Senin, 11 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tawarkan Wanita Melalui Medsos, Seorang Mucikari di Kajen ditangkap Polres Pekalongan  

    Tawarkan Wanita Melalui Medsos, Seorang Mucikari di Kajen ditangkap Polres Pekalongan  

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – SN alias Pesek (19) warga Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan beberapa waktu yang lalu. Pasalnya SN diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan diketahuinya tersangka telah menjual tiga wanita kepada pria hidung belang melalui akun media sosial miliknya. Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso Widamanto dalam konferensi pers […]

  • Hari Jadi Pemalag ke-450, Bupati Berharap Masyarakat Mengutamakan Gotong-Royong dan Kebersamaan

    Hari Jadi Pemalag ke-450, Bupati Berharap Masyarakat Mengutamakan Gotong-Royong dan Kebersamaan

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Bupati Pemalang Mansur Hidayat berharap warga masyarakat Pemalang mengutamakan gotong-royong dan kebersamaan serta memiliki rasa kekeluargaan. Harapan itu dia sampaikan pada saat menghadiri acara Malam Wungon dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-450 tahun di pendopo kabupaten setempat, Kamis (23/1/2025) malam. “Persatuan, gotong-royong dan rasa kekeluargaan adalah modal dasar untuk membawa […]

  • Solidaritas Tanpa Batas, Bantuan Terus Mengalir Kepada Korban Banjir di Kota Pekalongan

    Solidaritas Tanpa Batas, Bantuan Terus Mengalir Kepada Korban Banjir di Kota Pekalongan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di balik terpenuhinya kebutuhan makan ribuan warga terdampak banjir di Kota Pekalongan, ada kerja senyap para relawan yang tak kenal lelah. Sejak banjir merendam permukiman warga, relawan dari berbagai lembaga turun langsung mengelola dapur umum, menghimpun bantuan, hingga mendistribusikan makanan ke lokasi-lokasi pengungsian hingga tuntas. Relawan dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan […]

  • Sekda Jateng Dorong 35 Kabupaten/Kota Selenggarakan Event Lari, Tonjolkan Keunikan Daerah

    Sekda Jateng Dorong 35 Kabupaten/Kota Selenggarakan Event Lari, Tonjolkan Keunikan Daerah

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekitar 3.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan event olahraga Semarang 10 K, Minggu, 14 Desember 2025, di Kota Semarang. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, yang menjadi salah satu peserta dalam event ini memberikan apresiasi terhadap antusiasme peserta. Menurutnya, hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap event lari sangat tinggi. Dia […]

  • Rizal Bawazier Himbau Masyarakat di Dapil Jateng X Adakan Sedekah Jum’at atau Minggu

    Rizal Bawazier Himbau Masyarakat di Dapil Jateng X Adakan Sedekah Jum’at atau Minggu

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rizal Bawazier memberikan himbauan atau saran kepada masyarakat di dapil Jateng X yang meliputi Pemalang, Pekalongan, dan Batang untuk adakan sedekah. Himbauan itu disampaikan anggota DPR RI untuk dapil Jateng X, berlaku untuk semua warga masyarakat yang merasa berkecukupan. Baik muslim maupun non muslim. ”Untuk yang agama Islam bisa sedekah di hari […]

  • Pemprov Jateng Apresiasi Program “AGUS” yang Digagas PBNU

    Pemprov Jateng Apresiasi Program “AGUS” yang Digagas PBNU

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi peluncuran program Gerakan Alquran dan Gizi untuk Santri (AGUS) yang diinisiasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Program tersebut dinilai menjadi langkah konkret untuk memperkuat kualitas santri, baik dari sisi pendidikan Al-Qur’an maupun pemenuhan gizi. Apresiasi itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat […]

expand_less