DKV Fakultas Ilmu Rekayasa, Universitas Paramadina Gelar Diskusi Desain
- account_circle Fahroji
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Dalam sambutannya, Menteri Ekonomi Kreatif menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Re: Rasa International Poster Biennale 2026 sebagai kontribusi nyata dunia akademik dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif nasional.
Menurutnya, desain komunikasi visual tidak hanya menghasilkan karya yang bernilai estetika, tetapi juga memiliki kekuatan untuk membangun narasi, menyampaikan pesan sosial, serta memperkuat diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.
Kehadiran biennale internasional ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi mampu berperan sebagai pusat inovasi kreatif yang mempertemukan berbagai perspektif lintas budaya melalui bahasa visual yang universal.
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini menegaskan bahwa Re: Rasa merupakan wujud komitmen Universitas Paramadina dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan masyarakat global melalui kreativitas, inovasi, dan kolaborasi internasional.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Rekayasa Universitas Paramadina, Hendriana Werdhaningsih, Ph.D., menjelaskan bahwa penyelenggaraan biennale ini mencerminkan integrasi antara keilmuan, kreativitas, dan kepedulian sosial.
“Melalui Re: Rasa, kami ingin menunjukkan bahwa desain komunikasi visual memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik terhadap berbagai isu global. Karya yang dihasilkan tidak hanya mengedepankan estetika, tetapi juga mengandung nilai kritis, empati, dan solusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua Program Studi DKV Universitas Paramadina, Vidya Kharisma, M.Ds., menambahkan bahwa biennale ini menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa, dosen, peneliti, serta praktisi kreatif dari berbagai negara.
- Penulis: Fahroji

