Rabu, 15 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Welfare State ala Jawa Tengah

Welfare State ala Jawa Tengah

  • account_circle Adm min
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

*Oleh: Wahid Abdulrahman (Wakil Ketua TPPD Jawa Tengah)

PERTANYAAN kritis muncul dari publik akan substansi dari kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Ahmad Luthfi-Taj Yasin dipenghujung 2025. Berawal dari 40 penghargaan yang diterima disepanjang 2025 yang diberikan oleh kementerian, lembaga negara, media nasional, MURI, hingga organisasi masyarakat.

Disaat yang sama catatan statistik oleh BPS juga menunjukkan berbagai capaian dalam sektor ekonomi dan kesejahteraan yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi, pengurangan penduduk miskin, hingga pengurangan pengangguran. Baik penghargaan maupun capaian statistik tersebut apakah benar mencerminkan kondisi obyektif yang dapat dirasakan oleh masyarakat atau sekadar prestasi di atas kertas.

Penghargaan dan capaian statistik tentu adalah akumulasi dari kerja bersama antara pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kabupaten/kota, sektor swasta, organisasi masyarakat, termasuk di dalamnya kontribusi dari perguruan tinggi dalam satu semangat kolaborasi. Demikian halnya, upaya untuk menghasilkan kinerja yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat juga menjadi bagian dari kerja bersama.

Melalui sebuah konsep yang berakar dari negara kesejahteraan (welfare state). Di mana pemerintah berupaya menghadirkan kesejahteraan warga baik melalui jaminan perlindungan sosial maupun berbagai pendekatan program lainnya.

Dalam perspektif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, upaya tersebut sudah memiliki payung hukum melalui Peraturan Daerah No 7 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Inilah semangat yang sedang dibangun, tidak semata capaian yang indah secara statistik namun juga nyata dirasakan oleh masyarakat.

Dalam sejarah negara modern, konsep negara kesejahteraan (welfare state) awalnya dikembangkan oleh Otto von Bismarck (1880) di wilayah Jerman yang menekankan perlindungan terhadap buruh atau pekerja pabrik dalam bentuk asuransi kecelakaan, jaminan kesehatan, hingga pensiun. Sistem tersebut kemudian berkembang dalam berbagai varian program dan model pembiayaan dengan satu semangat perlindungan sosial negara terhadap kesejahteraan seluruh warganya.

Demikian halnya dengan tujuan utama program yang memiliki drajat berbeda mulai dari perlindungan sosial terhadap kelompok rentan hingga meningkatkan kualitas hidup seluruh warga.

Pengalaman penulis tinggal di Jerman dalam kurun waktu 2020-2024, pemerintah provinsi (atau setingkat negara bagian) memiliki peran besar dalam menghadirkan program berbasis welfare state disamping peran pemerintah pusat (federal) dan pemerintah kota. Berbagai program seperti tunjangan anak, jaminan kesehatan bagi lansia, subsidi transportasi publik, hingga program pendidikan gratis dirasakan betul manfaat dan dampaknya bagi publik.

  • Penulis: Adm min

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pemalang akan Perbaiki Ruas Jalan Kertosari-Blendung Sepanjang 1,3 Kilometer

    Pemkab Pemalang akan Perbaiki Ruas Jalan Kertosari-Blendung Sepanjang 1,3 Kilometer

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.id – Pemerintah Kabupaten Pemalang mulai melakukan perbaikan infrastruktur di beberapa ruas jalan yang rusak. Salah satu ruas jalan yang akan diperbaiki yaitu ruas Jalan Kertosari-Blendung, Kamis (4/7/2024). Untuk pekerjaan perbaikan ruas jalan Kertosari-Blendung akan menggunakan aspal jenis AC-BC (Aspal Concrete Base Course). Kepala Bidang Bina Marga Dinas DPU Pemalang Yugo Pranoto mengatakan, pekan depan […]

  • Bupati Pemalang Lantik 3.156 PPPK dan 5 PNS, Ini Pesan Bupati kepada Terlantik

    Bupati Pemalang Lantik 3.156 PPPK dan 5 PNS, Ini Pesan Bupati kepada Terlantik

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengambil sumpah/janji kepada 3.156 orang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Kabupaten Pemalang formasi 2023 dan 5 Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan di halaman Sirkuit Obyek Wisata Pantai Widuri, Senin (1/7/2024). Mansur berpesan, terlantik harus bisa mendedikasikan diri sebagai ASN yang berorientasi kepada pelayanan. “Sesuai […]

  • Tangani Jalan Ambles Pemkab Rembang Gunakan Alat Berat

    Tangani Jalan Ambles Pemkab Rembang Gunakan Alat Berat

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penanganan jalan ambles di Desa Kajar Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, menggunakan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU TARU), Kamis (21/3/2024). Kabid Bina Marga DPU Taru Rembang, Nugroho Tri Hutomo mengatakan, alat berat tersebut digunakan untuk membersihkan dinding penahan serta merapikan tanah agar tak terjadi longsor susulan. “Alat berat digunakan […]

  • Ratusan Pelaku Usaha Jateng Dilatih Melek Digital, Nawal Yasin Tekankan 3 Kunci Gaet Pelanggan

    Ratusan Pelaku Usaha Jateng Dilatih Melek Digital, Nawal Yasin Tekankan 3 Kunci Gaet Pelanggan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ratusan pelaku usaha dari berbagai jenis usaha di Jawa Tengah mengikuti kegiatan Pelatihan Melek Digital bagi Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM), di Gedung Merah Putih, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu (3/12/2025). Pelatihan tersebut digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jateng, bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan […]

  • Bupati Pemalang Melepas Kafilah MTQH Pemalang, Masyarakat dan Jajarannya Diminta Mendukungnya

    Bupati Pemalang Melepas Kafilah MTQH Pemalang, Masyarakat dan Jajarannya Diminta Mendukungnya

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengajak seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk mendoakan dan mendukung para Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) dari Kabupaten Pemalang yang akan mengikuti MTQH di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat melepas 22 Kafilah MTQH di Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin (10/11/2025). Setelah […]

  • Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Jateng Meminta Pemerintah Kabupaten/ Kota Intensif Koordinasi dengan Penyelenggara Pemilu

    Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Jateng Meminta Pemerintah Kabupaten/ Kota Intensif Koordinasi dengan Penyelenggara Pemilu

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Menjelang Pilkada serentak 2024, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana meminta seluruh pemerintah kabupaten/ kota di wilayahnya melakukan koordinasi intensif dengan penyelenggara Pemilu. Hal itu dilakukan guna proses demokrasi berjalan lancar. Nana mengatakan, tahap hajatan politik lokal lima tahunan saat ini sudah berjalan, dan pada Agustus 2024 nanti sudah mulai dilakukan pendaftaran […]

expand_less