Tembok Atas Ruko Roboh, Timpa Dua Warga Yang Sedang Berteduh
- account_circle Fahroji
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Awalnya ia mengira suara tersebut berasal dari hujan deras, namun saat dicek ke luar ruko belum terlihat adanya kerusakan.
“Sekitar pukul 19.30 WIB, suara gemuruh terdengar lebih keras lagi. Saksi melihat dari dalam ruko bahwa tembok bagian atas sudah ambruk. Seketika saksi langsung lari keluar menyelamatkan diri,” tambah Ipda Warsito menceritakan kronologi kejadian.
Total ada enam ruko yang terdampak, yaitu Ruko Bakso dan Mie Ayam Mbak Anief, Salon Astri, Estetik Stiker, serta tiga unit ruko yang dalam kondisi kosong.
Ipda Warsito menjelaskan bahwa terdapat dua korban luka ringan dalam kejadian ini. Keduanya saat itu diketahui tengah berteduh di salah satu ruko untuk menghindari hujan deras.
Korban pertama adalah Tahayu (60), warga Kedungwuni yang mengalami luka lecet di tangan kiri. Korban kedua adalah Arga Ardiansyah (13), seorang pelajar asal Wonopringgo yang mengalami luka lecet pada bagian punggung dan kaki kanan.
“Petugas di lapangan langsung memberikan pertolongan pertama kepada kedua korban luka. Selain menimpa bangunan, reruntuhan juga mengenai dua unit sepeda motor, yakni Honda PCX dan Suzuki Smash, yang terparkir di lokasi,” jelasnya.
Dari hasil olah TKP yang dilakukan kepolisian, ditemukan fakta bahwa bangunan yang sudah berusia 18 tahun tersebut mengalami pelapukan. Besi-besi yang digunakan sebagai pondasi struktur bangunan sudah banyak yang berkarat, sehingga tidak mampu menahan beban saat diguyur hujan.
Kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp. 80 juta.*
- Penulis: Fahroji



