Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paguyuban Kades se-Kecamatan Banyubiru Tandatangani Kerjasama dengan Kejari Kabupaten Semarang Bidang Datun

    Paguyuban Kades se-Kecamatan Banyubiru Tandatangani Kerjasama dengan Kejari Kabupaten Semarang Bidang Datun

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025 | 14:29 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Paguyuban Kepala Desa Hamong Projo se-Kecamatan Banyubiru menandatangi kerja sama di bidang hukum perdata dan tata usaha negara (Datun) dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang. Penandatangan yang dilakukan di anjungan ObJek Wisata Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Banyubiru itu dilakukan oleh 10 Kepala Desa dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Semarang Ismail Fahmi. Kajari […]

  • Rektor Universitas Paramadina: Saat Ini Butuhkan Peran Mahasiswa, Perjuangan Harus Tetap Terarah

    Rektor Universitas Paramadina: Saat Ini Butuhkan Peran Mahasiswa, Perjuangan Harus Tetap Terarah

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025 | 14:51 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina bekerjasama dengan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Menyalakan Lilin di Kegelapan: Refleksi dan Keprihatinan Bersama Masyarakat Sipil” pada Minggu (31/8/2025) melalui zoom meeting guna merespons kondisi sosial-politik di Indonesia yang terjadi beberapa waktu hari terakhir. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik […]

  • Gerakan Pangan Murah, Langkah Pemkab Pemalang Kendalikan Inflasi

    Gerakan Pangan Murah, Langkah Pemkab Pemalang Kendalikan Inflasi

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025 | 05:22 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas terkait turut serta dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan secara serentak di 7.285 Kecamatan diseluruh Indonesia. Sebelum dilaksanakannya gerakan pasar murah, kegiatan diawali dengan zoom meeting dengan pemerintah pusat yang diikuti Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama perwakilan Forkopimda di Kantor Kelurahan Mulyoharjo. Sabtu (30/8/2025). Bupati mengatakan, […]

  • Bahlil Golkar, Demokrasi dan Alien

    Bahlil Golkar, Demokrasi dan Alien

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025 | 06:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    *CATATAN AKHIR TAHUN: Prof. Didik J Rachbini, Ph.D. (Rektor Universitas Paramadina) JURNAL PEMALANG – Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia menilai bahwa pemilihan langsung sangat mahal dan kembali mengusulkan agar khusus pilkada dilaksanakan secara tidak langsung. Namun tidak berarti bahwa pemilihan tidak langsung lalu bebas dari masalah karena hanya elit yang terlibat di dalam pemilihan tidak […]

  • Dilema Kabinet Prabowo dalam Bingkai Koalisi Besar

    Dilema Kabinet Prabowo dalam Bingkai Koalisi Besar

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024 | 04:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Pemalang, Jurnal Pemalang – Pada 2024 utang (periode) SBY sebesar Rp 2.600 triliun kemudian utang periode sekarang Rp 8.300 triliun, atas dasar apa utang bisa naik sedemikian tinggi? Rupanya berdasar defisit APBN kemudian dihitung-hitung menjadi dasar menaikkan anggaran utang satu atau dua persen dengan tanpa evidence. Hal ini disampaikan oleh Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik […]

  • Polres Pekalongan Bongkar Peredaran 250 Butir Obat Keras Yarindo di Kedungwuni, Seorang Pengedar Ditangkap

    Polres Pekalongan Bongkar Peredaran 250 Butir Obat Keras Yarindo di Kedungwuni, Seorang Pengedar Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026 | 12:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satres Narkoba Polres Pekalongan berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan obat keras jenis Yarindo di wilayah Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar beserta ratusan butir obat keras siap edar. Kasus tersebut terungkap pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 10.30 wibdi Jalan Kompleks Islamic Centre […]

expand_less