Minggu, 12 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Turunkan Kasus Tuberkulosis, Ahmad Luthfi Luncurkan Program Speling Melesat dan TB Express

Turunkan Kasus Tuberkulosis, Ahmad Luthfi Luncurkan Program Speling Melesat dan TB Express

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meluncurkan program Speling Melesat dan TB Express.

Program tersebut untuk mengakselerasi penurunan kasus tuberkulosis (TB/TBC) sekaligus mendukung program nasional quick win atau hasil terbaik cepat.

“Launching Speling Melesat dan TB Express tidak hanya dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi, tetapi juga oleh kabupaten/kota, berikut rumah sakit provinsi, kabupaten/kota, dan swasta,” kata Ahmad Luthfi saat peluncuran sekaligus peringatan Hari Kesehatan Nasional di Grand Mercure Hotel, Solobaru, Kabupaten Sukoharjo, Jumat, 3 Oktober 2025.

Speling Melesat merupakan singkatan dari Spesialis Keliling Mendekatkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat.

Program prioritas Provinsi Jawa Tengah tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan paripurna kepada masyarakat dengan basis desa.

Dalam praktiknya juga diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah pusat.

Layanan program Speling meliputi pemeriksaan ibu hamil (antenatal care) dan pemeriksaan kanker serviks oleh dokter spesialis obsgyn; tuberkulosis oleh dokter spesialis penyakit dalam/paru; kesehatan jiwa oleh dokter spesialis kesehatan jiwa; stunting oleh dokter spesialis anak.

“Dokter spesialis kita turunkan ke desa-desa dan melakukan pengecekan kesehatan secara gratis dan paripurna, ” kata Ahmad Luthfi.

” Salah satu indikator kemiskinan adalah layanan dasar kesehatan, kalau masyarakat kita sehat akan mengangkat produktivitas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dirinya sendiri,” imbuhnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah per 30 September 2025, sebanyak 8.791.904 jiwa telah terlayani CKG. Khusus Speling Melesat sudah terlaksana di 560 desa se-Jawa Tengah dengan total 62.169 jiwa terlayani.

“CKG kita tertinggi nasional. Ini akan terus kami lakukan,” ungkap Ahmad Luthfi.

Sementara itu, dalam Program Speling Melesat juga terdapat TB Express.

Kegiatan tersebut merupakan terobosan untuk penemuan kasus tuberkulosis menggunakan alat X-Ray Portable Rapid Early Screening System.

Program ini bertujuan untuk mengakselerasi penurunan tuberkulosis sampai 50%.

“TBC di wilayah kita juga menjadi prioritas. Begitu kita dapatkan melalui alat kita yang mobiling atau X-Ray portable itu, jadi tugasnya melakukan tracing mereka yang terpapar seperti model covid itu. Kemudian diobati, diawasi secara berkala, dan dievaluasi sampai tuntas,” jelasnya.

Data tuberkulosis berdasarkan Buku Saku Dinkes Jawa Tengah Triwulan II 2025 tercatat estimasi ada 107.488 kasus.

Jumlah penemuan kasus tuberkulosis per 30 September 2025 sebanyak 63.398 kasus atau 58,98%.

Berdasarkan hasil program Speling Melesat, tercatat ada 9.140 orang skrining gejala.

Selanjutnya 1.847 orang telah melakukan rontgen thorax (dada) dengan 626 orang hasilnya sugestif.

Sementara yang ditindaklanjuti dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) sebanyak 525 orang.

“Jumlahnya sudah banyak,” kata Ahmad Luthfi.

Sementara itu, Sekjen Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, mengatakan, angka kasus tuberkulosis di Indonesia nomor dua terbesar di dunia. Maka harus konsentrasi untuk menurunkan angka tersebut dengan target tahun 2030 menjadi nol kasus tuberkulosis.

“CKG dan Speling Melesat salah satunya mengecek apakah masyarakat ada TB atau tidak. Kalau hasilnya positif kan sudah diketahui by name by address, kemudian kita lihat tindak lanjutnya. Termasuk cek orang di sekitar karena kita harus cegah penyebarannya,” katanya.

Dijelaskan, penderita tuberkulosis dalam penanganannya harus mengkonsumsi obat selama 6 bulan berturut-turut.

Apabila dalam jangka waktu tersebut ada beberapa terlewatkan obatnya, maka harus mengulang dari awal lagi.

