Sejuk Pulosari dan Asa di Balai Desa: Catatan dari Pasar Murah Clekatakan
- account_circle Fahroji
- calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
- print Cetak

Pasar Murah Clekatakan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Kabut tipis mungkin masih sering menyapa Kecamatan Pulosari, namun Rabu (25/2/2026) pagi itu, suasana di Balai Desa Clekatakan terasa jauh lebih hangat.
Ratusan warga sudah berkumpul, bukan sekadar untuk bercengkerama, melainkan menanti hadirnya “oase” di tengah fluktuasi harga menjelang Idul Fitri 1447 H, yakni adanya pasar murah.
Bukan Sekadar Sembako, Tapi Sinyal Ekonomi
Bagi sebagian orang, paket sembako mungkin terlihat sederhana. Namun, di mata Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, tumpukan beras dan minyak goreng di Clekatakan adalah instrumen krusial bagi negara.
“Pasar murah ini bukan sekadar kegiatan biasa,” tandas Anom di hadapan warga.
Ia mengungkapkan bahwa pergerakan harga di desa terpencil sekalipun kini terpantau radar Kementerian Dalam Negeri hingga Kementerian Keuangan.
Clekatakan hari ini adalah cermin kecil dari upaya nasional menjaga daya beli. Inflasi, yang seringkali terdengar sebagai istilah ekonomi yang rumit, di sini diredam dengan langkah nyata, mendekatkan akses pangan murah ke pintu rumah warga.
- Penulis: Fahroji



