Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Speling Menyusur Desa, Menjemput Sehat Warga

Speling Menyusur Desa, Menjemput Sehat Warga

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025 | 23:05 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Bagi sebagian warga desa di Jawa Tengah, bertemu dokter spesialis dulunya adalah kemewahan. Jarak yang jauh, biaya yang tak sedikit, dan keterbatasan fasilitas kerap membuat keluhan kesehatan dipendam begitu saja.

Kini, cerita itu perlahan berubah sejak hadirnya Program Dokter Spesialis Keliling (Speling). Di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, layanan kesehatan tidak lagi menunggu masyarakat datang ke rumah sakit.

Negara justru bergerak mendekat, menyapa warga hingga ke desa-desa. Speling hadir dengan satu prinsip sederhana: layanan kesehatan harus mudah dijangkau dan gratis.

Program yang diluncurkan pada Maret 2025 itu telah menjangkau seluruh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, menyebut hingga Desember 2025 Speling telah dilaksanakan lebih dari 876 kegiatan.

“Program Speling sudah menjangkau 748 desa, 388 kecamatan, dengan total sasaran mencapai 83.137 orang. Dan ini akan terus bergerak sampai akhir tahun. Masyarakat sangat mengharapkan program Pak Gubernur ini terus berlanjut sampai semua terlayani,” ujar Yunita, Selasa, 23 Desember 2025.

Angka-angka itu bukan sekadar statistik. Di baliknya, ada warga yang kini bisa memeriksakan kesehatan tanpa rasa cemas memikirkan biaya. Ada lansia yang untuk pertama kalinya berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis, serta keluarga yang mulai memahami pentingnya deteksi dini penyakit.

Speling tak hanya membawa layanan pengobatan, tetapi juga pesan pencegahan. Edukasi kesehatan menjadi bagian penting dari setiap kunjungan. Warga dikenalkan pada faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, serta didorong untuk membangun kebiasaan hidup sehat.

“Makan harus bergizi seimbang, istirahat cukup, dan jangan stres. Pencegahan itu penting,” kata Yunita.

Pada awalnya, Speling dirancang untuk desa-desa miskin dengan akses layanan kesehatan yang terbatas. Namun, antusiasme masyarakat membuat program ini berkembang melampaui rencana awal.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan layanan di desa miskin dituntaskan terlebih dahulu, sebelum memperluas jangkauan ke lebih dari 8.559 desa dan kelurahan di seluruh provinsi.

“Banyak masyarakat desa yang menginginkan Speling hadir di wilayah mereka. Setelah desa miskin diselesaikan, program ini akan kami lanjutkan agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” jelas Yunita.

Keberhasilan Speling, menurut Yunita, tak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota bekerja bersama dengan dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, DPRD, perguruan tinggi, hingga media.

“Kalau tidak ada kerja sama, program ini tidak akan efektif,” tegasnya.

Gubernur Ahmad Luthfi menilai, Speling sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan layanan kesehatan terbaik hingga ke tingkat desa. Menurutnya, pembangunan kesehatan harus dimulai dari unit terkecil masyarakat.

“Di desa itu masyarakat kadang jarang tersentuh dokter, apalagi dokter spesialis. Maka melalui Speling, sasarannya jelas: masyarakat desa harus sehat,” kata Ahmad Luthfi. Ia meyakini, kesehatan desa akan menjadi fondasi kesehatan wilayah yang lebih luas.

“Kalau seluruh desa sehat, kecamatannya sehat. Kalau kecamatannya sehat, kabupatennya sehat. Kalau kabupatennya sehat, provinsinya juga sehat. Basisnya tetap dari desa,” ujarnya.

Menurut orang nomor satu di Jawa Tengah itu, Speling harus dikerjakan secara gotong royong agar hasilnya tidak sekadar pengobatan sesaat, tetapi membentuk kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan secara mandiri.

“Sandang, pangan, dan papan itu cukup. Tapi kalau tidak sehat, tidak ada gunanya. Karena itu, kesehatan menjadi prioritas utama,” tandasnya.

