Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Bencan di Tegal Tak Hanya Tanggap Darurat, Tapi Hingga Layak dan Aman

    Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Bencan di Tegal Tak Hanya Tanggap Darurat, Tapi Hingga Layak dan Aman

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026 | 19:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi hingga pemulihan jangka panjang dan relokasi warga terdampak ke hunian yang layak dan aman. Gubernur menginstruksikan agar sesegera mungkin disiapkan hunian sementara untuk pengungsi. Penegasan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat memimpin rapat […]

  • Pemkab Pemalang dan BPJPH Bersinergi Percepat Sertifikasi Halal Produk UMKM

    Pemkab Pemalang dan BPJPH Bersinergi Percepat Sertifikasi Halal Produk UMKM

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026 | 16:36 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) berkomitmen mempercepat sertifikasi halal bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Langkah strategis ini dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Hotel R-Gina Pemalang pada Senin (08/06/2026). Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyampaikan bahwa pemahaman mendalam mengenai konsep halal sangat diperlukan karena […]

  • Akibat Ledakan Bahan Petasan, Tiga Remaja Dirawat di RS Dr. Moewardi

    Akibat Ledakan Bahan Petasan, Tiga Remaja Dirawat di RS Dr. Moewardi

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024 | 20:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Akibat ledakan bahan petasan yang terjadi di Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, empat remaja terluka. Tiga diantaranya dirawat di RS Dr. Moewardi Surakarta, satu korban mengalami luka bakar ringan dan rawat jalan, Selasa (19/3/2024). Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan, ledakan terjadi pada Minggu […]

  • Purnel FC Suradadi Raih Juara Pertama Pada Open Sugih Waras 2025

    Purnel FC Suradadi Raih Juara Pertama Pada Open Sugih Waras 2025

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025 | 09:41 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tim Sepakbola Purnel FC Suradadi menjadi juara 1 setelah berhasil mengalahkan Tim Sepakbola Putra Samudra FC Slawi dengan skor 1-0 dalam Pertandingan Final Turnamen NCM Open Sugihwaras 2025 di Lapangan Dewa Ruci Tanjungsari, Minggu (7/12/2025). Pertandingan final tersebut dihadiri dan disaksikan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro beserta Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang […]

  • Dorong Pertumbuhan UMKM, Pemkab, Kemenag dan PC Ansor Lakukan Kerja Sama

    Dorong Pertumbuhan UMKM, Pemkab, Kemenag dan PC Ansor Lakukan Kerja Sama

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026 | 18:09 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pemalang dan PC Ansor melaunching Program Pemberdayaan Ekonomi Umat untuk mendorong perkembangan UMKM. Kegiatan peresmian itu dilakukan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab yang disaksikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Kepala Kemenag Kabupaten Pemalang Sarif Hidayat […]

  • Patroli Malam Ditingkatkan, Polres Pekalongan Antisipasi Kriminalitas

    Patroli Malam Ditingkatkan, Polres Pekalongan Antisipasi Kriminalitas

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026 | 09:50 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Jajaran Polres Pekalongan meningkatkan intensitas patroli malam sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi tindak kriminalitas serta gangguan kamtibmas. Kegiatan patroli tersebut difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai rawan, seperti kawasan permukiman padat, jalur sepi, serta lokasi yang kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran polisi […]

expand_less