Senin, 27 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Jusuf Kalla: Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Memberikan Solusi

Jusuf Kalla: Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Memberikan Solusi

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026 | 13:48 WIB
  • print Cetak

“Pasar modal turun karena masalah kepercayaan. Orang membeli saham karena percaya perusahaan itu akan menghasilkan laba. Ketika kepercayaan menurun, saham-saham dilepas. Dulu saham tambang sangat diminati, sekarang banyak yang mengalami penurunan. Saham perbankan juga mengalami tekanan sehingga banyak investor melepas kepemilikannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tekanan ekonomi sering kali memunculkan berbagai persoalan sosial di masyarakat. Menurutnya, meningkatnya angka kriminalitas tidak dapat dilepaskan dari kondisi ekonomi yang memburuk.

“Ketika banyak orang menganggur dan sulit memenuhi kebutuhan hidupnya, maka berbagai persoalan sosial akan muncul. Kita melihat kasus pencurian dan kejahatan jalanan yang ramai dibicarakan. Ini harus menjadi perhatian bersama karena ekonomi dan kondisi sosial saling berkaitan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membantu mencari solusi atas berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi bangsa. Menurutnya, universitas memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam pendidikan, tetapi juga dalam menghasilkan penelitian yang dapat menjadi dasar perumusan kebijakan publik.

“Tugas universitas pertama adalah mencerdaskan bangsa. Kedua, memberikan kontribusi kepada masyarakat dan pemerintah melalui hasil-hasil penelitian. Kampus harus mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa kalangan akademisi perlu terus menyuarakan pandangan kritis dan berbasis data dalam merespons berbagai kebijakan publik. Dalam konteks tersebut, Jusuf Kalla mengapresiasi peran Universitas Paramadina yang aktif memberikan pandangan dan kajian terhadap berbagai isu nasional.

Pada sektor fiskal, Jusuf Kalla menekankan pentingnya efisiensi anggaran negara. Menurutnya, pemerintah perlu segera melakukan evaluasi terhadap berbagai pengeluaran yang tidak memberikan dampak produktif secara langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.“Pengeluaran yang tidak produktif harus dikurangi. Jangan terlalu lama. Langsung saja ambil keputusan mengenai beban mana yang harus dipotong dan dikurangi agar fiskal negara menjadi lebih sehat,” tegasnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hut Bhayangkara ke-78, Polsek Ampelgading Dapat Surprise dari Kades

    Hut Bhayangkara ke-78, Polsek Ampelgading Dapat Surprise dari Kades

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024 | 21:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Ampelgading, Pemalang mendapat surprise. Kapolsek beserta anggotanya mendapat kiriman kueh ulang tahun dari Camat, Danramil, dan seluruh kepala desa di wilayah hukumnya untuk merayakan HUT Bhayangkara bersama di Polsek setempat, Selasa (2/7/2024). Ketua Paguyupan Kepala Desa (Simongklang) Ampelgading Suparto mengungkapkan, bahwa surprise di HUT Bhayangkara […]

  • Kapolres Pekalongan Pimpin Apel Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Cipayung Raya

    Kapolres Pekalongan Pimpin Apel Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Cipayung Raya

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025 | 18:57 WIB
    • account_circle Trisnanto
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf memimpin langsung apel pengamanan kegiatan aksi unjuk rasa oleh organisasi mahasiswa Cipayung Pekalongan Raya yang digelar di depan Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Senin (08/09/2025). Apel pengamanan dilaksanakan di Jalan Raya Mandurorejo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan serta seluruh personel […]

  • Peringati Hari Ibu ke-96 KKI Batang Gelar Even Lomba Berbusana Kebaya dan Bazar

    Peringati Hari Ibu ke-96 KKI Batang Gelar Even Lomba Berbusana Kebaya dan Bazar

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024 | 10:28 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Sementara itu, Ketua Komunitas Kain Kebaya Indonesia Batang Sri Handayani menambahkan, digelarnya bazar makanan tradisional tersebut agar makanan ini tetap lestari dan terus dikenal oleh generasi muda. “Ini penting, apalagi makanan tradisional kita mengandung gizi yang baik bagi anak-anak,” pungkasnya. **

  • Bapemperda DPRD Kudus Lakukan Kujungan ke Pemalang

    Bapemperda DPRD Kudus Lakukan Kujungan ke Pemalang

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025 | 14:17 WIB
    • account_circle
    • 0Komentar

    “Mudah-mudahan tidak lama lagi tetapi pelaksanaan sebenarnya sudah dimulai terutama di bidang-bidang kita sudah menjaga produk halal dan sertifikat halal baik kemasan minuman yang ada di Ajibpol (air mineral produk PDAM setempat), kemudian makanan yang ada di toko-toko itu peran Kemenag cukup baik dan pelayanan pengsertifikasian tentang halal itu sudah berjalan,” pungkas Solichin. Di akhir […]

  • Bawa Ribuan Obat-obatan Keras dan Sabu, Pemuda Asal Comal Diringkus Polisi

    Bawa Ribuan Obat-obatan Keras dan Sabu, Pemuda Asal Comal Diringkus Polisi

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026 | 16:03 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Tersangka kedapatan membawa sabu yang dibalut double tip warna merah untuk mengelabui petugas. Selain narkotika golongan I, tersangka juga membawa obat keras dalam jumlah besar yang disimpan dalam kantong plastik hitam,” tambahnya. Selain narkotika, polisi juga menyita satu unit handphone Realme warna biru yang diduga digunakan untuk transaksi, serta satu unit sepeda motor Honda Beat […]

  • Perlu Kolaborasi Antar Lembaga Untuk Tekan Angka Percerian

    Perlu Kolaborasi Antar Lembaga Untuk Tekan Angka Percerian

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026 | 22:24 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Jumlah itu sangat tinggi, karena mencapai 30 % dari jumlah pernikahan yang tercatat pada tahun 2024. Sedangkan sisanya yang 70%, yang tidak cerai itu, juga belum tentu rumah tangga yang bahagia,” ujarnya. Menurutnya, kelas calon pengantin yang digagas Gus Yasin sangat besar manfaatnya. Dia berharap, terjalin kolaborasi dengan Pemprov Jateng dalam mewujudkan harmonisasi keluarga di […]

expand_less