Kini, Speling menjelma lebih dari sekadar program layanan kesehatan. Ia menjadi simbol kehadiran negara yang mendengar dan menyapa. Di desa-desa Jawa Tengah, ketika dokter spesialis datang tanpa biaya, wajah kemanusiaan kebijakan publik menemukan maknanya. Kesehatan bukan lagi kemewahan, melainkan hak yang benar-benar dirasakan.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Gembira Bagi PPPK Paruh Waktu, Besok Bakal Terima SK

    Kabar Gembira Bagi PPPK Paruh Waktu, Besok Bakal Terima SK

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025 | 17:40 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabar mengenggembirakan dating dari ratusan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah Formasi Tahun 2024. Pasalnya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pemalang secara resmi mengundang mereka untuk menghadiri prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati dan penandatanganan perjanjian kerja. Undangan resmi tersebut tertuang dalam […]

  • Bupati Anom Berharap Fun Run Digelar Rutin dan Lebih Besar Lagi

    Bupati Anom Berharap Fun Run Digelar Rutin dan Lebih Besar Lagi

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025 | 09:59 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Event Fun Run 2025 yang diselenggarakan oleh Permodalan Nasional Madani (PNM) diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin dan bisa lebih besar. Harapan tersebut disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Pendopo Kabupaten usai melepas peserta Fun Run 5 Km, Minggu (21/9/2025). “Mudah-mudahan event Fun Run bisa lebih besar dan rutin, kita ingin menciptakan masyarakat […]

  • Rayakan Hari Jadi ke-78 Fungsi Reserse, Satreskrim Polres Pekalongan Santuni Ponpes di Kajen

    Rayakan Hari Jadi ke-78 Fungsi Reserse, Satreskrim Polres Pekalongan Santuni Ponpes di Kajen

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025 | 09:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satreskrim Polres Pekalongan tidak hanya fokus pada penindakan hukum, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Fungsi Reserse yang ke-78 pada tahun 2025, Satreskrim menggelar kegiatan bakti sosial, Sabtu (6/12/2025). Bakti sosial tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Musthofa, Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Pengurus Ponpes Darul Musthofa menerima […]

  • AyoKerjo Jateng, Lowongan Kerja Lulusan SMA-D2 September-Oktober di Sukoharjo, Pati, Semarang dan Solo

    AyoKerjo Jateng, Lowongan Kerja Lulusan SMA-D2 September-Oktober di Sukoharjo, Pati, Semarang dan Solo

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025 | 23:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabar gembira bagi kamu lulusan SMA sederajat hingga Diploma II yang sedang mencari lowongan pekerjaan di Jawa Tengah. Lewat AyoKerjo Jateng, tercatat ada lowongan kerja di sejumlah wilayah di Jateng seperti di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Pati, Sukoharjo, hingga Kota Solo. AyoKerjo Jateng menjadi salah satu program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil […]

  • TK ABA Bumiayu Brebes, Hadirkan Lingkungan Belajar Ramah Anak

    TK ABA Bumiayu Brebes, Hadirkan Lingkungan Belajar Ramah Anak

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025 | 07:51 WIB
    • account_circle Aziz Tarqum
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di tengah dinamika zaman yang terus bergerak cepat, pendidikan anak usia dini dituntut tidak sekadar menjadi ruang belajar, tetapi juga ruang tumbuh yang manusiawi, ramah, dan berorientasi masa depan. Kesadaran itulah yang menubuh dalam peresmian gedung baru TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Bumiayu di Dukuh Sawangan, Desa Bumiayu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, […]

  • Semangat Kebersamaan Warnai Perkemahan Hari Pramuka ke-65 di Pemalang

    Semangat Kebersamaan Warnai Perkemahan Hari Pramuka ke-65 di Pemalang

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026 | 18:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Semangat kebersamaan, kreativitas, dan kemandirian anggota Pramuka tampak dalam pelaksanaan Perkemahan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Pemalang. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pemalang, Nurkholes, bersama Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pemalang, Sukarso, melakukan monitoring kegiatan jambore di sejumlah bumi perkemahan di wilayah Pemalang bagian […]

expand_less