Selasa, 30 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Ekonomi dan Investasi Jateng 2025 Melesat, Kinerja Ahmad Luthfi Diapresiasi Akademisi

Ekonomi dan Investasi Jateng 2025 Melesat, Kinerja Ahmad Luthfi Diapresiasi Akademisi

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kinerja Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi sepanjang 2025 menunjukkan hasil positif. Sejumlah indikator makroekonomi mencatatkan capaian yang lebih baik dibanding rata-rata nasional.

Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Prof Firmansyah, menilai meski belum genap satu tahun menjabat, arah kebijakan ekonomi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah berada pada jalur yang tepat.

“Bagus. Terbukti pertumbuhan ekonominya tinggi,” kata Firmansyah usai kegiatan Outlook 2026: Refleksi, Capaian, dan Tantangan Pembangunan Jawa Tengah di Kota Semarang, Sabtu (27/12/2025).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan III 2025 mencapai 5,37 persen secara year on year. Angka tersebut lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,04 persen, serta meningkat dibanding semester I 2025 yang tercatat 5,13 persen.

Firmansyah menilai, capaian tersebut sejalan dengan arah pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Tengah 2025-2029. Bahkan, sejumlah indikator kinerja utama (IKU) telah menunjukkan progres positif, salah satunya penurunan tingkat kemiskinan.

Data BPS mencatat, persentase penduduk miskin di Jawa Tengah pada Maret 2025 berada di angka 9,48 persen, turun 0,10 persen dibandingkan September 2024 yang sebesar 9,58 persen.

“Kemiskinan sudah menurun. Memang tantangannya adalah bagaimana ini terus ditekan hingga ke target jangka panjang. Tapi secara umum sudah on the track,” ujar Firmansyah.

Di sektor investasi, ia juga mengapresiasi kebijakan Gubernur Ahmad Luthfi yang mendorong masuknya investasi padat karya. Pada triwulan III 2025, realisasi investasi di Jawa Tengah mencapai Rp66,13 triliun dan menyerap 326.462 tenaga kerja.

Namun demikian, Firmansyah mengingatkan pentingnya penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk menjawab kebutuhan industri ke depan. Ia mendorong penguatan pendidikan vokasi, baik SMK maupun diploma, serta penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja.

“Skill teknis sangat dibutuhkan. Vokasi menjadi kunci untuk menyambut investasi yang memerlukan tenaga terampil,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BPS Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih, menilai, capaian pembangunan Jawa Tengah sepanjang 2025 sudah berada pada jalur yang tepat. Mulai dari pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan dan pengangguran, hingga pengendalian inflasi.

“BPS berkomitmen memberikan data dan analisis yang menjadi dasar pengambilan kebijakan. Integrasi data sangat penting agar pembangunan tepat sasaran dan berdampak,” kata Endang.

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Provinsi Jawa Tengah, Zulkifli, menambahkan, pada tahun pertama kepemimpinan Ahmad Luthfi, berbagai capaian strategis telah diraih. Selain layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah juga masuk 10 besar nasional.

“Pertumbuhan ekonomi ini sesuai dengan target yang ditetapkan dalam RKPD Perubahan 2025,” ujar Zulkifli.

Ia juga menyebut, realisasi investasi Jawa Tengah pada triwulan III 2025 mencatatkan serapan tenaga kerja tertinggi dibanding provinsi lain di Pulau Jawa.

Menanggapi tantangan ke depan, Zulkifli menegaskan pentingnya menyiapkan industri berkelas tinggi (high class industry) dengan tenaga kerja yang memiliki kualitas dan keterampilan mumpuni.

