Selasa, 10 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Turunkan Kasus Tuberkulosis, Ahmad Luthfi Luncurkan Program Speling Melesat dan TB Express

Turunkan Kasus Tuberkulosis, Ahmad Luthfi Luncurkan Program Speling Melesat dan TB Express

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meluncurkan program Speling Melesat dan TB Express.

Program tersebut untuk mengakselerasi penurunan kasus tuberkulosis (TB/TBC) sekaligus mendukung program nasional quick win atau hasil terbaik cepat.

“Launching Speling Melesat dan TB Express tidak hanya dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi, tetapi juga oleh kabupaten/kota, berikut rumah sakit provinsi, kabupaten/kota, dan swasta,” kata Ahmad Luthfi saat peluncuran sekaligus peringatan Hari Kesehatan Nasional di Grand Mercure Hotel, Solobaru, Kabupaten Sukoharjo, Jumat, 3 Oktober 2025.

Speling Melesat merupakan singkatan dari Spesialis Keliling Mendekatkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat.

Program prioritas Provinsi Jawa Tengah tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan paripurna kepada masyarakat dengan basis desa.

Dalam praktiknya juga diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah pusat.

Layanan program Speling meliputi pemeriksaan ibu hamil (antenatal care) dan pemeriksaan kanker serviks oleh dokter spesialis obsgyn; tuberkulosis oleh dokter spesialis penyakit dalam/paru; kesehatan jiwa oleh dokter spesialis kesehatan jiwa; stunting oleh dokter spesialis anak.

“Dokter spesialis kita turunkan ke desa-desa dan melakukan pengecekan kesehatan secara gratis dan paripurna, ” kata Ahmad Luthfi.

” Salah satu indikator kemiskinan adalah layanan dasar kesehatan, kalau masyarakat kita sehat akan mengangkat produktivitas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dirinya sendiri,” imbuhnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah per 30 September 2025, sebanyak 8.791.904 jiwa telah terlayani CKG. Khusus Speling Melesat sudah terlaksana di 560 desa se-Jawa Tengah dengan total 62.169 jiwa terlayani.

“CKG kita tertinggi nasional. Ini akan terus kami lakukan,” ungkap Ahmad Luthfi.

Sementara itu, dalam Program Speling Melesat juga terdapat TB Express.

Kegiatan tersebut merupakan terobosan untuk penemuan kasus tuberkulosis menggunakan alat X-Ray Portable Rapid Early Screening System.

Program ini bertujuan untuk mengakselerasi penurunan tuberkulosis sampai 50%.

“TBC di wilayah kita juga menjadi prioritas. Begitu kita dapatkan melalui alat kita yang mobiling atau X-Ray portable itu, jadi tugasnya melakukan tracing mereka yang terpapar seperti model covid itu. Kemudian diobati, diawasi secara berkala, dan dievaluasi sampai tuntas,” jelasnya.

Data tuberkulosis berdasarkan Buku Saku Dinkes Jawa Tengah Triwulan II 2025 tercatat estimasi ada 107.488 kasus.

Jumlah penemuan kasus tuberkulosis per 30 September 2025 sebanyak 63.398 kasus atau 58,98%.

Berdasarkan hasil program Speling Melesat, tercatat ada 9.140 orang skrining gejala.

Selanjutnya 1.847 orang telah melakukan rontgen thorax (dada) dengan 626 orang hasilnya sugestif.

Sementara yang ditindaklanjuti dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) sebanyak 525 orang.

“Jumlahnya sudah banyak,” kata Ahmad Luthfi.

Sementara itu, Sekjen Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, mengatakan, angka kasus tuberkulosis di Indonesia nomor dua terbesar di dunia. Maka harus konsentrasi untuk menurunkan angka tersebut dengan target tahun 2030 menjadi nol kasus tuberkulosis.

“CKG dan Speling Melesat salah satunya mengecek apakah masyarakat ada TB atau tidak. Kalau hasilnya positif kan sudah diketahui by name by address, kemudian kita lihat tindak lanjutnya. Termasuk cek orang di sekitar karena kita harus cegah penyebarannya,” katanya.

Dijelaskan, penderita tuberkulosis dalam penanganannya harus mengkonsumsi obat selama 6 bulan berturut-turut.

