Rabu, 29 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau Banjir di Grobogan, Kepala BNPB: Warga Terdampak Banjir Akan Mendapat Ganti Rugi

    Tinjau Banjir di Grobogan, Kepala BNPB: Warga Terdampak Banjir Akan Mendapat Ganti Rugi

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024 | 19:33 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto didampingi Bupati Grobogan Sri Sumarni dan jajaran Forkopimda mengunjungi korban banjir di Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Rabu (20/3/2024). Bupati Grobogan Sri Sumarni menyampaikan, sebelumnya di Grobogan juga terjadi banjir, waktu itu terjadi pada bulan Februari. Kemudian, banjir terjadi lagi pada bulan Maret. […]

  • Lantik 291 PNS Baru, Bupati Pemalang Wajibkan Setiap Pegawai Bawa Tanaman untuk Penghijauan

    Lantik 291 PNS Baru, Bupati Pemalang Wajibkan Setiap Pegawai Bawa Tanaman untuk Penghijauan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026 | 13:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 291 Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Acara yang disertai penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan ini berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Pemalang, Selasa (12/5/2026). Ada hal unik dalam prosesi penguatan aparatur sipil negara kali ini. Sebelum pelantikan dimulai, […]

  • Wujudkan Wisata Halal, Pemprov Jateng Proyeksikan Label Hotel Ramah Muslim

    Wujudkan Wisata Halal, Pemprov Jateng Proyeksikan Label Hotel Ramah Muslim

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026 | 22:25 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggenjot pertumbuhan wisata ramah muslim (wisata halal) di berbagai daerah. Ini seiring meningkatnya pertumbuhan wisatawan yang menuntut kenyamanan beribadah, kehalalan kuliner, serta lingkungan ramah muslim yang tertata. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, mewakili gubernur Jateng Ahmad Lithfi, usai menerima audiensi Gerakan Enterpreneur Ekonomi […]

  • Ahmad Luthfi: Keamanan dan Integritas Jadi Kunci Kemajuan Batang

    Ahmad Luthfi: Keamanan dan Integritas Jadi Kunci Kemajuan Batang

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026 | 16:19 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada fondasi keamanan yang stabil, kepemimpinan berintegritas, serta kolaborasi erat antar elemen masyarakat. Pesan penting ini disampaikan dalam acara Tasyakuran HUT ke-27 Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Cabang Batang pada Sabtu (11/7/2026). Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang hadir dalam kesempatan tersebut, berbagi kenangan emosional saat dirinya menjabat […]

  • Melalui Haul Akbar, Ekonomi Masyarakat dan Pelaku Usaha Kecil Tumbuh

    Melalui Haul Akbar, Ekonomi Masyarakat dan Pelaku Usaha Kecil Tumbuh

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026 | 19:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Haul Akbar Kyai Ageng Kafiluddin K Munawar Kholil ke-20 dan Masyayikh di Pondok Pesantren Al Marom Menduran, Purwodadi, Minggu, 12 Juli 2026, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan menimba ilmu agama. Ribuan jamaah yang memadati lokasi juga membawa berkah ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil. Puluhan lapak pedagang berjajar sepanjang sekitar […]

  • Laporan Pelaku Penjarahan di Pekalongan Didominasi Anak Dibawah umur, Barang Dikembalikan ke Polisi

    Laporan Pelaku Penjarahan di Pekalongan Didominasi Anak Dibawah umur, Barang Dikembalikan ke Polisi

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025 | 14:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sejumlah pelaku penjarahan yang terjadi saat kerusuhan di Kota Pekalongan mulai mengembalikan barang-barang hasil jarahannya melalui pihak kepolisian. Pengembalian dilakukan atas kesadaran masyarakat setelah adanya imbauan dari aparat dan perangkat desa. Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, barang-barang hasil jarahan itu diserahkan oleh warga melalui kepala desa dan lurah setempat. Penyerahan […]

expand_less