Jumat, 23 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Wujudkan Ketahanan Pangan, Wagub Taj Yasin Dorong Lahan Tidur Bisa Digarap

Wujudkan Ketahanan Pangan, Wagub Taj Yasin Dorong Lahan Tidur Bisa Digarap

  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menyampaikan butuh strategi baru dan inovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan wilayah. Apalagi provinsi yang dipimpinnya menjadi wilayah penumpu pangan nasional.

Salah satu caranya dengan mendata lahan-lahan tidur. Lahan yang tidak tergarap itu harus dikembangkan menjadi tanah yang kembali produktif.

Hal itu dikatakan Gus Yasin, saat menghadiri “Indonesia Punya Kamu Garuda TV”, di Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Selasa, 2 Desember 2025.

“Di Jawa Tengah ada lahan-lahan sawah yang sudah beberapa tahun tidak bisa dikembangkan atau tidak bisa digarap,” katanya.

Berkaca dari kasus tersebut, Taj Yasin ingin menormalisasi kembali lahan-lahan tidur. Bila ada masalah kekeringan lahan, perlu mengairinya dengan menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

“Nah, ini yang kita inovasikan,” katanya.

Dari sisi dukungan program, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam kebijakannya menganggarkan perbaikan atau pembangunan irigasi. Tujuannya supaya sawah yang selama ini belum mendapatkan pasokan air yang baik bisa teraliri.
Salah satu tantangan dan upaya lain, kata Taj Yasin, anak-anak muda juga harus mau memiliki profesi di dunia pertanian.

Dikataka, dalam mempertahankan negeri, harus mempertahankan ketahanan pangan.

“Kepada seluruh elemen yang ada di Jawa Tengah termasuk kampus, kami juga arahkan bagaimana mengungkit anak-anak itu mau bertani lagi. Memanfaatkan lahan persawahan dan juga pekarangan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mengatakan, di Indonesia, ada lebih dari 6 juta hektar lahan rawa yang sudah memiliki stok air.

Sebagai inovasi mewujudkan ketahanan pangan, dilakukan program untuk cetak sawah di lahan-lahan rawa. Caranya mengonversi lahan-lahan rawa itu menjadi produksi pertanian.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wijayanto Samirin Ekonom Universitas Paramadina:Penangkapan Noel Alarm Bahaya Bagi Prabowo

    Wijayanto Samirin Ekonom Universitas Paramadina:Penangkapan Noel Alarm Bahaya Bagi Prabowo

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kasus penangkapan Emmanuel Ebenezer atau Noel, aktivis 98 sekaligus Wakil Menteri, dinilai menjadi alarm bahaya bagi Presiden Prabowo dalam agenda pemberantasan korupsi dan implementasi program-program strategis pemerintah. Menurut Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina, momentum ini hadir di tengah komitmen Presiden yang selalu menegaskan perang terhadap korupsi di berbagai kesempatan. “Dalam pidatonya, Presiden kembali […]

  • Pemkab Pemalang Salurkan Bantuan Bagi Korban Pohon Tumbang

    Pemkab Pemalang Salurkan Bantuan Bagi Korban Pohon Tumbang

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Musibah pohon tumbang yang terjadi saat pelaksanaan Shalat Ied Lebaran di Alun – alun Pemalang mengakibatkan belasan orang luka-luka dan tiga orang warga Kelurahan Pelutan meninggal dunia. Kejadian itu langsung mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten untuk menyalurkan santunan dan bantuan bagi korban. Melalui Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pemalang, Noor […]

  • Dukungan untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Maxim Rayakan Hari Anak Nasional Bersama Murid SLB C Pelita Ilmu Semarang

    Dukungan untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Maxim Rayakan Hari Anak Nasional Bersama Murid SLB C Pelita Ilmu Semarang

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Semarang, Jurnal Pemalang – Di Hari Anak Nasional 2024 ini, Tim spesialis Maxim Indonesia bersama lebih dari sepuluh mitra driver mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) C Pelita Ilmu Semarang, untuk memberikan edukasi keselamatan berkendara serta bermain bersama sekitar 40 murid berkebutuhan khusus. Dalam kegiatan tersebut, Maxim menyerahkan paket hadiah berupa alat tulis, permainan papan, paket […]

  • Pemalang Darurat Sampah, Rizal Bawazire Segera Bangun Rumah Percontohan Pengolahan Sampah TPS3R

    Pemalang Darurat Sampah, Rizal Bawazire Segera Bangun Rumah Percontohan Pengolahan Sampah TPS3R

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Melihat kondisi Pemalang dalam kondisi darurat sampah, Anggota DPR RI daerah pemilihan Jateng X, Rizal Bawazier akan membuat rumah percontohan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R), Sabtu (4/1/2024). Rizal Basazier mengatakan, metode TPS3R ini merupakan salah satu solusi tercepat untuk mengatasi sampah di Kabupaten Pemalang. Menurutnya, penyediaan Tempat Pembuangan Akhir […]

  • Mahasiswa Aceh di Semarang: Pak Luthfi adalah Ayah, Jawa Tengah adalah Rumah

    Mahasiswa Aceh di Semarang: Pak Luthfi adalah Ayah, Jawa Tengah adalah Rumah

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ruang depan Asrama Mahasiswa Aceh Semarang di Jalan Banjarsari, Tembalang, Kota Semarang, tak seperti beberapa hari sebelumnya. Jika sebelumnya cukup lengang, kini ramai dengan tumpukan dus dan karung. Di sudut ruangan nampak timbunan berkarung-karung beras, dus makanan, minuman, minyak goreng, gula, dan mi instan. Bertumpuk-tumpuk jumlahnya. Beberapa mahasiswa nampak sibuk mengepak barang-barang […]

  • Banjir Melanda Sejumlah Tempat di Pemalang, Slamet Ramuji Anggota DPRD Fraksi PKB Langsung Turun ke Lokasi

    Banjir Melanda Sejumlah Tempat di Pemalang, Slamet Ramuji Anggota DPRD Fraksi PKB Langsung Turun ke Lokasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Cuaca ekstrim dan intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu Kabupaten Pemalang menyebabkan debit Sungai Comal melampaui kapasitas tampung dan banjir di sejumlah tempat terutama wilayah pesisir. Saat ini ribuan warga yang tinggal di daerah tersebut harus berjibaku dengan air. Limpasan air dari kali Comal yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dini hari, […]

expand_less