Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • all new range rover

    Baru Meluncur di RI, Mobil Mahal Ini Langsung Ludes Terjual

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2017 | 01:03 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    PT Wahana Auto Ekamarga baru saja meluncurkan secara resmi produk baru, Range Rover Velar. Meski demikian, mobil impor asal Inggris tersebut sudah habis dibeli orang-orang kaya di Indonesia. Chief Operating Officer WAE Roland Staehler mengatakan, memang banyak konsumen yang menyukai Range Rover Velar dan menanti mobil ini di Tanah Air. “Kami membawa model Range Rover […]

  • Tim Raimas Polres Pekalongan Intensifkan Patroli Kamtibmas

    Tim Raimas Polres Pekalongan Intensifkan Patroli Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026 | 18:47 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Guna menjaga kondusifitas wilayah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Tim Raimas Polres Pekalongan mengintensifkan patroli kamtibmas. Dalam giat patroli pada Kamis (19/3/2026) malam, petugas memberikan edukasi khusus terkait larangan penggunaan pengeras suara berlebihan atau fenomena “sound horeg” untuk takbir keliling. Momen tersebut terjadi saat personel Tim Raimas menyisir wilayah Desa […]

  • Di Tengah Masa Transisi Kepemimpinan, Pemkab Pati Perkuat Manajemen Talenta Bagi ASN

    Di Tengah Masa Transisi Kepemimpinan, Pemkab Pati Perkuat Manajemen Talenta Bagi ASN

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026 | 13:05 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG  – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menguatkan implementasi manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) di daerah, menyusul pencanangan secara serentak di tingkat provinsi. Kabupaten Pati menjadi salah satu daerah yang menegaskan komitmen tersebut, meski berada dalam masa transisi kepemimpinan. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, penguatan manajemen talenta penting untuk memastikan birokrasi […]

  • Keluarga Alumni SMAN 1 Pemalang Berikan Santunan Sandang Kepada Lansia

    Keluarga Alumni SMAN 1 Pemalang Berikan Santunan Sandang Kepada Lansia

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024 | 22:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sebanyak 105 lanjut usia (lansia) di Panti Pelayanan Sosial Lansia Dristarastra menerima tali asih berupa santunan sandang. Santunan yang digagas oleh Keluarga Alumni SMAN 1 Pemalang itu diserahkan langsung oleh Bupati Pemalang Mansur Hidayat di Panti Lansia Dristarastra Bojongbata, Sabtu (30/3/2024). Bupati Mansur menyampaikan, selain kegiatan santunan yang dilakukan, kegiatan ini untuk mempererat […]

  • Angka Stunting Pemalang Menurun, Bupati : Kita Terendah Nomor 2 di Jateng

    Angka Stunting Pemalang Menurun, Bupati : Kita Terendah Nomor 2 di Jateng

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024 | 21:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam menurunkan angka stunting mendapat peringkat terendah kedua dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Bupati Pemalang Mansur Hidayat saat membuka acara Diseminasi Audit Kasus Stunting ke-1 di Kabupaten Pemalang Tahun 2024 yang digelar di Sasana Bhakti Praja, Senin (27/5/2024). “Atas nama Pemkab Pemalang kami ucapkan terimakasih yang […]

  • Sejuk Pulosari dan Asa di Balai Desa: Catatan dari Pasar Murah Clekatakan

    Sejuk Pulosari dan Asa di Balai Desa: Catatan dari Pasar Murah Clekatakan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026 | 06:03 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabut tipis mungkin masih sering menyapa Kecamatan Pulosari, namun Rabu (25/2/2026) pagi itu, suasana di Balai Desa Clekatakan terasa jauh lebih hangat. Ratusan warga sudah berkumpul, bukan sekadar untuk bercengkerama, melainkan menanti hadirnya “oase” di tengah fluktuasi harga menjelang Idul Fitri 1447 H, yakni adanya pasar murah. Bukan Sekadar Sembako, Tapi Sinyal […]

expand_less