Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pendidikan » Mahasiswa KKN Undip Edukasi Warga Pendowo soal QRIS dan Keamanan Transaksi

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Warga Pendowo soal QRIS dan Keamanan Transaksi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026 | 20:34 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro menggelar edukasi literasi keuangan digital di Desa Pendowo, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, pada 5 hingga 6 Agustus 2026 lalu.

Materi disampaikan oleh dua narasumber, Dhiya Salsabila dari Program Studi Ekonomi dan Majda Nabila Weme dari Program Studi Akuntansi Perpajakan, dengan sasaran yang berbeda tiap harinya, yakni masyarakat umum pada hari pertama dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada hari kedua.

Pada hari pertama, Rabu (5/8/2026), Dhiya membawakan materi bertajuk “Literasi Digitalisasi Keuangan” di hadapan warga Desa Pendowo. Ia menjelaskan bahwa digitalisasi keuangan pada dasarnya adalah pergeseran cara bertransaksi dari yang semula tunai atau manual menjadi berbasis aplikasi seperti mobile banking, dompet digital, maupun QRIS.

“QRIS itu satu kode QR resmi dari Bank Indonesia yang bisa menerima pembayaran dari semua aplikasi dompet digital dan mobile banking sekaligus, jadi pedagang tidak perlu pasang banyak kode QR berbeda,” kata Dhiya, saat memberikan materi di hadapan warga Desa Pendowo.

Pada sesi yang sama, Majda turut menyampaikan materi “Keamanan Transaksi Digital: Mengenal QRIS dan Modus Penipuan” kepada masyarakat umum. Ia memaparkan sejumlah modus penipuan yang kerap menyasar pengguna QRIS, di antaranya penempelan stiker QRIS palsu di atas kode QR asli milik toko, kode QR donasi bohongan yang mengatasnamakan lembaga sosial, hingga modus pelaku yang mengaku salah transfer untuk memancing korban mengirim balik sejumlah uang.

“Screenshot bukti pembayaran itu bisa saja diedit, jadi jangan langsung percaya sebelum benar-benar mengecek notifikasi atau mutasi rekening,” kata Majda.

Pada hari kedua, Kamis (6/8/2026), kedua materi kembali disampaikan dengan sasaran khusus pelaku UMKM Desa Pendowo. Dhiya kembali memandu peserta memahami manfaat QRIS bagi usaha, termasuk penjelasan bahwa merchant discount rate (MDR) untuk transaksi di bawah Rp500 ribu ditetapkan sebesar 0 persen oleh Bank Indonesia, sehingga nominal yang diterima penjual tidak terpotong. Ia turut memandu proses pendaftaran QRIS secara langsung bagi peserta yang belum memiliki kode QR usaha.

Berdasarkan diskusi dengan peserta, mayoritas pelaku UMKM Desa Pendowo memilih mendaftarkan QRIS usahanya melalui aplikasi DANA, bukan penyedia lain, dengan pertimbangan kemudahan proses dan kebiasaan pemakaian aplikasi tersebut di kalangan warga. Pendaftaran melalui DANA Bisnis dilakukan dengan alur serupa seperti penyedia QRIS pada umumnya, yakni verifikasi nomor telepon, unggah KTP dan swafoto, pengisian data usaha, hingga pencetakan kode QR yang siap dipasang di lapak atau meja kasir.

Materi keamanan transaksi yang dibawakan Majda pada hari kedua lebih menekankan sisi praktis bagi pemilik usaha, seperti pentingnya memeriksa nama penerima yang muncul pada layar transaksi sebelum menyerahkan barang, sebab QRIS palsu yang ditempel di atas QRIS resmi toko akan mengarahkan dana ke rekening pelaku, bukan ke rekening usaha yang dituju. Ia juga menjelaskan langkah pelaporan bila penipuan sudah terlanjur terjadi, yakni menghubungi call center penyedia dompet digital atau bank penerbit, melaporkan rekening penerima ke kanal pengaduan resmi, menyampaikan aduan ke Bank Indonesia melalui BICARA di nomor 131, serta melapor ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) di bawah Otoritas Jasa Keuangan.

