Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju: Kodim 0711 Pemalang Peringati Hari Bela Negara ke-77

    Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju: Kodim 0711 Pemalang Peringati Hari Bela Negara ke-77

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025 | 22:22 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Semangat patriotisme menyelimuti Lapangan Apel Makodim 0711 Pemalang pada Jumat (19/12/2025) pagi. Jajaran prajurit, PNS Kodim 0711 Pemalang, serta personel Minvetcad IV/05 Pemalang berkumpul dalam upacara khidmat memperingati Hari Bela Negara ke-77 tahun 2025. Mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, upacara ini dipimpin oleh Danramil 04/Comal, Mayor Inf Sodikin, yang […]

  • Banjir di Demak Sudah Mulai Surut. Genangan Air di Pemukiman Warga Setinggi 10-50 Cm

    Banjir di Demak Sudah Mulai Surut. Genangan Air di Pemukiman Warga Setinggi 10-50 Cm

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024 | 20:38 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sejumlah wilayah yang terdampak banjir di Kabupaten Demak sudah mulai surut. Hal itu tampak ketika Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudajana, meninjau kondisi banjir di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Sabtu, (17/2/2024). Nana mengatakan, berdasarkan dari tinjauan yang dilakukan, dua titik tanggul Sungai Wulan yang jebol kini sudah bisa ditutup. “Awalnya, bersifat sementara, saat […]

  • Yuk Mampir! Di Posko Mudik Relindo – Sahabat RB Sediakan Service Kendaraan Gratis Sambil Istirahat

    Yuk Mampir! Di Posko Mudik Relindo – Sahabat RB Sediakan Service Kendaraan Gratis Sambil Istirahat

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026 | 08:02 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bagi pemudik yang melintas di jalur Arteri Pantura Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sekarang bisa beristirahat hingga memperbaiki sepeda motor dan mobil secara gratis di Posko Mudik Lebaran yang didirikan Relawan Indonesia ( Relindo) berkolaborasi dengan sahabat RB ( Anggota DPR -RI ). Tidak hanya itu, Posko yang disiapkan untuk membantu para pemudik […]

  • DPRD Pemalang Gelar Rapat Paripurna, Dana Cadangan Pilkada 2029 Resmi Disahkan

    DPRD Pemalang Gelar Rapat Paripurna, Dana Cadangan Pilkada 2029 Resmi Disahkan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026 | 14:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang menggelar Rapat Paripurna di Gedung DPRD setempat, Senin (08/06/2026). Rapat paripurna tersebut membahas dua agenda penting, yakni persetujuan penetapan Raperda tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Tahun 2029, serta persetujuan penetapan Perubahan Kedua Propemperda Tahun 2026. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro menyampaikan […]

  • Teladani Semangat Perjuangan R.A. Kartini Sebagai Sosok Perempuan Inspiratif

    Teladani Semangat Perjuangan R.A. Kartini Sebagai Sosok Perempuan Inspiratif

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026 | 23:21 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Upacara Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 digelar di Lapangan Tenis Indoor Kabupaten Pemalang, Rabu (22/04/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, Noor Faizah Maenofie, serta diikuti oleh seluruh pegawai dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Turut hadir Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Wakil Bupati Nurkholes, beserta jajaran. Usai memimpin […]

  • Lahan Kritis Jateng Berkurang 75 ribu Hektar, Sekda Minta Pemulihan dengan Perhutanan Sosial

    Lahan Kritis Jateng Berkurang 75 ribu Hektar, Sekda Minta Pemulihan dengan Perhutanan Sosial

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025 | 17:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah, Widi Hartanto, mengatakan jumlah lahan kritis di provinsi Jawa Tengah berkurang pada tiga tahun terakhir hingga mencapai 75 ribu hektar. Lahan kritis tahun 2022 dan 2024, 392 ribu hektare. Lalu berkurang sampai saat ini menjadi 317.629 hektare. “Jadi sudah ada penurunan yang cukup signifikan […]

expand_less