Minggu, 21 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Gubernur Jateng Peringatkan Kepala Daerah Tidak Tinggal Wilayannya Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Gubernur Jateng Peringatkan Kepala Daerah Tidak Tinggal Wilayannya Selama Libur Natal dan Tahun Baru

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Seluruh kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah tidak diperbolehkan nglencer dan meninggalkan wilayahnya selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini.

Para bupati dan wali kota diminta siaga di wilayah masing-masing untuk memantau kondusivitas dan kesiapsiagaan potensi bencana.

“Surat edaran dari Menteri Dalam Negeri untuk tidak meninggalkan tempat (wilayah) selama Nataru itu ada. Berlaku sampai selesai tahun baru,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai Rapat Koordinasi bersama Forkopimda Jawa Tengah dalam rangka kesiapan Natal dan Tahun Baru di Gradhika Bhakti Praja, Senin, 8 Desember 2025.

Dalam rakor yang juga dihadiri oleh bupati atau wakil bupati dan wali kota atau wakil wali kota se-Jawa Tengah tersebut, kepala daerah tidak boleh izin selama Nataru, termasuk perjalanan ke luar negeri. Izin diperbolehkan jika memang ada kegiatan dinas yang mendesak atas terkait koordinasi antardaerah.

Ia mengingatkan pentingnya seorang kepala daerah tetap berada di wilayahnya selama Nataru. Selain memantau langsung kondusivitas wilayah, keberadaan kepala daerah dapat memberikan arahan langsung secara cepat apabila ada kejadian mendesak.

Di samping itu, Ahmad Luthfi juga meminta seluruh kepala daerah untuk melakukan mitigasi kebencanaan. Di mana perkiraan cuaca dari BMKG selama Nataru di beberapa daerah masih berpotensi memicu terjadinya bencana alam seperti longsor maupun banjir.

Kesiapsiagaan mengenai potensi bencana tersebut sangat penting dan harus ditingkatkan selama periode Nataru. Menurut Ahmad Luthfi, jangan sampai kejadian seperti di Cilacap dan Banjarnegara yang memakan korban jiwa terulang lagi di wilayah yang sama atau daerah lain.

“Kebencanaan sudah ada SOP, jadi setiap ada bencana semua bupati/wali kota akan menerapkan SOP namanya tanggap darurat. Pada saat tanggap darurat maka yang dilakukan membentuk Satgas,” katanya.

Satgas tersebut meliputi satgas pengungsian, pendidikan, infrastruktur, kesehatan, dan lainnya yang dibentuk untuk kesiapan daerah apabila terjadi bencana. Termasuk Tagana di desa-desa yang sudah diberikan pelatihan saat terjadi bencana.

“Doakan tidak ada bencana lagi,” ujar Ahmad Luthfi. (*)

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapkan Sekolah Rakyat, Bupati Pemalang Pimpin Aksi Jumat Bersih di Eks PG Sumberharjo

    Persiapkan Sekolah Rakyat, Bupati Pemalang Pimpin Aksi Jumat Bersih di Eks PG Sumberharjo

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menggiatkan tradisi “Jumat Bersih” dengan melakukan kerja bakti (korve) di Desa Sumberharjo pada Jumat (27/03/2026). Aksi bersih-bersih pasca-libur Lebaran ini difokuskan pada area jalan utama, kompleks perkantoran, serta rumah dinas di kawasan eks Pabrik Gula (PG) Sumberharjo. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, turun langsung ke lapangan didampingi seluruh jajaran […]

  • Menghadiri Festival UMKM di Petarukan, Ahmad Luthfi, UMKM di Petarukan Luar Biasa

    Menghadiri Festival UMKM di Petarukan, Ahmad Luthfi, UMKM di Petarukan Luar Biasa

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kecamatan Petarukan sangat luar biasa. Hal demikian disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri festival UMKM di Kelurahan Petarukan Kecamatan Petarukan, Pemalang, Rabu (18/92024). “Acara seperti ini (festival UMKM) jarang digelar, dan ini merupakan kali kedua festival UMKM digelar” katanya. Ahmad Luthfi mengungkapkan, UMKM ini sebagai urat […]

  • Jawa Tengah Diharapkan Dapat Memiliki Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus

    Jawa Tengah Diharapkan Dapat Memiliki Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sejumlah daerah di Jawa Tengah berharap dapat memiliki Kawasan Industri (KI) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), di wilayahnya. Kawasan industri tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Baik melalui investasi asing/domestik, penciptaan lapangan kerja masif (target ratusan ribu), serta hilirisasi industri. Hal itu mengemuka pada sesi tanya jawab dalam High Level Meeting […]

  • PPS Desa Pesucen Gelar Pelantikan dan Bimbingan Teknis

    PPS Desa Pesucen Gelar Pelantikan dan Bimbingan Teknis

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Sebanyak 24 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Desa Pesucen dilantik Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan selanjutnya menjalani Bimbingan Teknis (Bimtek). Pelantikan tersebut bertempat di aula Balai Desa Pesucen pada Senin, 24 juni 2024 yang dimulai sekira pukul 08:00 WIB pagi. Hadir pada prosesi tersebut sekretariat Desa Pesucen, PKD Desa Pesucen, Daryono selaku […]

  • Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

    Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon. Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan […]

  • Perempuan Asal Pemalang Lakukan Penipuan dengan Gunakan Sertipikat Orang Lain Sebagai Agunan Bank

    Perempuan Asal Pemalang Lakukan Penipuan dengan Gunakan Sertipikat Orang Lain Sebagai Agunan Bank

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wastiah (45) warga Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah ditangkap polisi lantaran menipu puluhan orang. Pengusaha BRILink itu menggunakan sertipikat tanah milik korbannya sebagai agunan pinjaman di sebuah Bank. Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo dalam konferensi persnya pada Kamis (24/4/2025) mengatakan, korban yang ditipu pelaku sebanyak 30 orang. Penipuan tersebut […]

expand_less