Jumat, 10 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku Begal Viral di Medsos, Akhirnya Dicokok Polisi

    Pelaku Begal Viral di Medsos, Akhirnya Dicokok Polisi

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025 | 21:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Aksi begal yang Viral di Media Sosial (Medsos) di wilayah Bojong, Kabupaten Pekalongan akhirnya berhasil ditangkap Polisi. Para pelaku begal tersebut sebelumnya beraksi di Jl. Betikan Raya Desa Bojong Minggir, Kecamatan Bojong dan berhasil menggasak HP milik korban. Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti menjelaskan bahwa sebelumnya, aksi begal terjadi pada […]

  • Dukuh Siranti Bongas Berduka, Dua Warganya Hilang Tertimbun Tanah Longsor

    Dukuh Siranti Bongas Berduka, Dua Warganya Hilang Tertimbun Tanah Longsor

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026 | 16:20 WIB
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Hujan lebat yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Pemalang berujung petaka. Pada Minggu pagi (25/1) sekitar pukul 06.00 WIB, tebing di kawasan Perhutani Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, runtuh dan menyapu wilayah sekitarnya. Musibah tersebut mengakibatkan dua orang warga dilaporkan hilang dan diduga kuat tertimbun material tanah. Identitas warga yang tengah dalam […]

  • Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Bupati Pemalang Pimpin Aksi Tanam Mangrove di Desa Pesantren

    Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Bupati Pemalang Pimpin Aksi Tanam Mangrove di Desa Pesantren

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026 | 12:58 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar aksi kerja bakti dan penanaman pohon mangrove di Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Sabtu (06/06/2026). Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, bersama jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, Noor Faizah Maenofie. Aksi lingkungan ini […]

  • Bupati Pemalang Hadiri Apel Kesiapan Hadapi Gangguan Kamtibmas

    Bupati Pemalang Hadiri Apel Kesiapan Hadapi Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026 | 22:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilyah hukum Polres Pemalang, digelar Apel Kesiapan Satuan di Halaman Pendopo Kabupaten, Kamis (23/2026). Apel yang dipimpin Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana dan dihadiri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, diikuti ratusan personel gabungan lintas instansi. […]

  • PGRI Cabang Moga Gelar Turnamen Bola Volly Antar Ranting Peringati Hari Guru Nasional 2024

    PGRI Cabang Moga Gelar Turnamen Bola Volly Antar Ranting Peringati Hari Guru Nasional 2024

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024 | 17:25 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

     

  • Jelang Tahun Baru, Pemprov Jateng Kembali Gelar Government Auto Show

    Jelang Tahun Baru, Pemprov Jateng Kembali Gelar Government Auto Show

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025 | 21:59 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin gubernur Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), kembali menggelar Government Auto Show (GAS) Jateng menjelang tutup tahun 2025. Even tersebut berlangsung pada 9–15 Desember 2025 di Citraland Mall Semarang, ajang itu menawarkan promo potongan harga hingga Rp60 juta, serta hadiah staycation selama periode […]

expand_less