Gus Yasin Apresiasi Peran Dakwah Muhammadiyah dalam Menjaga Harmoni Sosial dan Kondisifitas Masyarakat
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

Gus Yasin menerima audiensi Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PW Muhammadiyah Jawa Tengah, di ruang kerjanya, Senin 12 Januari 2026.(Foto: dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“LDK kami sama strukturnya dengan PWM. Hanya fokusnya berbeda dengan Majelis Tabligh di arena yang sangat luas, kita ngopeni komunitas khusus,” ujarnya.
Jumai menyebutkan, LDK PW Muhammadiyah Jateng selama ini aktif melakukan pendampingan di berbagai komunitas. Mulai dari kawasan Sunan Kuning, komunitas ojek online, hingga pembinaan eks narapidana terorisme.
“Kami pendampingan Sunan Kuning, komunitas ojol, pembinaan eks napiter. Itu yang kami geluti, termasuk membangun kekuatan dakwah lebih luas,” ungkapnya.
Selain itu, LDK juga mengelola Mualaf Learning Center dengan pendekatan pemberdayaan.
“Mualaf juga kami ada Mualaf Learning Center. Pembinaannya tidak sekadar keimanan, ngaji, dan sebagainya, tapi juga kemandirian,” tambahnya.
Terkait pelaksanaan Rakornas II, Jumai menyampaikan kegiatan tersebut akan diikuti perwakilan LDK dari seluruh Indonesia, meski jumlah peserta mengalami penyesuaian.
“Rakornas ini nanti menghadirkan perwakilan se-Indonesia. Awalnya 320 peserta, menjadi 200 karena banyak izin akibat banyak yang kondisi daerahnya masih dilanda bencana,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada pembukaan Rakornas diperkirakan akan dihadiri sekitar 500 peserta dan tamu undangan.
- Penulis: Fahroji




