Selasa, 17 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa TK di Pemalang Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis

    Siswa TK di Pemalang Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seorang siswa TK berinisial S di Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Pemalang, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (12/3/2026). Korban dilaporkan mengalami muntah hebat usai meminum es selasih yang disediakan oleh salah satu pihak penyedia (SPPG) yang berlokasi di Desa Bumirejo. Menurut keterangan salah satu […]

  • Wagub Jateng Gus Yasin Dorong Digitalisasi BTN Permudah Regulasi Keuangan

    Wagub Jateng Gus Yasin Dorong Digitalisasi BTN Permudah Regulasi Keuangan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengapreasiasi pengembangan digitalisasi yang dikembangkan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk wilayah Jawa Tengah. Menurutnya, digital mempermudah regulasi keuangan, pengawasan, dan mengatur risiko yang dialami. “Saya berharap layanan digital dapat memberikan kemudahan yang dapat membantu masyarakat Jawa Tengah untuk mengakses layanan perbankan,” kata Taj Yasin, saat […]

  • Bupati Anom Inginkan Siswa Belajar dan Berorganisasi

    Bupati Anom Inginkan Siswa Belajar dan Berorganisasi

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro berpesan khusus kepada siswa-siswi untuk belajar, berorganisasi, dan memanfaatkan waktu karena zaman sekarang sudah era digitalisasi. Pesan tersebut disampaikan usai menghadiri acara Reuni Akbar Alumni Tahun 1980 – 2025 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pemalang di Lapangan Utama MAN, Kamis (25/12/2025). “Jadi jangan hanya belajar, tapi bergaul dan berkomunitas,” […]

  • Kasus Kekerasan Terhadap Perempua Masih Tinggi, Sekda : Ini Seperti Fenomena Gunung Es

    Kasus Kekerasan Terhadap Perempua Masih Tinggi, Sekda : Ini Seperti Fenomena Gunung Es

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bantul masih terbilang cukup tinggi. Pasalnya, dua kasusu tersebut tercatat ada 160 kasus. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Agus Budiraharja saat peringatan hari anti kekerasan terhadap perempuan di halaman DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), […]

  • Komitmen! Rizal Bawazier Segera Selesaikan Nasib Ribuan Nasabah di BMT Mitra Umat Kota Pekalongan 

    Komitmen! Rizal Bawazier Segera Selesaikan Nasib Ribuan Nasabah di BMT Mitra Umat Kota Pekalongan 

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Anggota DPR RI untuk daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah X yang meliputi Kabupaten Batang Kabupaten/Kota Pekalongan dan Kabupaten Pemalang, Rizal Bawazier komitmen selesaikan permasalahan nasabah di BMT Mitra Umat Kota Pekalongan. Diketahui, kasus carut marut BMT Mitra Umat Kota Pekalongan mencuat setelah uang dari ribuan nasabah tak bisa dicairkan, dan telah menjadi […]

  • Buruh Bongkar Muat di Wiradesa Tewas Tersengat Listrik Tiang Lampu Jalan

    Buruh Bongkar Muat di Wiradesa Tewas Tersengat Listrik Tiang Lampu Jalan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Nasib nahas menimpa Suratdi (38), seorang buruh bongkar muat asal Desa Kauman, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik dari tiang penerangan jalan saat hendak buang air kecil, Jumat (09/01/2026) sore. Insiden maut ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah RT. 002 RW. 001 Desa Kauman. […]

expand_less