Minggu, 12 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Analisis Fitokimia dan Manfaat Ekstrak Daun Kelor

Analisis Fitokimia dan Manfaat Ekstrak Daun Kelor

  • account_circle
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : A’mirotul Hasnah, Muhammad Giffard Azami, Ghefira Khoirina Putri, Muhammad Sakti Maulana (Mahasiswa Program Studi D3 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Pekalongan) dan Dr. Ika Arifianti M.Pd  (Dosen Mata Kuliah Bahasa Indonesia, Fakultas Farmasi, Universitas Pekalongan)*

Potensi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera), mungkinkah menjadi solusi lintas bidang?

“Herbal bukan hanya peninggalan tradisi, tetapi fondasi inovasi untuk kesehatan dan pangan masa kini”

Belakangan ini daun kelor (Moringa oleifera) kembali menjadi perhatian karena kandungan fitokimianya yang sangat beragam, mulai dari alkaloid, flavonoid, tanin, fenol, terpenoid hingga saponin.

Senyawa-senyawa tersebut memiliki aktivitas biologis yang penting seperti antibakteri, antimikroba, dan antioksidan.

Temuan ini menegaskan bahwa kelor bukan hanya tanaman herbal tradisional, tetapi bahan alam dengan potensi luas untuk dikembangkan secara ilmiah.

Berbagai penelitian menunjukkan manfaat signifikan dari ekstrak daun kelor, seperti dalam peternakan dimana ekstraknya mampu meningkatkan produksi telur sekaligus menurunkan kadar kolesterol. Hal ini terkait dengan tingginya vitamin C dan antioksidan pada kelor yang dapat menekan pembentukan lemak.

Di bidang pengolahan pangan, ekstrak kelor terbukti mampu mempertahankan kesegaran ikan hingga 12 jam berkat sifat antibakterinya.

Sementara itu, dalam dunia farmasi, kombinasi ekstrak kelor dan daun sirih dapat diformulasikan menjadi gel pembersih tangan dengan aktivitas antimikroba yang baik.

Nilai gizi kelor yang sangat tinggi, terutama vitamin A, vitamin C, kalsium, protein, dan zat besi, juga menjadikannya bahan potensial untuk MPASI dan makanan fungsional.

Tidak hanya itu, ekstrak daun kelor terbukti efektif sebagai insektisida alami untuk mengendalikan hama ulat krop pada tanaman kubis, menawarkan alternatif ramah lingkungan terhadap pestisida kimia.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahmad Luthfi Tegaskan, Inovasi dan Collaborative Government Jadi Nafas Pembangunan Jawa Tengah

    Ahmad Luthfi Tegaskan, Inovasi dan Collaborative Government Jadi Nafas Pembangunan Jawa Tengah

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan inovasi dan collaborative government menjadi nafas pembangunan wilayah. Kolaborasi ini akan terus ditingkatkan dengan seluruh elemen masyarakat dan instansi di Jawa Tengah, termasuk juga kolaborasi dengan provinsi lain. “Nafas kebersamaan atau collaborative government tetap kita lakukan. Membangun wilayah harus ada kesepakatan dalam program yang terarah,” kata […]

  • Sinergi Polda DIY bersama DPKP dan Petani Milenial Wujudkan Ketahanan dan Swasembada Pangan, Siapkan Regenerasi SDM Pertanian Yogyakarta

    Sinergi Polda DIY bersama DPKP dan Petani Milenial Wujudkan Ketahanan dan Swasembada Pangan, Siapkan Regenerasi SDM Pertanian Yogyakarta

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY untuk mendorong peran petani milenial dalam mewujudkan ketahanan pangan. Melalui berbagai inovasi di era digital, kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya manusia (SDM) pertanian di Yogyakarta. Kegiatan bertajuk Kumpul Konco […]

  • Tinjau Basecamp Pendakian Gunung Slamet, Ini Pesan Bupati Anom Pada Para Pendaki

    Tinjau Basecamp Pendakian Gunung Slamet, Ini Pesan Bupati Anom Pada Para Pendaki

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Para pendaki yang hendak menaiki Gunung Slamet via jalur Dipajaya Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang di diharapkan untuk menyiapkan peralatan dan perlengkapan sebelum mendaki. Harapan itu disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat melaksanakan tinjauan Basecamp Pendakian Gunung Slamet bersama Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Dandim 0711/Pemalang, Kapolres Pemalang dan Kajari Pemalang di Desa Clekatakan […]

  • Iluni FKUI Selenggarakan KEDOKTERUN 2025 Charity Run for Cianjur, Langkah Nyata Pulihkan Harapan melalui Semangat Kesehatan dan Solidaritas

    Iluni FKUI Selenggarakan KEDOKTERUN 2025 Charity Run for Cianjur, Langkah Nyata Pulihkan Harapan melalui Semangat Kesehatan dan Solidaritas

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI FKUI) berkolaborasi dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) akan menyelenggarakan KEDOKTERUN 2025, sebuah acara lari amal bertajuk “Run With Purpose”. Acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bentuk kepedulian dan aksi nyata untuk membangun kembali Puskesmas Pembantu di Cigeunang, Cianjur, Jawa Barat yang terdampak […]

  • HPSN 2026: Pemkab Pemalang Perkuat Sinergi Regional dan Masifkan Pembuatan Biopori

    HPSN 2026: Pemkab Pemalang Perkuat Sinergi Regional dan Masifkan Pembuatan Biopori

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang mempertegas komitmennya dalam penanganan sampah pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026. Melalui pertemuan virtual dengan Gubernur Jawa Tengah pada Selasa (24/2), Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menekankan bahwa solusi sampah harus dimulai dari unit terkecil masyarakat. Bupati Anom menyatakan, selain menjalin kerja sama regional dengan Kota dan Kabupaten […]

  • Masyarakat Diminta Hati-hati dalam Memilih Makanan, Kenali Pangan yang Mengandung Bahabn Berbahaya di Pasara 

    Masyarakat Diminta Hati-hati dalam Memilih Makanan, Kenali Pangan yang Mengandung Bahabn Berbahaya di Pasara 

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Mengingat ditemukannya makanan takjil yang mengandung bahan berbahaya, seperti boraks dan pewarna rhodamin, masyarakat Kota Pekalongan diminta lebih hati-hati dan cerdas dalam memilih makanan, Kamis (28/3/2024). Informasi itu disampaikan Kepala Dinkes Kota Pekalongan, melalui Sanitarian Muda, Maysaroh, saat dikonfirmasi pada Selasa (26/3/2024). Menurutnya, temuan tersebut merupakan hasil uji keamanan pangan yang diselenggarakan Dinkes […]

expand_less