Jumat, 15 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Pemprov Jateng Terus Bergerak Bangunkan Rumah Warga yang Tidak Layak Huni

Pemprov Jateng Terus Bergerak Bangunkan Rumah Warga yang Tidak Layak Huni

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Komitmen serupa juga datang dari pemerintah kabupaten/kota melalui kontribusi APBD. Dari target 6.776 unit, realisasi mencapai 12.830 unit, hampir dua kali lipat. Dukungan CSR dan Baznas melampaui target, dengan capaian 4.012 unit dari target awal 2.070 unit.

Ini menandakan meningkatnya kesadaran dunia usaha dan lembaga sosial dalam agenda perumahan rakyat. Mereka tak lagi berdiri di pinggir, tetapi ikut masuk dalam pusaran solusi.

Namun, capaian paling mencolok justru lahir dari masyarakat sendiri. Partisipasi warga tercatat mencapai 219.524 unit, ditambah validasi dan pemutakhiran data sebanyak 6.184 unit.

“Fakta ini memperlihatkan bahwa kebijakan pemerintah tidak berjalan top down, melainkan memantik gotong royong dan kesadaran kolektif warga untuk memperbaiki kualitas hidupnya sendiri dengan dukungan negara,” tutur Boedyo.

Meski demikian, pekerjaan rumah masih besar. Hingga akhir 2025, sisa backlog perumahan di Jawa Tengah masih mencapai 1.058.454 unit. Angka ini menjadi pengingat bahwa pembangunan hunian layak adalah kerja panjang, bukan agenda satu tahun anggaran.

Namun, dengan fondasi kebijakan yang sudah terbukti efektif, arah yang jelas, serta kepemimpinan yang mendorong kolaborasi lintas sektor, optimisme tetap relevan untuk dijaga.

Keberhasilan ini menunjukkan, di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, Pemprov Jawa Tengah tidak hanya membangun rumah, tetapi membangun harapan.

Hunian layak dijadikan sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan, bukan sekadar proyek angka. Ketika negara hadir hingga ke dinding-dinding rumah warganya, di situlah pembangunan menemukan makna yang sesungguhnya.

“Melihat capaian di tahun 2025, kami sangat optimis untuk program hunian layak bagi masyarakat akan terus meningkat dari tahun ke tahun di masa mendatang,” tegas Boedyo.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menuturkan, program peningkatan hunian layak merupakan fokus pembangunan di Jawa Tengah, terutama untuk mengatasi kemiskinan ekstrem. Program tersebut dilakukan menggandeng stakeholder dengan dukungan APBD provinsi, kabupaten/kota, Baznas, CSR, dan APBN.

“Kami jalankan secara kolaboratif. Kabupaten/kota, provinsi, dan kementerian bekerja bersama. Setiap triwulan kami evaluasi. Hasilnya, kemiskinan ekstrem turun dari 9,58 persen menjadi 9,48 persen, dan pertumbuhan ekonomi meningkat dari 5,28 persen menjadi 5,37 persen di atas rata-rata nasional,” tandasnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pokjaluh Deklarasi Ajak Masyarakat Jateng Berkampanye Damai

    Pokjaluh Deklarasi Ajak Masyarakat Jateng Berkampanye Damai

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Lintas Agama menggelar sosialisasi dan deklarasi untuk menjaga gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak berjalan damai, Senin (14/10/2024). Ketua Pokjaluh Lintas Agama Jateng Mahsun mengatakan, seluruh anggota Pokjaluh berupaya mengedukasi masyarakat agar pilkada di Jateng berjalan damai. Menurutnya, edukasi ini akan diintensifkan di seluruh Jawa Tengah dengan mengerahkan […]

  • Ramadan Bulan Penuh Berkah, MPC Pemuda Pancasila Batang Bagikan Ribuan Takjil

    Ramadan Bulan Penuh Berkah, MPC Pemuda Pancasila Batang Bagikan Ribuan Takjil

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Batang membagikan ribuan takjil di Jalan Raya Bandar, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Minggu (24/3/2024). Ketua MPC PP Batang M Sodik mengatakan, di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Pemuda Pancasila berkomitmen untuk berbagi dengan sesama umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. “Sebagai bangsa yang […]

  • Peringati HUT PGRI ke-79 dan HGN 2024, PC PGRI Comal Adakan Sejumlah Kegiatan

    Peringati HUT PGRI ke-79 dan HGN 2024, PC PGRI Comal Adakan Sejumlah Kegiatan

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pengurus Cabang (PC) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Comal memperingati HUT PGRI ke-79 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024. Ketua PC PGRI Kecamatan Comal, Slamet Duhroni mengatakan, peringatan tahun ini PC PGRI Kecamatan Comal melaksanakan kegiatan secara sederhana. Menurutnya, kegiatan yang digelar hanya lomba volly, kasti, bulu tangkis, dan lomba […]

  • Maulid Nabi SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan Bersama KH Imam Qurtubi

    Maulid Nabi SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan Bersama KH Imam Qurtubi

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar
  • Misteri Pesanan ‘Kluban’ yang Tak Diambil, Pria di Sragi Ditemukan Meninggal dalam Kos Terkunci

    Misteri Pesanan ‘Kluban’ yang Tak Diambil, Pria di Sragi Ditemukan Meninggal dalam Kos Terkunci

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Warga Dukuh Kentung, Desa Tegalontar, Kecamatan Sragi mendadak ramai. Seorang pria paruh baya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamar kosnya, Selasa (10/2/2026). Korban diketahui bernama Wari (55), warga Siwalan, ditemukan meninggal dunia dalam posisi meringkuk. Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 11.00 WIB. Kecurigaan bermula saat pemilik warung di […]

  • Pascabencana Banjir, Pemprov Jateng Mulai Siapkan Perbaikan Rumah yang Rusak Akiban Banjir

    Pascabencana Banjir, Pemprov Jateng Mulai Siapkan Perbaikan Rumah yang Rusak Akiban Banjir

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Kami akan rapat, (tanggul) ini akan kami bahas. Jangan sampai di tahun-tahun yang akan datang terjadi lagi. Tentunya, harus ada penguatan dari tanggul-tanggul yang ada,” ujarnya. Ia menambahkan, koordinasi itu nantinya juga akan membahas upaya normalisasi sungai dan tanggul, di beberapa daerah aliran sungai (DAS) lainnya. “Kita rapatkan dulu. Kira-kira mana yang memang perlu segera […]

expand_less