Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Perekonomian Masyarakat Desa, Rizal Bawazier Resmikan Lima Titik Infrastruktur Program CSR di Pemalang

    Perkuat Perekonomian Masyarakat Desa, Rizal Bawazier Resmikan Lima Titik Infrastruktur Program CSR di Pemalang

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025 | 01:18 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Anggota DPR RI Rizal Bawazier komitmen mengawal aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, yaitu Dapil Jateng X yang meliputi Kabupaten/Kota Pekalongan, Pemalang, dan Batang. Dalam roadshownya yang dilaksanakan pada Selasa (21/10/2025), Rizal Bawazier meresmikan lima titik pembangunan infrastruktur bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Pemalang. Lima titik CSR yang diresmikan yaitu: Desa […]

  • Pj Gubernur Jateng Optimis Peringkat Jateng akan Naik pada PON XXI Aceh-Sumut 2024

    Pj Gubernur Jateng Optimis Peringkat Jateng akan Naik pada PON XXI Aceh-Sumut 2024

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024 | 11:58 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana optimistis Provinsi Jateng akan mengalami kenaikkan peringkat pada ajang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Nana mengatakan, hingga Jumat (13/9/2024) Jawa Tengah berada di peringkat 6 dengan perolehan 19 medali emas, 23 perak, dan 45 perunggu. “Alhamdulillah, saat ini Jawa Tengah berada di peringkat […]

  • Ditanya Soal OTT Cilacap, Gubernur Ahmad Luthfi: Sudah Saya Ingatkan Berulang Kali

    Ditanya Soal OTT Cilacap, Gubernur Ahmad Luthfi: Sudah Saya Ingatkan Berulang Kali

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026 | 09:02 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, buka suara perihal Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Kabupaten Cilacap. Menurut Gubernur, sudah berulang kali menekankan pentingnya integritas kepala daerah, wakil kepala daerah dan aparatur sipil negara (ASN). Ahmad Luthfi mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Terlebih lagi sebelumnya sudah ada dua kepala daerah yang tersangkut kasus […]

  • Pengurus Kadin Pemalang Resmi Dilantik, Bupati Berharap Tidak Vakum

    Pengurus Kadin Pemalang Resmi Dilantik, Bupati Berharap Tidak Vakum

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025 | 08:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Pemalang masa bakti 2025-2030 resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Tengah Harry Nuryanto Soediro yang disaksikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Nurkholes di Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu (10/12/2025). Pengukuhan tersebut ditandai dengan penyerahan Pataka kepada Ketua Umum Kadin Kabupaten […]

  • Anggota DPR RI Rizal Bawazier Resmikan Tangga Utama Pasar Randudongkal Pemalang

    Anggota DPR RI Rizal Bawazier Resmikan Tangga Utama Pasar Randudongkal Pemalang

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025 | 22:59 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Anggota DPR RI Rizal Bawazier resmikan tangga utama Pasar Randudongkal Kabupaten Pemalang Jawa Tengah pada Rabu (20/8/2025). Acara peresmian itu sekaligus tasyakuran Bin Ni’mah Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-80, dihadiri sejumlah pejabat daerah dan paguyuban pedagang pasar Randudongkal. Rizal Bawazier yang juga anggota fraksi PKS itu menjelaskan, bahwa pembangunan tangga utama Pasar Randudongkal […]

  • Dulu Retak Bergelombang, Kini Jalan Mulus Terbentang

    Dulu Retak Bergelombang, Kini Jalan Mulus Terbentang

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025 | 23:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Panas belum sepenuhnya terik ketika kendaraan kembali melaju di ruas Jalan Sokaraja-Kalimanah, Banyumas. Jalan yang dulu kerap dikeluhankan warga lantaran retak, bergelombang, bahkan berlubang, kini terasa lebih bersahabat. Aspal hitam mengilap, marka jalan jelas terbaca. Di titik-titik yang biasa menjadi “ujian kesabaran”, roda kendaraan kini berputar lebih mulus. Sepuluh bulan sejak Ahmad […]

expand_less