Minggu, 5 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jawa Tengah Jadi Salah Satu Penopang Pangan Nasional, Capai Target Produksi 10,5 Ton GKG

    Jawa Tengah Jadi Salah Satu Penopang Pangan Nasional, Capai Target Produksi 10,5 Ton GKG

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026 | 20:17 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan langkah tegas untuk menjaga lahan pertanian demi mengejar target swasembada pangan nasional 2026. Selain menggenjot produksi padi dan jagung, Pemprov tak segan menerapkan sanksi administratif hingga pidana bagi pelaku alih fungsi sawah produktif, sekaligus memberi insentif berupa pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi petani yang mempertahankan […]

  • Tingkatkan Keterampilan Digital Bagi UMKM, BPSDM Yogyakarta Menggelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

    Tingkatkan Keterampilan Digital Bagi UMKM, BPSDM Yogyakarta Menggelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024 | 19:05 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDM) Yogyakarta menggelar pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS), di Pendapa Kabupaten Batang, Selasa (27/2/2024). Pelatihan tersebut diikuti oleh 191 orang peserta. Mereka akan mengikuti pelatihan Digital Entrepreneurship (DEA) atau pemasaran digital dasar, Thematic Academy (TA) atau pemasaran digital untuk sektor pariwisata dan Desain Grafis untuk guru […]

  • Aksi Humanis Anggota Polres Pekalongan Dalam Operasi Ketupat Candi 2026

    Aksi Humanis Anggota Polres Pekalongan Dalam Operasi Ketupat Candi 2026

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026 | 15:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Aksi kemanusiaan personel Polres Pekalongan kembali terlihat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Senin (16/3/2026). Satgas Patroli yang dipimpin Ipda Hisyam Hadi membantu pemudik asal Solo tujuan Tegal yang mobilnya mogok di tepi jalan Exit Tol Bojong. Petugas yang sedang berpatroli di sekitar Rest Area 338A sigap memberikan bantuan teknis saat mendapati […]

  • Investor Asal Dubai Bakal Bangun Pabrik Urea di Jawa Tengah

    Investor Asal Dubai Bakal Bangun Pabrik Urea di Jawa Tengah

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025 | 17:22 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Investor asal Dubai menyatakan kesiapannya dalam menanamkan investasi di Jawa Tengah. Mereka akan membangun pabrik pupuk urea di Jawa Tengah untuk memenuhi kebutuhan nasional. Perwakilan investor Dubai, Talal Ourfali, mengatakan, pihaknya melihat peluang besar sektor pupuk di Indonesia, khususnya urea. Oleh karenanya, ada investor asal Dubai yang hendak menanamkan investasinya di sektor […]

  • Pastikan Keselamatan  Warga Terdampak Banjir, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen Langsung ke Lokasi

    Pastikan Keselamatan Warga Terdampak Banjir, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen Langsung ke Lokasi

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026 | 17:47 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), meninjau langsung banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kota Pekalongan pada Senin, 19 Januari 2025. Tinjauan ini untuk memastikan keselamatan warga terdampak, serta kesiapan penanganan banjir secara berlapis. Dalam kunjungan itu, Taj Yasin bersama istrinya Nawal Arafah Yasin tiba di Jalan Raya Tirto […]

  • Update Korban Longsor di Petungkriyono Total 25 Orang Meninggagla

    Update Korban Longsor di Petungkriyono Total 25 Orang Meninggagla

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025 | 23:27 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan menelan banyak korban jiwa. Sedikitnya sampai dengan saat ini, Sabtu (25/1/2025) berdasarkan data dari posko penanganan bencana di Petungkriyono, total sudah 25 korban meninggal dunia yang telah berhasil ditemukan oleh tim gabungan. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H. […]

expand_less