Senin, 10 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dinkes Nyatakan Sampai Hari Ini Jateng Masih Zero MPox, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024 | 21:52 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mengonfirmasi hingga saat ini belum ditemukan kasus positif cacar monyet atau monkey pox (MPox), Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinkes Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan, untuk kasus suspek di Brebes hingga saat ini kasus tersebut baru menjadi dugaan.

“Sedang di-follow up, sampai hari ini masih dugaan tapi dari tanda dan gejalanya belum positif MPox,” kata Yunita.

Yunita meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, jangan sampai melepaskan kewaspadaan. Karena itu, ia berharap warga Jateng tetap menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan menjaga kondisi tubuh.

“Tahun 2024 belum ada kasus sampai hari ini di Jateng,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jateng, Irma Makiah menjelaskan tentang MPox. Menurutnya, penyakit itu awalnya menjangkiti binatang monyet dan bersifat zoonosis, atau dapat menular ke manusia.

Di dunia, lanjutnya, ada 99.176 kasus dengan 208 kasus kematian di antaranya. Sedangkan, di Indonesia tercatat ada 88 kasus MPox, dan semuanya telah dinyatakan sembuh.

Irma mengungkapkan, penyakit ini dapat menular saat bersentuhan dengan luka lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, MPox juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang dapat berisiko, seperti berganti-ganti pasangan dan LSL (lelaki suka lelaki).

“Gejalanya ada ruam, lesi (luka) bendol-bendol, demam, nyeri telan, dan yang khas ada pembesaran getah bening atau limfadenopati benjolan ada di ketiak, belakang telinga, pangkal paha, dan leher,” ungkapnya.

Terkait vaksin, ia menyebut pada tahap ini prioritasnya diberi pada populasi kunci. Di antaranya mereka yang mengidap HIV, LSL dan mereka yang memiliki risiko tinggi kontak dengan penderita MPox.

“Meski belum ditemukan kasus Mpox di Jateng, berbagai langkah telah dilakukan. Seperti, penyiapan fasilitas kesehatan, rumah sakit rujukan, dan koordinasi dengan otoritas kesehatan bandara,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat “Jagongan”, Bupati Pemalang Serap Aspirasi Warga Songsong Tahun Pariwisata 2027

    Lewat “Jagongan”, Bupati Pemalang Serap Aspirasi Warga Songsong Tahun Pariwisata 2027

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026 | 20:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar forum diskusi interaktif bertajuk “Jagongan (Jalin Gotong Royong Ngolah Aspirasi Nyata) Bareng Bangun Pemalang” di halaman Pendopo Kabupaten, Minggu malam (10/5/2026). Acara yang dikemas dalam suasana santai dan akrab ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah. Pada edisi kali ini, tema yang diangkat adalah “Menyongsong Tahun Pariwisata […]

  • Wagub Jateng Taj Yasin Minta Kolaborasi Wujudkan Zero TBC 2030

    Wagub Jateng Taj Yasin Minta Kolaborasi Wujudkan Zero TBC 2030

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025 | 05:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menekankan pentingnya kolaborasi lintas profesi untuk mengejar target eliminasi Tuberkulosis (TBC) tahun 2030. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Public Private Mix (PPM) TBC termasuk Intervensi TBC-HIV yang digelar di Rooms Inc Hotel Pemuda, Semarang, Kamis 11 September 2025. Acara ini dirangkaikan dengan penandatanganan […]

  • Dua Hari Ops Keselamatan, 230 Pengendara di Pekalongan Kena Tilang, 165 Lainnya Ditegur!

    Dua Hari Ops Keselamatan, 230 Pengendara di Pekalongan Kena Tilang, 165 Lainnya Ditegur!

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026 | 23:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Baru dua hari digelar, Operasi Keselamatan Candi 2026 di wilayah hukum Polres Pekalongan langsung “memanen” ratusan pelanggar lalu lintas. Tercatat, mulai dari tilang manual hingga kamera ETLE telah menjaring ratusan pengendara nakal yang masih membandel di jalanan. Data dari Satlantas Polres Pekalongan menunjukkan tren pelanggaran yang cukup masif pada awal operasi ini. […]

  • Guna Menyamakan Persepsi, KPU Gelar Bimtek Penggunaan Aplikasi SITAB

    Guna Menyamakan Persepsi, KPU Gelar Bimtek Penggunaan Aplikasi SITAB

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024 | 15:46 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Guna menyamakan persepsi terkait penggunaan Sistem Informasi Pertanggungjawab Anggaran Badan Adhoc (SITAB), KPU Kota Pekalongan menggelar Bimbingan Teknis Penggunaan SITAB di salah satu hotel di Pekalongan, Senin (14/10/2024). Acara ini diikuti oleh seluruh sekretaris dan staf sekretariat PPK dan PPS yang akan bertugas pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dalam sambutan, […]

  • Tanam Pohon Warnai Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke 451

    Tanam Pohon Warnai Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke 451

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026 | 17:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Pemalang ke 451, Forkopimda bersama masyarakat melakukan giat penanaman pohon serentak di sejumlah wilayah, Rabu (21/1/2026). Adapun wilayah yang dijadikan area penanaman yaitu, halaman PT. Long Well International, Masjid Al Munawaroh Banjardawa, Lapangan Desa Pedurungan, SMP Negeri 1 Petarukan dan SMA Negeri 2 Pemalang. Ditemui usai […]

  • Hindari Pemalsuan, Polri Pastikan Pelat Nomor Khusus Berkode ‘ZZ’

    Hindari Pemalsuan, Polri Pastikan Pelat Nomor Khusus Berkode ‘ZZ’

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024 | 00:55 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Polri telah mengganti kode-kode pada pelat nomor khusus. Penggantian yang dilakukan berupa mengubah kode huruf terakhir dalam pelat nomor, seperti RF dan QH diubah menjadi ZZ. Selain itu, proses registrasinya juga diperketat dan daftar penerimanya sangat dibatasi. Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus menjelaskan, pelat nomor khusus tersebut hanya boleh dipasang di […]

expand_less