Minggu, 10 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Ini Rekomendasi WHO Pemberian ASI Untuk Bayi Usia 0 Bulan Hingga 2 Tahun

Ini Rekomendasi WHO Pemberian ASI Untuk Bayi Usia 0 Bulan Hingga 2 Tahun

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – World Health Organization (WHO) merekomendasikan bayi baru lahir untuk diberikan ASI sesering mungkin dan tidak menghentikan menyusui meskipun sudah diberi makanan pendamping.

dr. Fisna Sintia yang bertugas di Puskesmas Warungpring, menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber bersama Bidan Anisa Victoria dalam Dialog Kesehatan dengan tema “ASI Eksklusif” di LPPL Radio Swara Widuri 87.7 FM, Rabu (12/11/2025).

“Jadi rekomendasi dari WHO sendiri, khususnya UNICEF itu yang dikeluarkan sejak dari bayi pertama kali lahir sampai usia 2 tahun,” kata dr. Fisna dalam dialog yang dipandu host Tyas Alodie itu.

dr. Fisna mengemukakan sejak hari pertama bayi dilahirkan diremomendasikan dilakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Kemudian rekomendasi kedua yaitu pemberian ASI ekslusif, diberikan setelah bayi lahir fase newborn sampai bayi usia 6 bulan. Setelah itu rekomendasi pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP ASI).

Dalam kesempatan itu, dr. Fisna juga menjelaskan perbedaan ASI dengan ASI ekslusif. Menurutnya definisi ASI yaitu air susu yang diproduksi oleh ibu untuk nantinya diberikan kepada bayinya. Sedangkan ASI ekslusif adalah pemberian ASI dari bayi baru lahir sampai usia 6 bulan.

Dalam masa itu hanya ASI saja yang diberikan tanpa produk air yang lain, atau susu formula termasuk bahkan air putih pun tidak boleh.

Menyinggung IMD, dr. Fisna menuturkan bahwa inisiasi menyusu dini dilakukan tepat setelah bayi lahir, lalu diletakkan di dada ibunya supaya terjadi skin to skin kontak.

Sementara itu, Bidan Puskesmas Warungpring, Anisa Victoria memaparkan mengenai tantangan yang sering ditemukan di masyarakat pada ibu menyusui.

Menurutnya biasanya banyak terjadi ibu-ibu kurang percaya diri, padahal untuk menghasilkan hormon prolaktin supaya produksi ASInya bertambah banyak, maka ibu menyusui harus bahagia, tidak stres dan tidak cemas.

“Dengan ibu percaya diri, Insyaallah ASInya dengan sendiri akan berproduksi karena ada hormon prolaktin,” jelasnya.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangun Kepedulian Sosial, Majelis Taklim Al Hikmah Banjardawa Permai Santuni 50 Anak Yatim Piatu

    Bangun Kepedulian Sosial, Majelis Taklim Al Hikmah Banjardawa Permai Santuni 50 Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Bertempat di Mushola Nurul Huda Perumahan Banjardawa Permai, jamaah Majelis Taklim Alhikmah mengadakan pengajian memperingati tahun baru hijriyah 1446 H dengan mengundang 50 anak yatim piatu dari Desa Banjardawa Taman dan sekitarnya. Menurut pengurus mushola Nurul Huda ustad Munawar menuturkan, kegiatan santunan anak yatim adalah kegiatan rutin tahunan setiap bulan Muharam, dengan […]

  • Inilah 10 Hotel Terbaik di Pemalang Versi Agensi Hotel

    Inilah 10 Hotel Terbaik di Pemalang Versi Agensi Hotel

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabupaten Pemalang merupakan salah satu daerah yang memiliku destinasi wisata yang cukup beragam. Hal itu karena wilayahnya meliputi daerah pantai maupun pegunungan. Sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Jawa Tengah, Kabupaten Pemalang juga telah tumbuh hotel-hotel bagi wisatawan maupun lainnya yang memerlukan buat tempat istirahat. Berikut 10 hotel terbaik yang ada […]

  • Pemkab Pemalang Raih Penghargaan ITMW 2025

    Pemkab Pemalang Raih Penghargaan ITMW 2025

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang dipimpin Bupati Anom Widiyantoro mendapat penghargaan Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) 2025 nominasi Indonesian Collaborative Partnership Regency Award yang berlangsung di Maya Resort Bali, Sabtu (11/10/2025). Penghargaan dengan tema Wonderful Indonesia for IMPACT tersebut diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang sebagai bentuk apresiasi terhadap Kabupaten/Kota di Indonesia yang telah menginisiasi […]

  • Hadir Gelaran Pentas Seni, Anggota DPR RI, Rizal Bawazier Menikmati Pertunjukan Ketoprak Lakon ‘Babat Alas Mentaok’

    Hadir Gelaran Pentas Seni, Anggota DPR RI, Rizal Bawazier Menikmati Pertunjukan Ketoprak Lakon ‘Babat Alas Mentaok’

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Sanggar Seni HW menggelar pentas seni pada Sabtu (14/12/2024) malam di sanggar setempat, Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Pemalang Jawa Tengah. Sanggar HW menampilkan pertunjukan ketoprak dengan lakon ‘Babat Alas Mentaok’. Tari Denok Widuri dan Selendang yang dibawakan oleh anak didik Sanggar HW ditampilkan untuk membuka acara. Anggota DPR RI sekaligus Dewan Pakar […]

  • MBS Bumiayu Silaturrahmi dengan Bupati Brebes Jalin Sinergitas Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter

    MBS Bumiayu Silaturrahmi dengan Bupati Brebes Jalin Sinergitas Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Guna mempererat tali silaturahmi dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah, Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu bersilaturahmi dengan Bupati Brebes di Eks Pendopo Kawedanan Bumiayu, Sabtu (4/10/2025). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini dihadiri oleh Pendiri MBS Bumiayu H. Abdul Karim Naqib, Mudir Pesantren Kyai Utsman Arif […]

  • Rektor Universitas Paramadina Kritik Kebijakan dan Praktik Diskriminatif Pendidikan Tinggi Indonesia

    Rektor Universitas Paramadina Kritik Kebijakan dan Praktik Diskriminatif Pendidikan Tinggi Indonesia

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, PhD, menyampaikan kritik tajam terhadap arah kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan. Ia menyoroti terjadinya distorsi fungsi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), khususnya PTN Berbadan Hukum (PTNBH), yang kini dinilai lebih menyerupai […]

expand_less