“Ke depan, penurunan kemiskinan tidak hanya soal orang bekerja, tetapi juga kualitas pekerjaan dan pengetahuan tenaga kerjanya. Ini menjadi PR besar Jawa Tengah,” tandasnya. *

  • Penulis: Fahroji
  • Editor: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinsos KB PP Gelar Genre Goes to School, Juara Duta GenRe Tahun 2023 Cegah Stunting

    Dinsos KB PP Gelar Genre Goes to School, Juara Duta GenRe Tahun 2023 Cegah Stunting

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinsos KBPP menggelar Genre Goes to School dengan tajuk Edukasi Gizi dan Pencegahan Anemia pada Remaja untuk Pencegahan Stunting. Kegiatan sebagai sarana belajar transfer knowledge dari narasumber ke siswa ini di buka Bupati Pemalang Mansur Hidayat di aula SMA Negeri 1 Pemalang, Jumat (22/03/2024). Dalam sambutan, Mansur Hidayat mengatakan, […]

  • Pemalang Jadi Kabupaten Pertama Deklarasikan Hari Keroncong Nasional

    Pemalang Jadi Kabupaten Pertama Deklarasikan Hari Keroncong Nasional

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemalang menjadi kabupaten pertama yang mendeklarasikan 1 Oktober sebagai Hari Keroncong Nasional. Deklarasi ini dilakukan dalam sebuah acara yang digelar di pendopo kabupaten setempat dan dihadiri oleh Bupati Anom Widiyantoro, Wakil Bupati Nurkholes, Forkopimda, dan masyarakat pecinta musik keroncong, Rabu (1/10/2025) malam. “Alhamdulillah kita di Pemalang ikut dan menjadi kabupaten pertama yang […]

  • Sinergi Ulama-Polri, Polres Pekalongan Perkuat Silaturahmi Kamtibmas di Ponpes Darul Mustofa

    Sinergi Ulama-Polri, Polres Pekalongan Perkuat Silaturahmi Kamtibmas di Ponpes Darul Mustofa

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Jajaran Polres Pekalongan terus memperkuat sinergi dengan tokoh agama guna menjaga kondusifitas wilayah. Kali ini, Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah menyambangi Pondok Pesantren Darul Mustofa di Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen, Senin (11/5/2026). Kunjungan silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus mengajak kalangan pesantren aktif dalam menjaga kamtibmas. Turut mendampingi Wakapolres […]

  • Pemprov Jateng Komitmen 52 Ribu ASN Terlibat dalam Pemanfaatan E- Learning Petty Corruption

    Pemprov Jateng Komitmen 52 Ribu ASN Terlibat dalam Pemanfaatan E- Learning Petty Corruption

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi bagian dari Piloting Program E – Learning Integritas bagi ASN Nasional yang diadakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Hal itu ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara 12 lembaga bersama KPK RI, yang diadakan pada Senin, 8 Desember 2025 di Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Penandatanganan tersebut bersamaan dengan acara […]

  • Ahmad Luthfi Minta Karang Taruna Jawa Tengah Kawal Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan Desa

    Ahmad Luthfi Minta Karang Taruna Jawa Tengah Kawal Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan Desa

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengukuhkan Forum Pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah periode 2025-2030 di Gradhika Bhakti Praja, Senin, 8 September 2025. Ia berharap Karang Taruna menjadi tulang punggung desa/kelurahan dalam mengawal pembangunan potensi desa dan pengentasan kemiskinan di masing-masing daerah. “Hari ini kita lakukan pengukuhan Forum Pengurus Karang Taruna Provinsi […]

  • LPP PWM Jateng Perkuat Peran Mudir dan Musyrif Menuju PesantrenMu Barlingmascakeb Zero Bullying

    LPP PWM Jateng Perkuat Peran Mudir dan Musyrif Menuju PesantrenMu Barlingmascakeb Zero Bullying

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Tarqum Aziz
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah melalui Korwil Karesidenan Banyumas menyelenggarakan Pelatihan Kepengasuhan Pesantren Zero Bullying di Pesantren Modern Wiriosoedarmo Muhammadiyah (TrenMu) Gombong, Kebumen, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini diikuti 90 peserta yang merupakan perwakilan Pesantren Muhammadiyah se-Korwil Karesidenan Banyumas meliputi Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen. Setiap pesantren […]

expand_less