Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Klareyan Resmi Ditutup, Fokus Bangun Negeri dari Desa

TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Klareyan Resmi Ditutup, Fokus Bangun Negeri dari Desa

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Pemalang resmi berakhir. Penutupan program ditandai dengan upacara khidmat yang dipusatkan di Lapangan Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, pada Kamis (21/5/2026).

Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat tertulis dari Panglima Kodam IV/Diponegoro.

Pangdam menekankan bahwa pelaksanaan TMMD tahun ini membawa visi besar melalui tema TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Pesan tersebut menggarisbawahi bahwa pembangunan yang dimulai dari wilayah pedesaan merupakan pondasi utama bagi kemajuan nasional. Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan ekonomi serta meningkatkan kualitas kesejahteraan warga secara signifikan.

Program TMMD juga menjadi wujud sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, daerah tertinggal, terpencil hingga wilayah terdampak bencana.

Berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan dalam program tersebut, di antaranya pembangunan dan perbaikan jalan, rehabilitasi jembatan, pembangunan saluran air dan irigasi serta sarana infrastruktur lainnya yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu, pembangunan fasilitas sosial seperti tempat ibadah, sekolah, puskesmas dan fasilitas umum lainnya juga turut dilaksanakan.

TMMD juga menyasar rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan jambanisasi serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung kebutuhan masyarakat.

Selain kegiatan fisik, TMMD turut melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan hukum, kamtibmas dan penyalahgunaan narkoba, sosialisasi penerimaan prajurit TNI, penyuluhan stunting dan pelayanan KB, penyuluhan pertanian hingga sosialisasi penanganan bencana alam dan administrasi kependudukan.

Sementara itu, Sekretaris Operasi TMMD, Eko Budiharjo melaporkan sasaran fisik berupa pembuatan talud sepanjang 778 meter dengan lebar 0,32 meter dan tinggi 0,65 meter telah selesai dilaksanakan sesuai target yang ditentukan.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jateng Usulkan Pengembangan Kota Lama Diintegrasikan dengan Lawang Sewu

    Jateng Usulkan Pengembangan Kota Lama Diintegrasikan dengan Lawang Sewu

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengusulkan agar pengembangan wisata Kota Lama Semarang bisa diintegrasikan dengan Heritage Lawang Sewu. Caranya dengan melakukan penataan Jalan Inspeksi yang bisa menghubungkan dua destinasi tersebut. Apalagi, di antara dua destinasi tersebut banyak bangunan bersejarah maupun kampung-kampung tua yang bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. […]

  • Rektor Paramadina: Hukum yang Buruk Bisa Menghancurkan Ekonomi Nasional

    Rektor Paramadina: Hukum yang Buruk Bisa Menghancurkan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyoroti dampak serius hukum yang lemah, tidak adil, dan mudah diintervensi terhadap perekonomian Indonesia. Pandangan ini disampaikan terkait kasus hukum yang menimpa mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, atau Tom Lembong. “Saya sebagai ekonom ingin memberi kontribusi (semoga bermakna) terhadap praktek kriminalisasi hukum dan kasus Tom […]

  • MBS Bumiayu Silaturrahmi dengan Bupati Brebes Jalin Sinergitas Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter

    MBS Bumiayu Silaturrahmi dengan Bupati Brebes Jalin Sinergitas Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Guna mempererat tali silaturahmi dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah, Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu bersilaturahmi dengan Bupati Brebes di Eks Pendopo Kawedanan Bumiayu, Sabtu (4/10/2025). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini dihadiri oleh Pendiri MBS Bumiayu H. Abdul Karim Naqib, Mudir Pesantren Kyai Utsman Arif […]

  • The Lead Institute Paramadina Latih Perempuan Pulau Tidung Ciptakan Produk dan Ekoturisme Pesisir

    The Lead Institute Paramadina Latih Perempuan Pulau Tidung Ciptakan Produk dan Ekoturisme Pesisir

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – The Lead Institute Universitas Paramadina mendampingi komunitas perempuan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu berlatih meningkatkan kegunaan Mangrove yang tidak hanya sebagai tembok pertahanan alam, tapi juga sumber daya ekonomi yang berharga. Lewat Program “Perempuan, Mangrove, & Ekoturisme Berkelanjutan”, sebanyak 30 perempuan dibekali keterampilan untuk menciptakan produk olahan mangrove bernilai jual tinggi serta bagaimana […]

  • Perlu Kolaborasi Antar Lembaga Untuk Tekan Angka Percerian

    Perlu Kolaborasi Antar Lembaga Untuk Tekan Angka Percerian

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Angka perceraian yang tinggi, menimbulkan efek negatif bagi keluarga. Maka perlu kolaborasi berbagai lembaga untuk menyelesaikan persoalan yang timbul akibat perceraian. Hal itu mengemuka dalam audiensi Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Jawa Tengah, dengan Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), di ruang kerjanya, Senin, 9 Februari 2026. Pada pertemuan […]

  • Infrastruktur Pengairan Jateng Redam Rob dan Suplai Irigasi

    Infrastruktur Pengairan Jateng Redam Rob dan Suplai Irigasi

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Air pernah menjadi momok bagi warga Mulyorejo, Kota Pekalongan. Hampir setiap hari, rob merayap masuk ke jalan desa, menggenangi rumah, memaksa warga hidup berdamai dengan genangan. Kini, pemandangan itu perlahan tinggal kenangan. Di tepi Sungai Bremi-Meduri, deretan parapet beton berdiri kokoh, menjadi garis pembatas antara air pasang dan ruang hidup warga. Sepanjang […]

expand_less