Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Lahan Kritis Jateng Berkurang 75 ribu Hektar, Sekda Minta Pemulihan dengan Perhutanan Sosial

Lahan Kritis Jateng Berkurang 75 ribu Hektar, Sekda Minta Pemulihan dengan Perhutanan Sosial

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025 | 17:30 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah, Widi Hartanto, mengatakan jumlah lahan kritis di provinsi Jawa Tengah berkurang pada tiga tahun terakhir hingga mencapai 75 ribu hektar.

Lahan kritis tahun 2022 dan 2024, 392 ribu hektare. Lalu berkurang sampai saat ini menjadi 317.629 hektare.

“Jadi sudah ada penurunan yang cukup signifikan terkait dengan luasan lahan kritis yang ada di Jawa Tengah,” katanya dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin, 15 Desember 2025.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, pemulihan lahan kritis khususnya melalui konsep program perhutanan sosial. Yaitu perlu pendampingan penuh kepada masyarakat sebagai pemegang hak kelola.

Itu untuk memunculkan keseimbangan antara dampak sosial ekonomi yang muncul dengan menjaga hutan sesuai dengan fungsinya. Di mana hutan tetap menjadi penjaga ekosistem alam, hingga penumpu resapan air dari kawasan hulu.

“Yang perlu menjadi catatan, konsep perhutanan sosial ini tidak mengabaikan fungsi kawasan hutan. Kawasannya (perhutanan sosial) dengan pelestarian kawasan hutan, agar tidak mendegradasi dari fungsi hutan maupun luasan hutan,” katanya, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Lanjut Sumarno, konsep perhutanan sosial diharapkan mempunyai dampak terhadap peningkatan pelestarian dan pemulihan kawasan hutan. Selain itu searah pada dampak sosial ekonomi masyarakat sekitar.

Dia mendorong pendampingan penuh dengan skema perhitungan yang tepat. Di antaranya 50% pemanfaatan perhutanan sosial dengan tanaman keras, 30% tanaman keras buah-buahan, dan 20% tanaman semusim.

“Dengan konsep ini kalau dipatuhi, dan ditegakkan tentu saja fungsi hutan ini akan menjadi lebih pulih dan punya dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar. Mudah-mudahan dengan konsep ini pelestarian hutan di Jawa Tengah akan terjaga dengan baik, karena hutan ee fungsinya luar biasa,” ucapnya.

Sebagai informasi, di Provinsi Jawa Tengah saat ini sudah terdapat 145 kelompok pemegang Surat Keputusan (SK) Persetujuan Perhutanan Sosial, dengan total luasan 109.879 hektare.

Semuanya, terdiri dari 60 SK Hutan Kemasyarakatan, 117 SK Hutan Desa, 1 SK Hutan Adat (Kabupaten Brebes), 12 SK Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS), 51 SK Hutan Kemitraan (Kulin KK), dan 4 SK permintaan konservasi.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puisi Anto Narasoma Yang Gurih dan Masih Hangat

    Puisi Anto Narasoma Yang Gurih dan Masih Hangat

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025 | 21:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Oleh : Jacob Ereste Sungguh saya mengagumi puisi Anto Narasoma yang berjudul “Memintal Kehidupan”. Terasa sekali bahasanya sederhana tapi lugas menggambarkan suasana batin antara kedua tokoh, Sang Nenek dan Cucu. Dan sejujurnya, saya pun baru mengenal puisi ini Anto Narasoma lewat tayangan media sosial, awal Januari 2025. Padahal, bisa saya pastikan jam terbang berpuisinya sudah […]

  • Bupati Anom Serahkan SK Purna Tugas PNS di Lingkungan Pemkab Pemalang

    Bupati Anom Serahkan SK Purna Tugas PNS di Lingkungan Pemkab Pemalang

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025 | 11:24 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menghadiri acara pelepasan sekaligus menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Purna Tugas Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Acara berlangsung di Aula BKD setempat, Jumat (26/9/2025). Dalam sambutannya, Bupati Anom menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus penghargaan setinggi-tingginya kepada para PNS yang memasuki masa purna tugas. […]

  • Pencari Ikan Asal Purwokerto Utara Ditemukan Tewas di Waduk Penjalin Kabupaten Brebes

    Pencari Ikan Asal Purwokerto Utara Ditemukan Tewas di Waduk Penjalin Kabupaten Brebes

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025 | 16:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seorang pencari ikan bernama Abdul Kader Usman (62), warga Perumahan Saphire, Purwokerto Utara tewas setelah tenggelam di Waduk Penjalin, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, pada Minggu (14/9/2025) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu korban sedang menyelam untuk mencari ikan bersama tiga rekannya dengan perlengkapan sederhana. Kejadian itu bermula, Ketika korban […]

  • Gubernur Jateng Bersama Bupati Kunjungi Warga Terdampak Banjir Rob di Pesisir Pantai Utara Pemalang

    Gubernur Jateng Bersama Bupati Kunjungi Warga Terdampak Banjir Rob di Pesisir Pantai Utara Pemalang

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025 | 18:32 WIB
    • account_circle Ragil Surono
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke berbagai tempat di wilayah Kabupaten Pemalang, Rabu (28 /5 ), diantaranya meninjau Bangunan Tanggul Kandang Janggrik yang digunakan untuk penanganan bencana Air Rob yang sudah terjadi beberapa tahun belakangan ini, di Desa Blendung, Kecamatan Ulujami. Kunjungan orang nomor 1 di Jawa […]

  • Kabar gembira ! Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Resmi Buka Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren 2026

    Kabar gembira ! Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Resmi Buka Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026 | 19:40 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabar gembira ! Pemerintah Provinsi Jawa  Tengah resmi mengumumkan dibukanya Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren 2026. Ada lima jenis beasiswa yang dibuka khusus untuk para santri yang berasal dari Jawa Tengah ini. Pendaftaran mulai tanggal 18 Februari 2026 dan berakhir 1 Agustus 2026. Pengumuman ini disampaikan Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas […]

  • Lewat “Jagongan”, Bupati Pemalang Serap Aspirasi Warga Songsong Tahun Pariwisata 2027

    Lewat “Jagongan”, Bupati Pemalang Serap Aspirasi Warga Songsong Tahun Pariwisata 2027

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026 | 20:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar forum diskusi interaktif bertajuk “Jagongan (Jalin Gotong Royong Ngolah Aspirasi Nyata) Bareng Bangun Pemalang” di halaman Pendopo Kabupaten, Minggu malam (10/5/2026). Acara yang dikemas dalam suasana santai dan akrab ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah. Pada edisi kali ini, tema yang diangkat adalah “Menyongsong Tahun Pariwisata […]

expand_less