Jumat, 26 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meraih Juara Umum di Peparnas XVII 2024, Pemprov Jateng Siapkan Bonus untuk Peraih Mendali

    Meraih Juara Umum di Peparnas XVII 2024, Pemprov Jateng Siapkan Bonus untuk Peraih Mendali

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana akan memeberikan bonus kepada peraih mendali di Peparnas XVII 2024, Senin (14/10/2024). Bonus ini diberikan lantaran Jawa Tengah menjadi juara umum di Peparnas XVII 2024. “Sesuai arahan presiden, tidak ada beda antara bonus PON dan Peparnas. Agar ada kesetaraan bagi difabel, bonusnya untuk emas Rp250 juta, […]

  • Rambu Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pemalang Terpasang, Rizal Bawazier: Terimakasih Untuk Semua Pihak

    Rambu Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pemalang Terpasang, Rizal Bawazier: Terimakasih Untuk Semua Pihak

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Pemalang, Satlantas Polres Pemalang, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jateng, dan BPTR telah memasang rambu pembatasan truk sumbu tiga di persimpangan pintu masuk tol gandulan pada Rabu (1/10/2025). Dengan dipasangnya rambu tersebut, kini truk sumbu tiga di batasi jam operasionalnya. Kendaraan sumbu tiga atau lebih dialihkan lewat jalan tol […]

  • Ribuan Guru dan Tendik Ramaikan Fun Run Bareng Sekda di Selo Boyolali

    Ribuan Guru dan Tendik Ramaikan Fun Run Bareng Sekda di Selo Boyolali

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Ribuan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan (Tendik) di Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Jawa Tengah Wilayah V Boyolali-Klaten, memecah udara dingin di jalanan Selo, Kabupaten Boyolali, Sabtu pagi, 9 Mei 2026. Mereka berlari dan bergembira bersama dalam Cabdin V Fun Run 5K untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus promosi wisata. Ada […]

  • Nurkholes Apresiasi Peringatan Hari Pers Digelar Sederhana dan Tampilkan Budaya Lokal

    Nurkholes Apresiasi Peringatan Hari Pers Digelar Sederhana dan Tampilkan Budaya Lokal

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Pemalang dilaksanakan secara sederhana menyusul terjadinya beberapa bencana di daerah itu. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Pemalang Nurkholes pada acara Sarasehan dan Apresiasi Budaya Pentas Wayang Dalang Cilik dalam rangka Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) […]

  • Ahmad Luthfi: Jawa Tengah Siap Sambut Natal dan Tahun Baru

    Ahmad Luthfi: Jawa Tengah Siap Sambut Natal dan Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan Provinsi Jawa Tengah siap untuk menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hal itu ia sampaikan dalam rapat koordinasi Forkopimda Jawa Tengah di Gradhika Bhakti Praja, Senin, 8 Desember 2025. “Rapat ini digunakan untuk menyamakan persepsi dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru,” kata Ahmad Luthfi usai […]

  • Tiga Titik di Kedungwuni Dikepung Banjir, Polisi Masih Bersiaga di Lokasi

    Tiga Titik di Kedungwuni Dikepung Banjir, Polisi Masih Bersiaga di Lokasi

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan menyebabkan sejumlah titik di Kecamatan Kedungwuni terendam banjir. Hingga Jumat (23/01/2026) sore, petugas kepolisian dari Polsek Kedungwuni masih terus bersiaga melakukan monitoring di pemukiman warga yang terdampak genangan air cukup dalam. Berdasarkan data terkini per pukul 16.30 WIB, terdapat tiga titik utama yang mengalami […]

expand_less