Gandeng Kompak Api Jateng, Pemkab Pemalang Gelar Evaluasi Pengelolaan Sampah dan Sosialisasi Anti Korupsi
- account_circle Fahroji
- calendar_month Minggu, 7 Des 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Pemekab Pemalang menggandeng Kompak Api Jawa Tengah mengadakan rapat akhir tahun di Hotel Winner, Rabu (3/12/2025).
Kegiatan terseubt diikuti jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Inspektorat Daerah, staf ahli, asisten, camat, serta seluruh kepala desa dan lurah se-Kabupaten Pemalang.
Kegiatan tersebut dalam rangka mmengevaluasi pelaksanaan program pengelolaan sampah mandiri yang telah dijalankan di 90 desa sepanjang tahun 2025.
Program itu menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola lingkungan.
Pada kesempatan tersebut Bupati Pemalang Anom Widiantoro, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kompak Api Jawa Tengah, Komunitas Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangun Integritas, yang telah menginisiasi berbagai kegiatan penguatan integritas dan tata kelola desa.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh OPD, Inspektorat, camat, dan para kepala desa yang memenuhi undangan
Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada 17 desa yang berhasil menjalankan pengelolaan sampah mandiri dan meraih penghargaan dari Pemkab Pemalang tahun ini.
Keberhasilan desa-desa tersebut,sebut Anom, dapat menjadi inspirasi bagi desa lain, mengingat program pengelolaan sampah mandiri tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi.
Program ini selaras dengan arah kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup, terutama terkait konsep waste to energy. Ia menjelaskan bahwa nilai dukungan untuk masing-masing desa berbeda, mulai dari Rp50 juta, Rp75 juta, Rp90 juta, hingga Rp125 juta.
Lebih lanjut Anom menambahkan, meski terdapat beberapa kepala desa yang harus pulang lebih awal, mayoritas peserta tetap mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Kepala Inspektorat Kabupaten Pemalang, Adi S., turut memaparkan penguatan program pemerintah daerah hingga tingkat desa, termasuk aspek pengawasan internal untuk menjaga akuntabilitas pelaksanaan program.
- Penulis: Fahroji




