Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Lahan Kritis Jateng Berkurang 75 ribu Hektar, Sekda Minta Pemulihan dengan Perhutanan Sosial

Lahan Kritis Jateng Berkurang 75 ribu Hektar, Sekda Minta Pemulihan dengan Perhutanan Sosial

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025 | 17:30 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah, Widi Hartanto, mengatakan jumlah lahan kritis di provinsi Jawa Tengah berkurang pada tiga tahun terakhir hingga mencapai 75 ribu hektar.

Lahan kritis tahun 2022 dan 2024, 392 ribu hektare. Lalu berkurang sampai saat ini menjadi 317.629 hektare.

“Jadi sudah ada penurunan yang cukup signifikan terkait dengan luasan lahan kritis yang ada di Jawa Tengah,” katanya dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin, 15 Desember 2025.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, pemulihan lahan kritis khususnya melalui konsep program perhutanan sosial. Yaitu perlu pendampingan penuh kepada masyarakat sebagai pemegang hak kelola.

Itu untuk memunculkan keseimbangan antara dampak sosial ekonomi yang muncul dengan menjaga hutan sesuai dengan fungsinya. Di mana hutan tetap menjadi penjaga ekosistem alam, hingga penumpu resapan air dari kawasan hulu.

“Yang perlu menjadi catatan, konsep perhutanan sosial ini tidak mengabaikan fungsi kawasan hutan. Kawasannya (perhutanan sosial) dengan pelestarian kawasan hutan, agar tidak mendegradasi dari fungsi hutan maupun luasan hutan,” katanya, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Lanjut Sumarno, konsep perhutanan sosial diharapkan mempunyai dampak terhadap peningkatan pelestarian dan pemulihan kawasan hutan. Selain itu searah pada dampak sosial ekonomi masyarakat sekitar.

Dia mendorong pendampingan penuh dengan skema perhitungan yang tepat. Di antaranya 50% pemanfaatan perhutanan sosial dengan tanaman keras, 30% tanaman keras buah-buahan, dan 20% tanaman semusim.

“Dengan konsep ini kalau dipatuhi, dan ditegakkan tentu saja fungsi hutan ini akan menjadi lebih pulih dan punya dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar. Mudah-mudahan dengan konsep ini pelestarian hutan di Jawa Tengah akan terjaga dengan baik, karena hutan ee fungsinya luar biasa,” ucapnya.

Sebagai informasi, di Provinsi Jawa Tengah saat ini sudah terdapat 145 kelompok pemegang Surat Keputusan (SK) Persetujuan Perhutanan Sosial, dengan total luasan 109.879 hektare.

Semuanya, terdiri dari 60 SK Hutan Kemasyarakatan, 117 SK Hutan Desa, 1 SK Hutan Adat (Kabupaten Brebes), 12 SK Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS), 51 SK Hutan Kemitraan (Kulin KK), dan 4 SK permintaan konservasi.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pemalang Wujudkan Janji “Jalan Halus Merata” Hingga ke Pelosok Watukumpul dan Bodeh

    Pemkab Pemalang Wujudkan Janji “Jalan Halus Merata” Hingga ke Pelosok Watukumpul dan Bodeh

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025 | 17:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang di bawah kepemimpinan Bupati Anom Widyantoro dan Wakil Bupati Nurkholes untuk mewujudkan visi “Pemalang Bercahaya” terus berlanjut. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Pemkab Pemalang kembali mengeksekusi pembangunan infrastruktur jalan, kali ini melalui Rekonstruksi Jalan Paket 2. Proyek ini merupakan tindak lanjut konkret dari janji […]

  • Prof. Didik J. Rachbini: Perkuat Perdagangan, Jangan Meninggalkan Jepang

    Prof. Didik J. Rachbini: Perkuat Perdagangan, Jangan Meninggalkan Jepang

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026 | 21:00 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Rektor Universitas Paramadina sekaligus Ekonom INDEF Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D. menegaskan pentingnya penguatan hubungan perdagangan Indonesia dengan Jepang di tengah dinamika global yang semakin kompetitif. Menurutnya, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperdalam kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan. Dalam pandangannya, hubungan dagang Indonesia dengan Jepang […]

  • aradigma Filsafat Pendidikan Islam dalam Membangun Integrasi Kurikulum di Eramodern

    aradigma Filsafat Pendidikan Islam dalam Membangun Integrasi Kurikulum di Eramodern

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026 | 17:17 WIB
    • account_circle Tuko Chaeron
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmawati Abstrak Perkembangan globalisasi, digitalisasi, dan kemajuan ilmu pengetahuan telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Pendidikan Islam dituntut mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai spiritual dan moral yang menjadi fondasi utamanya. Artikel ini bertujuan menganalisis paradigma filsafat pendidikan Islam dalam membangun integrasi kurikulum di era modern. Penelitian ini menggunakan […]

  • Pemalang Raih Collaborative Award 2026, Bukti Sinergi dengan Pemprov Jateng

    Pemalang Raih Collaborative Award 2026, Bukti Sinergi dengan Pemprov Jateng

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026 | 09:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabupaten Pemalang meraih penghargaan Collaborative Award 2026 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi dalam rangka satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen periode 2025–2030 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jumat (20/2/2026). Kabupaten Pemalang menjadi salah satu dari enam daerah terbaik dalam kategori kabupaten/kota […]

  • Kolaborasi Sunyi yang Menggerakkan Jawa Tengah

    Kolaborasi Sunyi yang Menggerakkan Jawa Tengah

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025 | 23:32 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di Jawa Tengah, pembangunan tak lagi lahir semata dari ruang rapat birokrasi. Sepanjang 2025, gagasan-gagasan akademik turun langsung ke desa, pesisir, dan wilayah rawan bencana. Melalui kolaborasi dengan 44 perguruan tinggi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka babak baru pembangunan. Lebih ilmiah, lebih efisien, dan lebih dekat dengan kebutuhan warga. Bukan lagi sekadar […]

  • Peringati Hari Jadi Jawa Tengah ke-79, Pemprov Jateng Gelar Barbagai Kegiatan, Simak Jadwal Kegiatannya Disini

    Peringati Hari Jadi Jawa Tengah ke-79, Pemprov Jateng Gelar Barbagai Kegiatan, Simak Jadwal Kegiatannya Disini

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024 | 20:05 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Memperingati hari jadi Jawa Tengah ke-79, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merangkai berbagai kegiatan, Senin (12/8/2024). Salah satu rangkaian kegiatan yang digelar adalah kegiatan bakti sosial, seperti cek kesehatan gratis, pasar murah, imunisasi, hingga pemberian bantuan renovasi rumah tak layak huni (RTLH). Kegiatan ini digelar di dua tempat di Kota Salatiga, yaitu di […]

expand_less