Kegiatan edukasi dua hari ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja multidisiplin II Tim II KKN-R Undip 2025/2026 di Desa Pendowo, yang turut menyasar sejumlah persoalan lain di desa tersebut, mulai dari penguatan legalitas usaha UMKM hingga tata kelola pemerintahan desa. Tim KKN dijadwalkan masih berada di lokasi hingga pertengahan Agustus untuk menuntaskan program kerja yang telah disusun bersama perangkat desa.*

Laporan: Majda Nabila Weme

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pemkab Pemalang Gelar Pasar Murah

    Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pemkab Pemalang Gelar Pasar Murah

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024 | 20:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Bupati Pemalang Mansur Hidayat membuka pasar murah tahap pertama yang digelar Pemkab Pemalang untuk menyambut datangnya hari raya Idul Fitri 1445 H di Desa Plakaran, Kecamatan Moga, Rabu (20/3/2024). Dalam sambutan Mansur mengatakan, pasar murah tahap pertama ini diharapkan bisa bermanfaat untuk warga Desa Plakaran. Ia berpesan, selama pasar murah berlangsung warga Plakaran […]

  • Ketika Ideologi dan Amal Bertemu: Napak Tilas Perkaderan Baitul Arqam AUM Kesehatan Banyumas 2025

    Ketika Ideologi dan Amal Bertemu: Napak Tilas Perkaderan Baitul Arqam AUM Kesehatan Banyumas 2025

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025 | 23:29 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK–SDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas sukses menyelenggarakan kegiatan perkaderan Baitul Arqam pada 1–2 November 2025 (10–11 Jumadil Awal 1447 H) di Balai Diklat Baturraden. Kegiatan strategis ini diikuti 34 peserta, 18 laki-laki dan 16 perempuan yang berasal dari berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang […]

  • Termotivasi Ingin Jadi Hafis Quran, Siswa SD Negeri Pilih Melanjutkan di MTS

    Termotivasi Ingin Jadi Hafis Quran, Siswa SD Negeri Pilih Melanjutkan di MTS

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024 | 22:33 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Lembaga pendidikan berbasis Islam masih mendapat perhatian warga Pantura di Kabupaten Batang. Pasalnya, banyak orang tua yang mengharapkan putra-putrinya mempelajari ilmu agama lebih dalam, Rabu (17/7/2024). Orang tua meras kurang tertarik dengan SMP Negeri meskipun letaknya berdekatan, mereka malah memilih anaknya untuk sekolah di MTs NU. Ketua panitia Masa Ta’aruf Siswa Madrasah […]

  • Sekda Jateng Ajak Pengusaha Hotel dan Restoran Akselerasi Pengembangan Wisata Syariah

    Sekda Jateng Ajak Pengusaha Hotel dan Restoran Akselerasi Pengembangan Wisata Syariah

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026 | 10:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pembangunan sektor pariwisata. Hal ini sejalan dengan visi strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang akan menjadikan sektor pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi halal berbasis syariah, sebagai prioritas utama pembangunan pada tahun 2027 “Bagi kami, […]

  • Bulan Dana PMI Pemalang 2026 Lampaui Target, Terkumpul Rp1,7 Miliar

    Bulan Dana PMI Pemalang 2026 Lampaui Target, Terkumpul Rp1,7 Miliar

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 | 11:16 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, secara resmi menutup kegiatan Bulan Dana PMI Kabupaten Pemalang Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten pada Selasa (7/7/2026). Dalam laporan pertanggungjawaban tersebut, diumumkan bahwa penghimpunan dana berhasil mencapai Rp1.793.962.903,00. Angka ini melampaui target awal sebesar Rp1,6 miliar, dengan persentase realisasi mencapai 112 persen. Ketua Panitia, Khaeron, menjelaskan bahwa pengumpulan […]

  • Kabar Baik Petani, Harga Pupuk Turun 20%: Apalagi Sekarang HET Padi Sudah Bagus

    Kabar Baik Petani, Harga Pupuk Turun 20%: Apalagi Sekarang HET Padi Sudah Bagus

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025 | 14:51 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kelompok petani menyambut baik kebijakan Presiden Prabowo Subianto menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen. Kebijakan ini dianggap sangat membantu dan para petani berharap harga pupuk tetap stabil. Uki, seorang petani asal Kampung Dampyak RT02/RT04, Desa Balai Kambang, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, mengungnkapkan, didirnya merasa senang dengan penurunan harga pupuk sebagaimana tercantum dalam […]

expand_less