Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Masa Pinjaman Diperpanjang Secara Sepihak, Nasabah Bank BRI di Pemalang Kecewa: OJK Diminta Turun Tangan 

Masa Pinjaman Diperpanjang Secara Sepihak, Nasabah Bank BRI di Pemalang Kecewa: OJK Diminta Turun Tangan 

  • account_circle Rizqon Arifiyandi
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025 | 12:59 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Masa pinjaman diperpanjang sepihak tanpa persetujuan, nasabah Bank BRI di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah merasa dirugikan. Begini penuturannya, Senin (19/5/2025).

Kastiah, nasabah Bank BRI unit Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang mengungkapkan, dugaan masa perpanjangan pinjaman sepihak itu terungkap setelah dirinya mengajukan pinjaman tambahan sebesar Rp50 juta pada Agustus 2024.

Kastiah mengatakan, dana pinjaman tambahan tersebut rencananya akan digunakan untuk menutup sisa pinjaman sebelumnya, dan sebagian untuk tambahan modal usaha.

Namun, dirinya mengaku terkejut saat diberitahu oleh mantri BRI yang baru bahwa dari total pengajuan tambahan pinjaman Rp50 juta, Kastiah hanya akan menerima Rp5 juta.

Karena merasa janggal, Kastiah lantas meminta rincian pemotongan dan status pinjaman sebelumnya atas nama suaminya, Ade R.

“Saya kaget, dari Rp50 juta kok cuma dikasih Rp5 juta? Saya minta rincian dan baru tahu ternyata pinjaman saya sebelumnya sudah diperpanjang sejak 2023 tanpa sepengetahuan saya,” ungkap Kastiah.

Merasa perlu mendapatkan kejelasan, Kastiah kemudian berinisiatif menghubungi Mantri BRI pertama yang sebelumnya menangani pinjamannya.

Dalam percakapan telepon tersebut, mantri lama membenarkan bahwa perpanjangan pinjaman dilakukan pada tahun 2023 dengan alasan catatan kredit Kastiah yang dianggap tidak kooperatif.

Namun, Kastiah membantah anggapan tersebut. Ia mengaku rutin membayar cicilan sebesar Rp3,9 juta setiap bulan. Walaupun sempat mengalami keterlambatan beberapa kali, Kastiah menegaskan bahwa seluruh cicilan selalu dilunasi pada bulan berikutnya.

“Pinjaman saya seharusnya lunas Maret 2025, tapi karena diperpanjang sepihak, saya harus membayar sampai 2026. Saya tidak pernah menandatangani atau menyetujui perpanjangan itu. Ini sangat merugikan,” jelasnya.

Kasus ini pun viral dengan beredarnya pengakuan Kastiah di platform media sosial dan menjadi perhatian banyak pihak, salah satu diantaranya ialah dari praktisi hukum di Kabupaten Pemalang, Imam Subiyanto.

Imam mendesak, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk turun tangan dan menyelidiki dugaan pelanggaran prosedur dan perlindungan konsumen dalam praktik perpanjangan pinjaman ini.

Ia juga mendorong masyarakat untuk segera membuat laporan resmi ke OJK atau Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK) agar persoalan dapat diselesaikan secara adil.

”Kasus seperti ini tak boleh dibiarkan. Bank adalah lembaga kepercayaan publik, jangan sampai ada oknum atau praktik yang mencederai asas transparansi dan kepatuhan hukum,” ujar Imam Subiyanto.

Sementara, pihak Bank BRI unit Pegiringan saat dimintai konfirmasi tidak memberikan tanggapan apapun. Mereka menyatakan tidak berwenang memberikan pernyataan kepada media dan mengarahkan seluruh pertanyaan ke BRI Cabang.