Penderita yang sering mengulang pengobatan ada risiko resisten terhadap obat sehingga akan menjadi lebih parah.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengaspalan Tahap Pertama di Desa Kreo Dimulai, Warga Sambut Baik Peningkatan Infrastruktur Jalan

    Pengaspalan Tahap Pertama di Desa Kreo Dimulai, Warga Sambut Baik Peningkatan Infrastruktur Jalan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Pemerintah Desa Kreo, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, resmi memulai kegiatan pengaspalan jalan tahap pertama tahun anggaran 2025. Program TERSEBUT didanai melalui Dana Desa (DD) yang mencakup dua titik strategis yakni di Dusun Wanalaba dan RT 009/RW 001. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga, yang selama ini mendambakan peningkatan kualitas infrastruktur jalan di […]

  • Majelis Tabligh PDM Banyumas Perkuat Jejaring dan Kapasitas Mubaligh Jelang Ramadhan 1447 H

    Majelis Tabligh PDM Banyumas Perkuat Jejaring dan Kapasitas Mubaligh Jelang Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Menyongsong Ramadhan 1447 Hijriah, Majelis Tabligh PDM Banyumas meneguhkan manhaj dakwah dan semangat tajdid melalui pembekalan mubaligh dan imam Masjid Muhammadiyah Tahun 2026 yang digelar di Masjid At-Tajdiid Kampus II UMP, Jumat–Sabtu (30–31 Januari 2026). Agenda tersebut diikuti lebih dari 130 peserta yang merupakan perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting […]

  • Latihan Pra Operasi Keselamatan Candi 2025 Digelar Polres Pekalongan

    Latihan Pra Operasi Keselamatan Candi 2025 Digelar Polres Pekalongan

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Latihan Pra Operasi (latpraops) Keselamatan Candi 2025 digelar Polres Pekalongan, Jumat siang (07/02/2025). Kegiatan yang dilangsungkan di aula Polres Pekalongan itu, dihadiri oleh Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso Widamanto, Wakapolres Pekalongan Kompol Kholid Mawardi, PJU Polres Pekalongan, para Kapolsek jajaran Polres Pekalongan serta anggota yang terlibat dalam operasi Keselamatan Candi 2025. Kapolres […]

  • Perayaan Milad Al Irsyad ke 110 Tahun, Anggota DPR RI Rizal Bawazier Borong Produk UMKM

    Perayaan Milad Al Irsyad ke 110 Tahun, Anggota DPR RI Rizal Bawazier Borong Produk UMKM

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Perayaan Milad Al Irsyad ke 110 tahun di Kompleks Masjid An Nur Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Pemalang berjalan meriah, Minggu (13/10/2024). Dalam perayaan itu juga ada gelaran bazar UMKM. Terlihat, ada 50 stand yang terlibat dalam gelaran bazar tersebut, stand UMKM itu menyajikan jajanan khas daerah. Pelaku UMKM yang terlibat dalam gelaran […]

  • Puspaga Samawa Diluncurkan, Bupati Pemalang Berharap Bisa Mampu Optimalisasi Pemberdayaan Keluarga

    Puspaga Samawa Diluncurkan, Bupati Pemalang Berharap Bisa Mampu Optimalisasi Pemberdayaan Keluarga

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Sekretaris Daerah Pemalang Heriyanto mewakili Bupati Pemalang Mansur Hidayat meluncurkan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Samawa di halaman kantor Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, Senin (12/08/2024). Dalam sambutan bupati yang dibacakan Sekda menyampaikan, Puspaga sebagai tempat pembelajaran untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga. Menurutnya, ini dilakukan oleh tenaga profesi dan relawan melalui peningkatan kapasitas […]

  • Dana Desa Menyusut, Paguyuban Kades Banyumas Sampaikan Aspirasi ke Ahmad Luthfi soal Bankeu, KDMP, Hingga Relokasi Puskesmas

    Dana Desa Menyusut, Paguyuban Kades Banyumas Sampaikan Aspirasi ke Ahmad Luthfi soal Bankeu, KDMP, Hingga Relokasi Puskesmas

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di tengah pemangkasan dana desa yang kian terasa, para kepala desa di Kabupaten Banyumas menyampaikan langsung kegelisahan mereka kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Mulai dari tuntutan pemerataan bantuan keuangan (Bankeu), bantuan gubernur (Bangub), problematika Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga polemik relokasi Puskesmas Cilongok II. Seluruh aspirasi itu disuarakan dalam pertemuan […]

expand_less