak ekonomi, serta transparansi pengelolaannya. Dalam pengantarnya, Fahmi Wibawa, Direktur […]

  • Alun-alun Batang Direnovasi, Pj Bupati : Pekerjaan Sudah Mencapai 90 Persen

    Alun-alun Batang Direnovasi, Pj Bupati : Pekerjaan Sudah Mencapai 90 Persen

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024 | 12:47 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki meninjau langsung pengerjaan renovasi Alun-alun Batang yang dijadikan sebagai ruang terbuka hijau dan pusat ekonomi masyarakat, Selasa (15/10/2024). Lani menyampaikan, dengan renovasi yang dilakukan diharapkan transformasi ruang publik ini bisa menjadi area hijau yang asri sekaligus pusat kegiatan ekonomi masyarakat. “Saya ingin tahu progres pembangunan renovasi […]

  • Barang Bukti dari 250 Perkara Tindak Pidana Umum Dimusnahkan

    Barang Bukti dari 250 Perkara Tindak Pidana Umum Dimusnahkan

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024 | 07:15 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Kejaksaan Negeri Cilacap musnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah) di halaman kantor Kejaksaan Negeri Cilacap, Selasa (27/2/2024). Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 250 perkara yang terjadi sejak Maret 2023 hingga Februari 2024. Sejumlah perkara tersebut terdiri dari 90 perkara narkotika, 20 perkara penganiayaan, 10 […]

  • Polisi Amankan 2 Pria yang Melakukan Tindak Pidana Perjudian

    Polisi Amankan 2 Pria yang Melakukan Tindak Pidana Perjudian

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024 | 22:09 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Personel Polsek Tulis Kabupaten Batang berhasil mengamankan dua pria yang diduga telah melakukan tindak pidana perjudian jenis rolet atau uter-uter di Desa Wringingintung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Pelaku berinisial, S (51 tahun) warga Desa Juragan, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, dan M (43) warga Desa Batiombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, mereka diamankan pada Jumat […]

  • Pemerintah Dorong Pengembangan UMKM Pemalang

    Pemerintah Dorong Pengembangan UMKM Pemalang

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025 | 22:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemkab Pemalang terus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di daerahnya. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pemalang Nurkholes saat membuka Pameran Bazar UMKM dan Job Fair Tahun 2025 di Kampus ITB ADIAS, Sabtu (11/10/2025). Ia menyatakan bahwa UMKM menjadi pondasi perekonomian Kabupaten Pemalang ke depan. “Kegiatan ini bentuk kolaborasi yang […]

  • Karena Banjir, 2 SD Negeri di Batang Disarankan KBM Secara Daring

    Karena Banjir, 2 SD Negeri di Batang Disarankan KBM Secara Daring

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024 | 19:09 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Tingginya curah hujan yang terjadi di beberapa wilayah di Batang menyebabkan dua Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Batang, Kabupaten Batang terdampak banjir, Jumat (15/3/2024). Adapun dua SD Negeri yang terdampak adalah SDN Denasri Kulon 2 dan SDN Karangasem 5. Karena kondisi itu, dua SD Negeri disarankan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) […]

expand_less