Selasa, 16 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Universitas Paramadina Soroti Tantangan dan Solusi Koperasi Merah Putih

Universitas Paramadina Soroti Tantangan dan Solusi Koperasi Merah Putih

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG — Dalam rangka menyambut Hari Koperasi Nasional yang jatuh pada 12 Juli, Universitas Paramadina menggelar diskusi publik bertajuk “Koperasi Merah Putih: Menghadapi Realita, Meretas Solusi”. Diskusi ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (11/7), menghadirkan akademisi dan praktisi koperasi dari berbagai bidang, serta dimoderatori oleh Didip Diandra, MBA., dosen Universitas Paramadina.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Mutu dan Kerjasama Universitas Paramadina, Prof. Dr. Iin Mayasari, yang menegaskan bahwa nilai-nilai koperasi sangat selaras dengan nilai-nilai Keparamadinaan yang dijunjung kampus, yakni Keindonesiaan, Keislaman, dan Kemodernan.

“Koperasi memiliki semangat gotong royong, empati, dan kolaborasi, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa kita. Inilah mengapa penting bagi institusi akademik seperti Paramadina untuk turut menyuarakan pandangan yang konstruktif terkait inisiatif Koperasi Merah Putih,” ujar Prof. Iin.

Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumber Daya Universitas Paramadina, Dr. Handi Risza Idris, memberikan pandangan kritis terhadap target ambisius pemerintah membentuk 80.000 Koperasi Merah Putih (KMP). Menurutnya, koperasi memang merupakan amanat konstitusi sebagaimana tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945, namun harus tetap menjunjung asas kemandirian dan kekeluargaan.

“Jangan sampai koperasi hanya menjadi instrumen politis atau proyek sentralistik pemerintah pusat, seperti yang pernah terjadi pada KUD masa lalu. Terlebih, sumber pendanaan KMP berasal dari dana desa dan APBDes. Jika tidak dikelola dengan prinsip good governance, program ini berpotensi menjadi beban baru, bukan solusi,” tegas Handi.

Sorotan tajam datang dari Suroto, S.E., Direktur Cooperative Research Center (CRC) Institut Teknologi Keling Kumang, sekaligus Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) dan mahasiswa Pascasarjana Universitas Paramadina. Ia menyebut pembentukan KMP sebagai kebijakan yang mengejutkan dan kontroversial.

“Penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) dan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9/2025 yang mengatur pendirian KMP secara top-down menimbulkan kebingungan hukum dan patut dipertanyakan dasar legalitasnya,” tegas Suroto.

Ia mengkritik bahwa pendekatan negara dalam mendirikan koperasi bertentangan dengan UU No. 25 Tahun 1992 yang menekankan kemandirian dan otonomi. Lebih lanjut, Suroto menyebut bahwa pendekatan ini mencederai semangat demokrasi ekonomi:

Sementara itu, dosen Universitas Paramadina Muhammad Iksan, MM. memaparkan tantangan dari sisi makro ekonomi. Ia menyebut pembentukan KMP terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi: pertumbuhan PDB yang melambat, inflasi yang meningkat, dan nilai tukar rupiah yang fluktuatif.

“Target 80.000 koperasi memang ambisius. Hingga Juni 2025, sudah terbentuk lebih dari 72.600 koperasi. Namun tantangan tetap besar—mulai dari menurunnya koperasi simpan pinjam, lemahnya tata kelola, hingga rendahnya inklusi koperasi,” jelas Iksan.

Menutup diskusi, moderator Didip Diandra, MBA. menggarisbawahi pentingnya pengawalan dari kalangan akademik untuk menjaga arah kebijakan koperasi di Indonesia agar tetap pada jalur yang benar.

“Koperasi seharusnya bukan alat politik atau proyek jangka pendek, melainkan wadah pemberdayaan ekonomi yang tumbuh dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat,” tegas Didip.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Orasi Ilmiah Wisuda Paramadina, Prof. Muhadjir Effendy: Pembangunan Harus Inklusif Berbasis Etika

    Orasi Ilmiah Wisuda Paramadina, Prof. Muhadjir Effendy: Pembangunan Harus Inklusif Berbasis Etika

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina kembali menggelar wisuda bagi 391 lulusan dari program sarjana dan magister yang menunjukkan prestasi akademik membanggakan. Acara wisuda digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Rabu (28/6). Hal itu menandai keberhasilan para mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi dengan kerja keras dan dedikasi tinggi. Hadir […]

  • Program TMMD Ditujukan Untuk Percepat Pembangunan Daerah

    Program TMMD Ditujukan Untuk Percepat Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan suatu program terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah. Bupati Anom Widiyantoro mengatkan hal tersebut saat menjadi Inspektur Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Desa Bulakan Kecamatan Belik, Selasa (6/5/2025). […]

  • Kemenko IKP Kunjungan ke Pemalang, Pengajuan Rehabilitasi Pipa Air Bersih Perumda Tirta Mulia Dibahas

    Kemenko IKP Kunjungan ke Pemalang, Pengajuan Rehabilitasi Pipa Air Bersih Perumda Tirta Mulia Dibahas

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pemalang, Selasa (15/7/2025). Dalam kunjungan tersebut, membahas rencana rehabilitasi jaringan pipa air bersih. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas proposal permohonan rehabilitasi jaringan perpipaan air bersih yang diajukan Bupati Pemalang melalui Perumda Air Minum Tirta Mulia. Asisten Deputi […]

  • Majelis Tabligh PDM Banyumas Perkuat Jejaring dan Kapasitas Mubaligh Jelang Ramadhan 1447 H

    Majelis Tabligh PDM Banyumas Perkuat Jejaring dan Kapasitas Mubaligh Jelang Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Menyongsong Ramadhan 1447 Hijriah, Majelis Tabligh PDM Banyumas meneguhkan manhaj dakwah dan semangat tajdid melalui pembekalan mubaligh dan imam Masjid Muhammadiyah Tahun 2026 yang digelar di Masjid At-Tajdiid Kampus II UMP, Jumat–Sabtu (30–31 Januari 2026). Agenda tersebut diikuti lebih dari 130 peserta yang merupakan perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting […]

  • Sertijab Kapolsek Karangdadap: AKP Sumianto Resmi Menjabat, Kapolres Pekalongan Tekankan Sinergitas Forkopimcam

    Sertijab Kapolsek Karangdadap: AKP Sumianto Resmi Menjabat, Kapolres Pekalongan Tekankan Sinergitas Forkopimcam

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gerbong mutasi di tubuh Polres Pekalongan kembali bergerak di awal tahun 2026. Jabatan Kapolsek Karangdadap resmi diserahterimakan dari pejabat lama ke pejabat baru dalam upacara khidmat yang digelar di aula Polres Pekalongan, Jumat (02/01/2026) pagi. Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab), pelantikan, sekaligus pengambilan sumpah ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad […]

  • Nawal Arafah Yasin Minta Jami’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

    Nawal Arafah Yasin Minta Jami’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pengurus Pusat Jami’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat (JMQH) yang juga istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, meminta pengurus JMQH untuk terus memperkuat pembinaan bagi perempuan penghafal Al-Qur’an. Pesan itu disampaikan Nawal, sekaligus menjalankan program gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terkait Pesantren Obah, saat mengisi […]

expand_less