Kecamatan Moga Gelar Wungon Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang di Tengah Cuaca Ekstrem
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kecamatan Moga menggelar kegiatan wungon dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang, Jumat malam, 23 Januari 2026. Acara berlangsung di Pendopo Kecamatan Moga dan diikuti dengan khidmat meski di tengah cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang terjadi sejak siang hingga malam hari.
Wungon Hari Jadi Pemalang tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Moga, di antaranya Camat Moga, Kapolsek Moga, Danramil Moga, serta para kepala instansi, lembaga, dan sekolah. Hadir pula tokoh masyarakat dari berbagai organisasi kemasyarakatan, keagamaan, dan kepemudaan di wilayah Kecamatan Moga.
Dalam sambutannya, Camat Moga Drajat, S.Hut., M.M yang membacakan sambutan Bupati Pemalang, mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur serta memperbanyak doa demi keselamatan wilayah Kecamatan Moga dari berbagai mara bahaya dan bencana. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang belakangan ini terjadi.
“Beberapa kecamatan tetangga telah terdampak bencana alam. Untuk itu, kami mengajak seluruh warga Moga agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan bersama,” ujar Camat Moga.
Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang di Kecamatan Moga sejatinya akan dilanjutkan dengan upacara peringatan pada Sabtu pagi, 24 Januari 2026. Upacara tersebut direncanakan diikuti seluruh elemen masyarakat, mulai dari instansi pemerintahan, organisasi kemasyarakatan dan profesi, hingga para pelajar di Kecamatan Moga.
Namun demikian, berdasarkan rilis Camat Moga setelah memperoleh izin dari Bupati Pemalang, upacara peringatan tersebut resmi ditiadakan. Keputusan ini diambil menyusul terjadinya bencana banjir bandang di sejumlah titik wilayah Kecamatan Moga serta kondisi cuaca yang dinilai tidak memungkinkan untuk pelaksanaan upacara.
Sekretaris Camat Moga, Andi Susanto, S.IP, menyampaikan bahwa bencana telah terjadi di beberapa lokasi, khususnya di Desa Pepedan dan Desa Sima Gintung. Hingga saat ini, jumlah korban dan dampak kerusakan masih dalam proses pendataan.
“Laporan yang masuk masih sebagian dan belum lengkap. Kami masih terus melakukan pendataan di lapangan,” jelasnya.
Pemerintah Kecamatan Moga bersama pihak terkait terus melakukan koordinasi guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal serta keselamatan warga tetap terjaga
- Penulis: Tuko Chaeron




