Wabup Nurkholes: Pemkab Pemalang Ambil Langkah Cepat, Lindungi Relawan Dapur MBG dengan BPJS Ketenagakerjaan
- calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang mengambil langkah cepat untuk memberikan perlindungan sosial kepada para pengurus Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan relawan dapur MBG (Manfaat Bersama Gizi).
Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes mendorong agar seluruh relawan diikutsertakan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka sosialisasi Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan di Pemalang pada Rabu, 19 November 2025.
Menurut Nurkholes, keikutsertaan relawan dalam BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk komitmen Pemkab untuk melindungi mereka dari risiko kecelakaan dan kematian saat menjalankan tugas.
“Tidak satu pun yang tidak, semuanya daftar. Proses pada hari ini adalah bagian dari percepatan karena dari 45 dapur, baru 22 dapur yang terdata. Ini kita percepat semuanya agar 45 itu dengan cepat dapat menerima manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Nurkholes.
Target 143 Dapur Gizi Tercapai Awal 2026
Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa target program MBG di Pemalang adalah sebanyak 143 dapur. Hingga saat ini, 45 dapur sudah beroperasi. Pihaknya menargetkan pembangunan 30 dapur baru setiap bulannya agar target 143 dapur dapat terpenuhi pada awal tahun 2026.
“Ini lagi kita upayakan seluruh mitra untuk percepatan pembangunannya. Kalau semuanya sesuai dengan aturan hari kerja, saya kira mungkin awal Januari atau Februari itu sudah semuanya selesai,” ungkap Nurkholes penuh harap.
Premi Kecil, Manfaat Besar bagi Relawan
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan, Widhi Astri Aprillia Nia, menjelaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan yang diberikan meliputi perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Selain itu, relawan juga akan mendapatkan Jaminan Hari Tua (JHT) yang berfungsi sebagai tabungan.
- Penulis: Fahroji




