Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemalang Raya » 4 Oleh-oleh Kahs Pemalang dari Olahan Nanas Madu yang Menjadi Primadona

4 Oleh-oleh Kahs Pemalang dari Olahan Nanas Madu yang Menjadi Primadona

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025 | 22:24 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Kabupaten Pemalang, yang terletak di pesisir utara Jawa Tengah, dikenal sebagai salah satu daerah penghasil nanas madu terbesar. Perkebunan nanas madu di Pemalang tersebar di wilayah selatan, antara lain di Kecamatan Belik, Pulosari, dan Watukumpul.

Buah nanas madu telah menjadi ikon daerah ini. Tak sulit untuk menemukan buah nanas madu Pemalang, buah nanas ini banyak yang jual di pinggir jalan dan kota-kota lain, bahkan dapat ditemukan di supermarket kota-kota besar.

Sebagai daerah penghasil nanas, para pelaku UMKM di Pemalang memanfaatkannya menjadi aneka camilan dan minuman khas yang menggoda selera.

Diartikel Jurnal Pemalang ini ada empat oleh-oleh berbahan dasar nanas madu yang wajib dibawa pulang saat berkunjung ke Pemalang:

1. Vitanas Cocktail Nanas

Minuman segar ini menjadi favorit para wisatawan yang datang ke Pemalang. Vitanas menawarkan sensasi rasa manis dan asam yang menyegarkan. Cocok dinikmati saat siang hari setelah berwisata.

2. Bakpia Nanas Madu

Bakpia unik ini memiliki isian nanas madu asli Pemalang. Tekstur kulitnya lembut namun renyah di luar, sementara isiannya menyuguhkan rasa manis alami yang khas.

3. Stik Nanas Madu

Bagi pencinta camilan renyah, stik nanas madu adalah pilihan tepat. Rasanya manis dengan aroma nanas yang khas. Tak hanya lezat, camilan ini juga memberikan sensasi rasa yang sulit dilupakan.

4. Selai Nanas Madu

Meski bukan camilan siap santap, selai nanas madu ini layak menjadi oleh-oleh. Selai ini cocok untuk olesan roti atau pelengkap kue saat Lebaran. Aroma dan rasa khas dari nanas madu ini memberikan nuansa yang berbeda.

Itulah empat oleh-oleh khas Pemalang berbahan dasar nanas madu. Jadi, jika kamu berkunjung ke Pemalang, jangan lupa bawa pulang kelezatan ini sebagai buah tangan untuk keluarga tercinta di rumah.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Pelayanan kepada Pelanggan, Perumda Air Minum Tirta Mulia Luncurkan 2 Inovasi

    Tingkatkan Pelayanan kepada Pelanggan, Perumda Air Minum Tirta Mulia Luncurkan 2 Inovasi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024 | 09:44 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang meluncurkan inovasi pembayaran tagihan pelanggan melalui Quick Response Indonesia Standard (QRIS) dan Aplikasi Sitirta Mobile, di halaman kantor setempat, Kamis (15/8/2024). Inovasi itu diresmikan oleh Bupati Pemalang Mansur Hidayat didampingi Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Slamet Efendi. Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengapresiasi […]

  • LP2 PP Muhammadiyah Gelar PesantreMu Se-Eks Karesidenan Kedu dan Banyumas

    LP2 PP Muhammadiyah Gelar PesantreMu Se-Eks Karesidenan Kedu dan Banyumas

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026 | 10:28 WIB
    • account_circle Aziz Tarqum
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Pembinaan Pesantren Muhammadiyah (PesantrenMu) se-Eks Karesidenan Kedu dan Banyumas pada Jumat, 9 Januari 2026, di Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak (ALMATERA), Temanggung. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis LP2 untuk memperkuat mutu, tata kelola, serta konsolidasi ideologis PesantrenMu di Jawa Tengah, setelah sebelumnya dilaksanakan […]

  • Penerima Bansos di Kota Pekalongan Dilatih Menjadi Wirausaha Pemula

    Penerima Bansos di Kota Pekalongan Dilatih Menjadi Wirausaha Pemula

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024 | 19:55 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Sebanyak 33 orang penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Pekalongan dilatih menjadi wirausaha pemula disalah satu Hotel di Pekalongan, Selasa, (27/8/2024). Mereka dibekali dengan pelatihan pembuatan kue kering dan kue basah, oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) setempat, mulai 26-29 Agustus 2024. Melihat antusias para peserta, Wali Kota Pekalongan […]

  • Bacaan Tahlil

    Bacaan Tahlil

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026 | 10:24 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    إِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى سَيِّدِنَا مُحمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاٰلِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَأَوْلَادِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ الْفَــاتِحَةُ Ila ḫadlratin-nabiyyil-musthafâ sayyidinâ Muḫammadin shallallahu ‘alaihi wa sallama wa âlihi wa azwâjihi wa awlâdihi wa dzurriyyâtihi al-fâtiḫah Kepada yang terhormat Nabi Muhammad ﷺ, segenap keluarga, istri-istrinya, anak-anaknya, dan keturunannya. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka […]

  • TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Dorong Pembangunan dan Kesejahteraan Desa

    TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Dorong Pembangunan dan Kesejahteraan Desa

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026 | 23:17 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 3Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pembukaan Operasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 digelar di Pendopo Balai Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, Rabu (22/4/2026). Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus menandatangani berita acara serah terima pelaksanaan program TMMD bersama Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi jajaran […]

  • Mengapa Semangat Pembahasan UUD 1945 Sekarang Jadi  Melempem ?

    Mengapa Semangat Pembahasan UUD 1945 Sekarang Jadi Melempem ?

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025 | 03:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Oleh: Jacob Ereste Semula filosofis dari makna sepi ing pamrih, rame ing gawe itu asal muasalnya berasal dari getaran spiritual suku bangsa Jawa. Kemudian sempat menjadi pengobar sangat suku bangsa nusantara dalam etos kerja, sedikit bicara. Jadi tidak perlu terlalu banyak berlagak (ngomong) saja, karena yang lebih utama adalah bekerja. Tapi sekarang filsafat kerja ini […]

expand_less