Jumat, 14 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Pemprov Jateng Terus Bergerak Bangunkan Rumah Warga yang Tidak Layak Huni

Pemprov Jateng Terus Bergerak Bangunkan Rumah Warga yang Tidak Layak Huni

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025 | 15:05 WIB
  • print Cetak

Komitmen serupa juga datang dari pemerintah kabupaten/kota melalui kontribusi APBD. Dari target 6.776 unit, realisasi mencapai 12.830 unit, hampir dua kali lipat. Dukungan CSR dan Baznas melampaui target, dengan capaian 4.012 unit dari target awal 2.070 unit.

Ini menandakan meningkatnya kesadaran dunia usaha dan lembaga sosial dalam agenda perumahan rakyat. Mereka tak lagi berdiri di pinggir, tetapi ikut masuk dalam pusaran solusi.

Namun, capaian paling mencolok justru lahir dari masyarakat sendiri. Partisipasi warga tercatat mencapai 219.524 unit, ditambah validasi dan pemutakhiran data sebanyak 6.184 unit.

“Fakta ini memperlihatkan bahwa kebijakan pemerintah tidak berjalan top down, melainkan memantik gotong royong dan kesadaran kolektif warga untuk memperbaiki kualitas hidupnya sendiri dengan dukungan negara,” tutur Boedyo.

Meski demikian, pekerjaan rumah masih besar. Hingga akhir 2025, sisa backlog perumahan di Jawa Tengah masih mencapai 1.058.454 unit. Angka ini menjadi pengingat bahwa pembangunan hunian layak adalah kerja panjang, bukan agenda satu tahun anggaran.

Namun, dengan fondasi kebijakan yang sudah terbukti efektif, arah yang jelas, serta kepemimpinan yang mendorong kolaborasi lintas sektor, optimisme tetap relevan untuk dijaga.

Keberhasilan ini menunjukkan, di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, Pemprov Jawa Tengah tidak hanya membangun rumah, tetapi membangun harapan.

Hunian layak dijadikan sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan, bukan sekadar proyek angka. Ketika negara hadir hingga ke dinding-dinding rumah warganya, di situlah pembangunan menemukan makna yang sesungguhnya.

“Melihat capaian di tahun 2025, kami sangat optimis untuk program hunian layak bagi masyarakat akan terus meningkat dari tahun ke tahun di masa mendatang,” tegas Boedyo.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menuturkan, program peningkatan hunian layak merupakan fokus pembangunan di Jawa Tengah, terutama untuk mengatasi kemiskinan ekstrem. Program tersebut dilakukan menggandeng stakeholder dengan dukungan APBD provinsi, kabupaten/kota, Baznas, CSR, dan APBN.

“Kami jalankan secara kolaboratif. Kabupaten/kota, provinsi, dan kementerian bekerja bersama. Setiap triwulan kami evaluasi. Hasilnya, kemiskinan ekstrem turun dari 9,58 persen menjadi 9,48 persen, dan pertumbuhan ekonomi meningkat dari 5,28 persen menjadi 5,37 persen di atas rata-rata nasional,” tandasnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Banjir Demak, Pemprov Jateng Upayakan Percepatan Masa Recovery

    Pasca Banjir Demak, Pemprov Jateng Upayakan Percepatan Masa Recovery

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024 | 20:52 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Mereka, kata kata Pangdam, akan ditugaskan untuk membantu masyarakat membersihkan sampah dampak banjir bandang. “Sampah-sampah dampak dari banjir ini yang akan kita angkat dulu. Kemudian ada empat dump truck dan dua ekskavator untuk membantu mempercepat pembersihan sampah dari banjir itu,” pungkasnya.***

  • Lepas Lari 10 Ribu Kilometer, Bupati Anom:  Jangan Lelah Berlatih Karena Hidup Sehat Adalah Nomor Satu

    Lepas Lari 10 Ribu Kilometer, Bupati Anom: Jangan Lelah Berlatih Karena Hidup Sehat Adalah Nomor Satu

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025 | 19:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Lebih dari seribu peserta dari Pemalang dan dari daerah lain seperti Tegal, Pekalongan, Semarang, Kudus, Cilacap, Bandung, Jakarta dan Bogor mengikuti event lari Kala 5K dan 10K (kilometer). Kegiatan tersebut dilepas oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Alun-alun Kabupaten Pemalang, Minggu (23/11/2025). Adapun rute yang akan dilalui pelari 10K meliputi pelari Jl. […]

  • Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih Desa Surajaya

    Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih Desa Surajaya

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025 | 14:14 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Anggota Forkopimda melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor Koperasi Merah Putih Desa Suraya, Kecamatan Pemalang, Jum’at (17/10/2025). Peletakan batu pertama pembangunan kantor Koperasi Merah Putih Desa Surajaya menjadi bagian dari kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Fisik 800 Gerai, Pergudangan, Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. Kegiatan yang […]

  • Jembatan Akses Pelajar Rusak Parah, Polres Pekalongan Turunkan Anggota Kerja Bakti di Kandangserang

    Jembatan Akses Pelajar Rusak Parah, Polres Pekalongan Turunkan Anggota Kerja Bakti di Kandangserang

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025 | 23:42 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Setelah melakukan pengecekan beberapa hari sebelumnya, Polres Pekalongan langsung bergerak cepat mengerahkan personel untuk melakukan kerja bakti di lokasi Jembatan Penghubung Desa Trajumas dan Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang. Jembatan kayu sepanjang 10 meter yang rusak parah ini merupakan akses vital, terutama bagi pelajar sekolah. Kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan pada Jumat (5/12/2025). […]

  • Ratusan Polisi Dikerahkan, Amankan Aksi Damai Tuntut Kades Randumuktiwaren Mundur

    Ratusan Polisi Dikerahkan, Amankan Aksi Damai Tuntut Kades Randumuktiwaren Mundur

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025 | 08:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Sampai detik ini Pak Kepala Desa belum diketahui keberadaannya. Kami hadir untuk menjembatani aspirasi panjenengan,” kata Camat Farid. Camat menjelaskan resume temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat yang sudah diterima Kades pada 13 November 2025. Ia menegaskan, berdasarkan aturan, Kades wajib menindaklanjuti dan mengembalikan kerugian DD dalam waktu 60 hari kalender sejak LHP dikeluarkan. […]

  • Bupati Pemalang Resmikan TPST 3R dan Kebun Sayur Organik di Desa Pedurungan

    Bupati Pemalang Resmikan TPST 3R dan Kebun Sayur Organik di Desa Pedurungan

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024 | 17:28 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang saat ini sedang menginisiasi program sampahku selesai di desa untuk mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Pemalang, Minggu (8/9/2024). Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengatakan, program sampahku selesai di desa itu artinya setiap desa di Pemalang memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). “Saya harap di setiap Desa yang ada di Kabupaten […]

expand_less