Apabila dalam jangka waktu tersebut ada beberapa terlewatkan obatnya, maka harus mengulang dari awal lagi.

Penderita yang sering mengulang pengobatan ada risiko resisten terhadap obat sehingga akan menjadi lebih parah.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhir Januari 2025, Tilang Manual Dihentikan, akan Diganti dengan Ini

    Akhir Januari 2025, Tilang Manual Dihentikan, akan Diganti dengan Ini

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kepolisian akan menghentikan tilang manual mulai akhir Januari 2025. Hal ini disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman, Selasa (21/1/2024). Menurutnya, keputusan tersebut diambil untuk mengurangi interaksi secara langsung antara petugas dengan masyarakat yang dapat menimbulkan potensi nilai negatif terhadap citra kepolisian. “Karena jika penegakan hukum masih melibatkan […]

  • Tindakan Tegas Pemkab Pemalang Bagi Pelanggar Perda Didukung Praktisi Hukum

    Tindakan Tegas Pemkab Pemalang Bagi Pelanggar Perda Didukung Praktisi Hukum

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Langkah tegas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dalam menindak tempat usaha yang disalahgunakan untuk praktik asusila mendapat dukungan dari kalangan praktisi hukum. Dr.(c) Imam Subiyanto, S.H., M.H., CPM, seorang praktisi hukum, menilai tindakan Pemkab Pemalang mencabut izin usaha tersebut sebagai langkah yang tepat dan memiliki dasar hukum kuat. Imam Subiyanto menyampaikan hal tersebut […]

  • Jaga Kesehatan Reproduksi Perempuan, Ning Nawal Gencarkan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara

    Jaga Kesehatan Reproduksi Perempuan, Ning Nawal Gencarkan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus menggencarkan edukasi serta layanan deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara. Hal itu sebagai upaya menjaga kesehatan reproduksi perempuan. Salah satunya, melalui kegiatan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara Melalui IVA Test (Inspeksi Visual Asam Asetat), Sadanis (Pemeriksaan Payudara […]

  • Satgas Pengendalian Harga Beras Cek Stabilitas Harga dan Stok di Pasar Tradisional maupun Pasar Modern Boyolali

    Satgas Pengendalian Harga Beras Cek Stabilitas Harga dan Stok di Pasar Tradisional maupun Pasar Modern Boyolali

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka menjaga kestabilan harga dan ketersediaan beras di wilayah Jawa Tengah, Satgas Pengendalian Harga Beras Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan pemantauan langsung di Kabupaten Boyolali, pada Kamis (23/10/2025). Tim gabungan tersebut terdiri dari unsur Polda Jawa Tengah, Polres Boyolali, Dinas Ketahanan Pangan, Disdagperin, Dinas Pertanian, Bulog, dan DPMPTSP. Dalam kegiatan kali […]

  • Desa Surajaya Jadi Sasaran Pembangunan Infrastruktur TMMD Tahap 1

    Desa Surajaya Jadi Sasaran Pembangunan Infrastruktur TMMD Tahap 1

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dusun Kemamang Desa Surajaya Kecamatan Pemalang menjadi sasaran utama program pembangunan infrastruktur pada pelaksanaan operasi TMMD Sengkuyung Tahap I tahun anggaran 2026. Pembangunan infrastruktur yang akan dikerjakan meliputi membangun ulang mengaspal jalan kurang lebih 1,362 meter lebar 2,8 meter, kemudian pembangunan talud 2 titik yakni talud pertama panjang10 meter lebar 0,35 meter […]

  • Belum Bisa Melobi, Rekontruksi Jalan Jensud Pemalang Dibatalkan

    Belum Bisa Melobi, Rekontruksi Jalan Jensud Pemalang Dibatalkan

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Proyek jalan utama Jendral Sudirman dan Jalan Perintis Kemerdekaan Kabupaten Pemalang tidak dapat dibangun sesuai dengan rencana awal, Selasa (3/9/2024). Kendala pembangunan jalan tersebut yaitu karena Kementerian PUPR belum bisa memberikan anggaran perbaikan untuk jalan yang diperkirakan akan memakan biaya lebih dari Rp20 miliar. Kepala DPU PR Joko Tri Asmoro mengatakan, pengajuan […]

expand_less