”Itu bukan ranah saya sebagai Kepala Unit, sudah diberi instruksi oleh Kepala Cabang segala informasi yang diminta oleh media diarahkan ke Kepala Cabang. Karena walau saya disini sebagai Kepala Unit, namun diatas saya masih ada Kepala Cabang,” kata Rudi, Kepala Unit BRI Pegiringan.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada pernyataan resmi dari pihak BRI Cabang Pemalang. (Rizqon Arifiyandi)

  • Penulis: Rizqon Arifiyandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geger! Wanita Muda Ditemukan Meninggal di Pasar Kedungwuni

    Geger! Wanita Muda Ditemukan Meninggal di Pasar Kedungwuni

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025 | 20:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pengunjung Pasar Kedungwuni Blok J, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kabupaten Pekalongan, mendadak geger pada Minggu (28/12/2025) siang. Lantaran ada penemuan seorang perempuan muda ditemukan tidak bernyawa di atas sebuah dipan kayu di area kios unggas sekitar pukul 11.30 WIB. Korban diketahui bernama Devi Andriani (25), warga Sidodadi Indah, Kelurahan Kedungwuni Barat. Jasad korban […]

  • Pasar Murah, Upaya Nyata Pemkab Pemalang Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri.

    Pasar Murah, Upaya Nyata Pemkab Pemalang Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri.

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025 | 10:11 WIB
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    Jurnalpemalang.com, Pemalang – Di tengah semarak persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menggelar pasar murah tahap kedua di Desa Mandiraja, Kecamatan Moga, pada Selasa (18/3/2025). Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, ini diharapkan menjadi instrumen efektif dalam mengendalikan laju inflasi yang kerap melonjak menjelang hari-hari besar. […]

  • Terima Kunjungan Paguyuban Madrasah Aliyah, Gus Yasin Tegaskan Rencana Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati

    Terima Kunjungan Paguyuban Madrasah Aliyah, Gus Yasin Tegaskan Rencana Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026 | 20:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menegaskan, rencana pendirian SMA Negeri di Kabupaten Pati diprioritaskan untuk Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Jaken, bukan di Kecamatan Margoyoso. Penegasan itu disampaikan saat menerima audiensi Paguyuban Madrasah Aliyah se-Kecamatan Margoyoso, di Ruang Rapat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Senin 9 Februari 2026. Audiensi tersebut digelar […]

  • Sat Reskrim Polres Grobogan Tangkap 2 Pelaku Peredaran Obat Petasan

    Sat Reskrim Polres Grobogan Tangkap 2 Pelaku Peredaran Obat Petasan

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024 | 09:16 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sat Reskrim Polres Grobogan mengamankan dua orang pelaku peredar bahan peledak atau obat petasan di dua lokasi yang berbeda, Kamis (21/3/2024). Dua orang tersebut berinisial BM (25) warga Desa Karanganyar Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan dan AJ (41) warga Desa menduran Kecamatan Brati Klambu. Selain pelaku, Sat Reskrim Polres Grobogan juga mengamankan sebanyak 5 […]

  • masa protes masalah rohingya

    Massa Kembali Gelar Aksi Bela Rohingya di Kedubes Myanmar

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017 | 12:41 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jumat (8/9) pagi ini, sejumlah aliansi masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta. Kepolisian Sektor Metro Menteng telah bersiaga dibantu aparat dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya. Ada 3 aliansi masyarakat yang telah melayangkan surat pemberitahuan menggelar aksi di depan Kedubes Myanmar dengan perkiraan massa mencapai […]

  • Sekda Jateng Dorong 35 Kabupaten/Kota Selenggarakan Event Lari, Tonjolkan Keunikan Daerah

    Sekda Jateng Dorong 35 Kabupaten/Kota Selenggarakan Event Lari, Tonjolkan Keunikan Daerah

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025 | 15:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekitar 3.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan event olahraga Semarang 10 K, Minggu, 14 Desember 2025, di Kota Semarang. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, yang menjadi salah satu peserta dalam event ini memberikan apresiasi terhadap antusiasme peserta. Menurutnya, hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap event lari sangat tinggi. Dia […]

expand_less