Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Ingin Merubah Pendapatan, Petani Teh Beralih Menjadi Peternak Sapi Pareh,

Ingin Merubah Pendapatan, Petani Teh Beralih Menjadi Peternak Sapi Pareh,

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Sejumlah petani teh di Desa Pacet, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang beralih menjadi peternak sapi perah, Jumat (26/7/2024).

Ketua Kelompok Peternak Sapi Dodi mengatakan, beralihnya mereka menjadi peternak karena menilai peternak sapi perah lebih menjanjikan dibanding petani teh.

Menurutnya, harga teh cenderung stagnan hingga berpuluh-puluhan tahun, sedangkan kebutuhan hidup terus meningkat.

“Ini merupakan langkah alternatif untuk menambah pendapatan keluarga. Kalau teh tidak ada jaminan pembayaran yang pasti,” katanya.

“Ini yang mendorong sejumlah petani beralih menjadi peternak sapi perah, yaitu merubah ekonomi,” imbuhnya.

Ternakan sapi perah yang dijalani bermitra dengan PT. Nestle, kata dia, kemitraan ini sudah terbukti sangat menguntungkan dan menjanjikan.

“Kami sangat diuntungkan dengan kemitraan ini, kami juga mendapat dukungan penuh dari Nestle. Saat ini kelompok peternak di Desa Pacet memiliki total 35 ekor sapi, dengan 19 ekor di antaranya sudah dalam masa laktasi,” ujarnya.

Ia membeberkan, dari 19 ekor sapi ini, peternak mampu mensuplai kebutuhan Nestle setiap harinya hingga 255 liter susu.

“Kami mulai melakukan penyetoran susu pertama pada 30 Desember 2023. Harga satu liter susu Rp6.700, per liter dan pembayarannya jelas, berbeda dengan teh yang harganya stagnan dan tidak ada jaminan pembayaran,” bebernya.

Harga susu sapi eceran dimasyarakat per liter Rp10 ribu, perbedaan harga ini karena pembeli tidak konstan dan tidak bisa diandalkan sepenuhnya.

“Penjualan ke masyarakat memang lebih tinggi, tapi tidak konstan. Bermitra dengan Nestle ada kepastian harga dan pembelian. Dukungan PT. Nestle terhadap kelompok peternak juga sangat luar biasa sehingga peternak makin semangat dalam memenuhi kebutuhan susu sapi,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, untuk kebutuhan pakan di wilayah Kecamatan Reban tidak ada masalah dan terbilang aman, karena mendapat subsidi dari PT. Nestle untuk pengadaan konsentrat.

“Konsentrat dengan protein 18 di pasaran lokal harganya Rp6.200,00, tapi peran Nestle bisa menekan harga hingga 50 persen,” tuturnya.

Dengan keuntungan dan dukungan yang didapat, peternak di Desa Pacet menjadi optimis menatap masa depan yang lebih cerah dengan peternakannya.

“Perubahan ini tidak hanya membawa dampak positif bagi perekonomian keluarga mereka, tetapi juga membuka peluang baru dalam dunia peternakan di Desa Pacet dan sekitarnya,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Nurkholes Pastikan Dapur SPPG Berikan Makanan Kepada Anak Bervariasi dan Diperhatikan Kebersihannya

    Wabup Nurkholes Pastikan Dapur SPPG Berikan Makanan Kepada Anak Bervariasi dan Diperhatikan Kebersihannya

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Dapur Pemalang Bercahaya resmi beroperasi usai dibuka Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Kamis (15/1/2026). SPPG yang berada di Desa Loning, Kecamatan Petarukan tersebut siap melayani Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 2600 siswa Wabup Nurkholes mengatakan selain untuk memberikan gizi kepada anak-anak, dapur MBG tersebut juga […]

  • Pemkab Batang Berangkatkan Tiga Armada Bus, Pj Bupati, Dipastikan Kondisi Layak, Baik Armada Maupun Pengemudi 

    Pemkab Batang Berangkatkan Tiga Armada Bus, Pj Bupati, Dipastikan Kondisi Layak, Baik Armada Maupun Pengemudi 

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Pemkab Batang memberangkatkan tiga armada bus untuk membantu perantau kembali ke kampung halaman secara gratis. Tiga bus tersebut diberangkatkan oleh Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki di Halaman Dinas Perhubungan Batang, Kabupaten Batang, Jumat (5/4/2024). Lani mengatakan, ketiga bus itu akan menampung 150 pemudik yang nantinya akan diturunkan di Dinas Perhubungan Kabupaten Batang. […]

  • Angka Stunting Pemalang Menurun, Bupati : Kita Terendah Nomor 2 di Jateng

    Angka Stunting Pemalang Menurun, Bupati : Kita Terendah Nomor 2 di Jateng

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam menurunkan angka stunting mendapat peringkat terendah kedua dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Bupati Pemalang Mansur Hidayat saat membuka acara Diseminasi Audit Kasus Stunting ke-1 di Kabupaten Pemalang Tahun 2024 yang digelar di Sasana Bhakti Praja, Senin (27/5/2024). “Atas nama Pemkab Pemalang kami ucapkan terimakasih yang […]

  • Anggota PDGI Jateng Diminta Menyebar Sampai ke Desa

    Anggota PDGI Jateng Diminta Menyebar Sampai ke Desa

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dokter spesialis gigi dan mulut di Jawa Tengah diminta bisa menyebar praktiknya sampai ke desa-desa. Pasalnya, masih ada puskesmas di Jawa Tengah yang hingga kini belum memiliki dokter spesialis gigi dan mulut. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pemerataan dokter spesialis gigi dan mulut di Jawa Tengah itu, saat menghadiri pelantikan Pengurus […]

  • Akibat Lawan Arah, Honda BR-V Tabrakan dengan Bus di Tol Pemalang-Batang KM 332

    Akibat Lawan Arah, Honda BR-V Tabrakan dengan Bus di Tol Pemalang-Batang KM 332

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas Tol Trans Jawa, tepatnya di KM 332 Jalur B wilayah hukum Polres Pekalongan, Sabtu (12/04/2025) pagi. Insiden tersebut melibatkan mobil Honda BR-V dengan sebuah bus penumpang yang melaju dari arah berlawanan. Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Ronny Hidayat, S.H., M.H mengatakan, kejadian bermula ketika mobil BR-V […]

  • Fadia Arafiq: Cabai Melonjak Hampir Dua Kali Lipat, Pemerintah Siap Intervensi!

    Fadia Arafiq: Cabai Melonjak Hampir Dua Kali Lipat, Pemerintah Siap Intervensi!

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Forkopimda menggelar pemantauan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di UPTD Pasar Induk Kajen. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi kenaikan harga dan salah satu langkah pengendalian inflasi di wilayah tersebut, Rabu (10/12/2025). Hadir dalam pemantauan tersebut Bupati Pekalongan Hj. Fadia […]

expand_less