Senin, 31 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Sejumlah Kios di Pasar Comal Ditutup, Akibat Bau Busuk Sampah Yang Menyengat

Sejumlah Kios di Pasar Comal Ditutup, Akibat Bau Busuk Sampah Yang Menyengat

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025 | 17:47 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG –  Tumppukan sampah yang berada di jalan masuk belakang Pasar Comal, Kabupaten Pemalang menimbulkan aroma yang tak sedap. Bau busuk menyengat merasuk ke hidung, membuat siapa pun yang melewati area tersebut terganggu.

Menurut keterangan yang diperoleh Jurnal Pemalang dari sejumlah pedagan menyebutkan, tumpukan sampah tersebut sudah 3 bulan tidak dibuang oleh pihak terkait. Sehingga puluhan pedagang yang kiosnya berada sekitar lokasi tersebut menutup kioasnya dan tidak berjualan.

Tumpukan sampah sepanjang kurang lebih puluhan meter,  menutup akses jalan di depan deretan kios dan lapak yang ada, menurut penuturan beberapa Pedagang dan warga setempat, tumpukan sampah sudah ada sejak November 2024 lalu.

Bau busuk air dari resapan sampah, memunculkan ribuan belatung dan lalat yang merambah ke sejumlah kios, bahkan akses pintu keluar masuk ke pemukiman warga pun tertutup karena banyaknya belatung yang bermunculan,.

Tidak hanya itu beberapa pintu kontrakan terlihat’ kosong ditinggalkan penghuninya karena bau sampah yang menyengat, mereka lebih memilih pindah kontrakan yang aman dan nyaman.

Fitrianingsih (42 th) salah seorang warga RT.02/04 Dukuh Balutan, Kelurahan Purwosari yang juga sekaligus sebagai pedagang kopi di pasar Comal, menceritakan bahwa dirinya selama 3 bulan jualan merugi kurang lebih 5 juta, akibat sepinya pembeli dampak dari menumpuknya sampah di dekat warungnya,

” Saya terpaksa jualan walaupun merugi, karena kalau ngga jualan takut warungnya ikut terbakar karena sampah, seperti kejadian beberapa hari yang lalu ,” tutur Fitrianingsih, pada Minggu (19/1 ).

Dirinya menceritakan, akibat pembakaran sampah beberapa waktu lalu, warungnya nyaris ikut terbakar.

“Ngga tahu mas mungkin ada orang yang membakat sampah lalu merembet hampir kena warung saya,” sambungnya.

“Dulu saat belum ada sampah menumpuk saya bisa dapat omzet dagangan amtara 300- 400 ribu, sekarang paling banter 50 ribu, saya mesti bertahan karena suami juga kios dagangan burungnya ikut tertutup tumpukan sampah, saya berharap ada bantuan dari pemerintah, anak saya dua harus sekolah dan makan,” tutupnya sambil menyeka air matanya.

Tumpukan sampah yang membusuk di pasar Comal ini, tidak hanya berdampak kepada para pedagang saja, warga terdekat pun ikut menanggung dampaknya,

Mulyono (6 th) mengungkapkan jika hampir setiap malam dirinya tidak bisa tidur karena bau busuk sampah yang menyengat.

“Hampir setiap malam saya ngga bisa tidur bau sampah sampai masuk ke rumah,” ungkap Mulyono yang tinggal persis di belakang deretan kios bagian belakang Pasar Comal.

Tumpukan sampah yang sudah ada sejak 3 bulan belakangan ini, menutup akses jalan masuk ke bagian belakang pasar tersebut. Pihak Pemkab Pemalang berjanji akan membersihkanya pada pertengahan Januari tahun ini.

Namun pada kenyataannya tak kunjung dilakukan, nasib para pedagang dan warga pun hanya bisa menunggu janji -janji manis dari pemerintah setempat.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus Forum OSIS Purbalingga Dikukuhkan, Diharapkan Organisasi Pemuda Lain Sinergi Dengan Pemerintah

    Pengurus Forum OSIS Purbalingga Dikukuhkan, Diharapkan Organisasi Pemuda Lain Sinergi Dengan Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024 | 20:27 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pengurus Forum OSIS Kabupaten Purbalingga Generasi 4 masa bakti 2024-2025 resmi dikukuhkan, Kamis (17/10/2024). Mereka dikukuhkan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga di Pendopo Dipokusumo Purbalingga. Kepala Dinas Dinporapar Purbalingga R. Budi Setiawan mengatakan, forum OSIS ini membawa semangat dan dampak positif bagi para pemuda. “Harapannya Forum OSIS […]

  • Standarisasi Elektoral : Menimbang Model TPS dalam Pilkades Serentak

    Standarisasi Elektoral : Menimbang Model TPS dalam Pilkades Serentak

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026 | 19:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    *Oleh: Bambang Mugiarto (Pemerhati Masalah Sosial-Politik dan Tata Kelola Desa) Wacana pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Kabupaten Pemalang dengan mengadopsi model tempat pemungutan suara (TPS) ala Pemilu, perlu dikji dan pertimbangkan secara matang dan komprehensif. Di atas kertas, gagasan ini terlihat lebih prosedural. Tertib, terstandar, dan modern. Tapi dalam praktik, model ini justru berpotensi […]

  • Gubernur Jateng Peringatkan Kepala Daerah Tidak Tinggal Wilayannya Selama Libur Natal dan Tahun Baru

    Gubernur Jateng Peringatkan Kepala Daerah Tidak Tinggal Wilayannya Selama Libur Natal dan Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025 | 23:25 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seluruh kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah tidak diperbolehkan nglencer dan meninggalkan wilayahnya selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini. Para bupati dan wali kota diminta siaga di wilayah masing-masing untuk memantau kondusivitas dan kesiapsiagaan potensi bencana. “Surat edaran dari Menteri Dalam Negeri untuk tidak meninggalkan tempat (wilayah) selama Nataru […]

  • Apel Gelar Pasukan, Bupati Anom: Pemalang Siap Hadapi Potensi Bencana

    Apel Gelar Pasukan, Bupati Anom: Pemalang Siap Hadapi Potensi Bencana

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025 | 19:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang melakukan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan 3 Pilar Kebencanaan se-Kabupaten Pemalang yakni TNI, Polri dan Pemerintah Daerah di halaman pendopo kabupaten setempat, Rabu (17/12/2025). Apel tersebut guna meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Pada kesempatan itu, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan bahwa Kabupaten Pemalang siap menghadapi bencana […]

  • TNI dan Warga Desa Sikasur Gotong Royong Bangun Pondasi Jembatan Garuda

    TNI dan Warga Desa Sikasur Gotong Royong Bangun Pondasi Jembatan Garuda

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026 | 16:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat nyata di Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Anggota Koramil 11 Belik bersama masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan kerja bakti dalam pembangunan pondasi Jembatan Garuda, yang menjadi salah satu infrastruktur penting bagi warga, Minggu(19/04/2026) Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 11 Belik, Kapten Cpm […]

  • Polres Purbalingga Berhasil Amankan 4 Orang Tersangka Pelaku Pembunuhan

    Polres Purbalingga Berhasil Amankan 4 Orang Tersangka Pelaku Pembunuhan

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024 | 22:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan oleh 4 orang tersangka, Jumat (8/3/2024). Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Aris Setiyanto mengatakan, kasus pembunuhan berawal dari penemuan sesosok mayat di Sungai Serayu, Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingg pada Minggu 18 Februari 2024 lalu. “Mayat saat ditemukan dalam kondisi terikat tali tambang pada […]

expand_less