Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Universitas Paramadina dan LP3ES Gelar Diskusi Tata Kelola Danantara

Universitas Paramadina dan LP3ES Gelar Diskusi Tata Kelola Danantara

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang –  secara darinUniversitas Paramadina bersama Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) mengadakan diskusi bertajuk “Apakah Pengelola Dana Negara Danantara Kebal Hukum?” secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu (1/3/2025).

Diskusi ini membahas berbagai aspek tata kelola Danantara, termasuk regulasi hukum, dampak ekonomi, serta transparansi pengelolaannya.

Dalam pengantarnya, Fahmi Wibawa, Direktur Eksekutif LP3ES, menyoroti masalah mendasar dalam tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ia menegaskan bahwa regulasi saat ini memberikan perlindungan hukum bagi pengelola BUMN.

“Dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, menteri dan pegawai organ BUMN tidak dapat diminta pertanggungjawaban jika tidak ada bukti yang cukup. Artinya, mereka seolah kebal hukum. Padahal, dalam prinsip good governance, harus ada pemisahan jelas antara regulator dan operator,” ujarnya.

Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, mengkritisi aspek hukum dan politik dalam pembentukan Danantara. Menurutnya, pembahasan undang-undang terkait dilakukan secara terburu-buru.

“Saya diminta hadir di DPR, hanya dalam dua hingga tiga hari undang-undang ini langsung disahkan. Ini menjadi persoalan besar,” tuturnya.

Didik juga menyoroti asas impunitas dalam Danantara yang dapat menurunkan kepercayaan publik.

“Business judgment rule dalam Danantara tidak boleh menjadi perlindungan bagi pelaku korupsi,” tegasnya.

Dari sisi ekonomi, Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina, menyoroti kurangnya inovasi dalam kebijakan pemerintah dan BUMN.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selama Arus Mudik, Polda Jateng Akan Terapkan Sistem One Way Sistem Ganjil Genap, Simak Jadwalnya

    Selama Arus Mudik, Polda Jateng Akan Terapkan Sistem One Way Sistem Ganjil Genap, Simak Jadwalnya

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Polda Jawa Tengah mengeluarkan himbauan kepada pengusaha, pemilik truk sumbu tiga dan pengemudi untuk mematuhi pembatasan operasional kendaraannya. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan bagi pengguna jalan selama arus mudik dan balik tahun 2024. Dir Lantas Polda Jateng Kombes Pol Sonny Irawan mengatakan, himbauan ini merupakan bagian dari strategi rekayasa lalu […]

  • Pemalang Raih Collaborative Award 2026, Bukti Sinergi dengan Pemprov Jateng

    Pemalang Raih Collaborative Award 2026, Bukti Sinergi dengan Pemprov Jateng

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabupaten Pemalang meraih penghargaan Collaborative Award 2026 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi dalam rangka satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen periode 2025–2030 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jumat (20/2/2026). Kabupaten Pemalang menjadi salah satu dari enam daerah terbaik dalam kategori kabupaten/kota […]

  • Bupati Pemalang Pastikan Arus Lalu Lintas Bantarbolang–Pemalang Kembali Lancar Pasca Puting Beliung

    Bupati Pemalang Pastikan Arus Lalu Lintas Bantarbolang–Pemalang Kembali Lancar Pasca Puting Beliung

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro didampingi Kepala Pelaksana BPBD Pemalang Agus Ikmaludin memastikan arus lalu lintas di ruas jalan Bantarbolang–Pemalang kembali normal usai terdampak angin puting beliung, Rabu (4/4/2026) malam. Usai meninjau langsung lokasi pohon tumbang, Bupati Anom menyampaikan bahwa dampak angin kencang yang terjadi sejak sore hari sempat menghambat akses kendaraan di […]

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen Menerima Kunjungan Gubernur Prefektur Kagawa, Jepang, Ikeda Toyohito

    Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen Menerima Kunjungan Gubernur Prefektur Kagawa, Jepang, Ikeda Toyohito

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Jepang menunjukkan peningkatan yang signifikan. Tidak lagi sebatas penempatan tenaga kerja, kolaborasi kedua pihak kini naik level dengan menyiapkan pekerja asal Jawa Tengah untuk menduduki posisi manajerial atau bos di perusahaan-perusahaan Jepang. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, usai […]

  • Wagub Jateng: Perlunya Dilakukan Rekaya Cuaca dalam Penangan Banjir dan Longsor di Wiayah Kudus

    Wagub Jateng: Perlunya Dilakukan Rekaya Cuaca dalam Penangan Banjir dan Longsor di Wiayah Kudus

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengatakan perlunya dilakukan rekayasa cuaca dalam penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Kudus, Pati, dan Jepara. Mengingat, intensitas hujan sangat tinggi di tiga wilayah ini selama empat hari berturut-turut. “Jadi selama empat hari tidak ada matahari, jadi hasil koordinasi dengan BBWS memang perlu ada […]

  • Percepat Recovery Pasar Kota Wonogiri, Ahmad Luthfi Berikan Rp 1 Miliar Bangun Sarpras Darurat Pascakebakaran

    Percepat Recovery Pasar Kota Wonogiri, Ahmad Luthfi Berikan Rp 1 Miliar Bangun Sarpras Darurat Pascakebakaran

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengutamakan percepatan pemulihan atau recovery aktivitas ekonomi di Pasar Kota Wonogiri. Pasca kebakaran pada 6 Oktober 2025 lalu, akitivitas di pasar yang jadi jantung perkonomian Wonogiri tersebut sempat lumpuh. “Kita harus segera melakukan recovery agar masyarakat atau penjual yang jumlahnya 749 itu, harus bisa berjualan dengan situasi […]

expand_less