Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Peresmian Kampus Paramadina Cipayung: Harmoni Merajut Kebersamaan

Peresmian Kampus Paramadina Cipayung: Harmoni Merajut Kebersamaan

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina harus tetap menjaga intelektualisme kecendekiawanan, bisa diterima oleh semua kalangan, idealisme itulah yang sudah ditanamkan oleh Nurcholish Madjid (Cak Nur) sejak awal berdirinya Paramadina. Hari ini, idealisme itu telah memiliki rumah sendiri setelah berpuluh-puluh tahun berpindah-pindah. Hal itu disampaikan oleh Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden RI ke- 10 dan 12 sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Paramadina, dalam acara peresmian Kampus Universitas Paramadina di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu 27 Agustus 2025.

Acara yang juga dihadiri oleh sejumlah tokoh, mulai dari kalangan Pembina Yayasan Wakaf Paramadina (YWP), Ahmad Ganis, Abdul Latief; Pengurus YWP, Hendro Martowardojo, Silmy Kariem hingga Wijayanto Samirin. Hadir juga mantan Rektor Paramadina Anies Baswedan; Rektor Paramadina saat ini Prof. Didik J. Rachbini; dan Istri Cak Nur Ibu Omi Komariah Madjid serta Ratna Indraswari (Nana), istri mendiang Rektor Paramadina Prof. Firmanzah.

Gedung Universitas Paramadina tersebut berdiri di atas lahan seluas 22.000 m2, mengusung konsep Green Campus atau kampus di dalam taman yang hijau, dengan konsep bangunan modern dan tropis-minimalis. Kampus yang berdaya tampung 10.000 mahasiswa ini memiliki 3 gedung utama, yaitu Gedung Nurcholish Madjid (8 lantai), Gedung TP. Rachmat (3 lantai), dan Gedung H.M. Jusuf Kalla (3 lantai).

Dalam sambutan yang disampaikan lewat video (daring) Menteri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto mengucapkan selamat kepada Universitas Paramadina atas berdirinya kampus baru ini. Peresmian ini menjadi momentum bersejarah yang menandai komitmen kuat Universitas Paramadina dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul dan relevan bagi kebutuhan bangsa. “Semoga kampus ini menjadi pusat lahirnya pemikiran kritis, inovasi, dan karya nyata bagi kemajuan masyarakat.”

Turut hadir para donor dan dermawan yang selama ini banyak membantu pembangunan kampus, Victor Hartono (Presdir Djarum Group); Prijono Sugiarto (Preskom Astra Group); Aminuddin yang mewakili TP. Rachmat (Triputra Group); Patrick Walujo (CEO GO-TO); Saleh Husin (Managing Director Sinar Mas Group) dan mitra Paramadina, mulai dari lembaga internasional (KAS-Jerman), universitas negeri dan swasta, sekolah-sekolah yang ada dikawasan Jakarta Timur.

Omi Komaria Madjid menceritakan kilas balik pendirian Universitas yang dimulai dari Nol, dalam percakapan Cak Nur dengan sahabatnya Utomo Danandjaya “Tom yang penting kita punya niat, itu sudah setengah perjalanan. Kita harus ikut serta secara aktif dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui insitusi ini kita menumbuhkan paham keislaman yang terbuka dan modern yang menopang perwujudan cita-cita nasional Indonesia yang adil, terbuka dan demokratis”

Rektor Paramadina saat ini Prof. Didik J Rachbini, juga menyampaikan pesan yang menyentuh. “Hari ini adalah hari yang membahagiakan, dan gedung ini merupakah hasil sebuah perjuangan yang panjang. Peresmian ini bermakna silaturrahim, ucapan terimakasih untuk semua donor”.

Ketua YWP Hendro Martowardojo juga menyampikan perasaan suka citanya. “Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak, sehingga terwujud Kampus Universitas Paramadina. Tiga puluh tahun saya belajar dari caknur, yang intinya ada tiga, yaitu: keislaman, keindonesiaan dan kemoderanan. Kampus ini menjunjung tinggi nilai-nilai integritas. Universitas Paramadina yang pertama kali mewajibkan kuliah anti-korupsi.”

Dalam testimoni yang disampaikan oleh Anies Baswedan mewakili Tokoh Paramadina, “Regenerasi sedang terjadi, Cak Nur sebagai generasi awal telah membuka jalan, jadi pemantik diskusi gagasan besar tentang keislaman, keindonesiaan dan kemodernan, kemudian dilanjutkan oleh generasi berikutnya yang membangun institusi pendidikan formal yang bernama Universitas Paramadina, yang akan menghasilkan generasi baru yang memilki kemampuan kepemimpinan (leadership), kewirausahaan (entrpreunership) dan nilai (ethics).

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Demokrasi: Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi

    Sekolah Demokrasi: Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina bekerjasama dengan Universitas Diponegoro, LP3ES, KITLV Leiden, dan INDEF menyelenggarakan Sekolah Demokrasi Angkatan VIII dengan tema Mencegah Keruntuhan Institusi dan Membangun Kembali Demokrasi. Acara yang berlangsung selama 2 hari (28-29 November 2025) bertempat di Universitas Paramadina, Kampus Kuningan, dan kampus Cipayung. Prof. Suharnomo, Rektor Universitas Diponegoro, dalam sambutanya dengan nada […]

  • Pria Asal Sragi Pekalongan Dibekuk Polisi Gegara Bawa Sabu

    Pria Asal Sragi Pekalongan Dibekuk Polisi Gegara Bawa Sabu

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seorang pria berinisial MAR alias Emon (31) ditangkap polisi setelah kedapatan membawa sabu di pinggir jalan Dukuh Banjardowo Utara, Desa Gebangkerep, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jumat (19/09/2025) pagi. Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Pekalongan setelah sebelumnya mendapatkan laporan masyarakat terkait adanya peredaran narkotika di wilayah Sragi. “Benar, tersangka kami […]

  • KPU Batang Buka Perekrutan Anggota KPPS, Segini Anggota KPPS yang Dibutuhkan

    KPU Batang Buka Perekrutan Anggota KPPS, Segini Anggota KPPS yang Dibutuhkan

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batang mulai melakukan perekrutan calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Minggu (15/9/2024). Pendaftaran dibuka mulai tanggal 17-28 September 2024, dan akan dilantik pada 7 November dengan masa tugas hingga 8 Desember 2024. Bagi masyarakat yang menghendaki menjadi anggota KPPS bisa melakukan pendaftaran ke sekretariat Panitia Pemungutan Suara […]

  • Puspaga Samawa Diluncurkan, Bupati Pemalang Berharap Bisa Mampu Optimalisasi Pemberdayaan Keluarga

    Puspaga Samawa Diluncurkan, Bupati Pemalang Berharap Bisa Mampu Optimalisasi Pemberdayaan Keluarga

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Sekretaris Daerah Pemalang Heriyanto mewakili Bupati Pemalang Mansur Hidayat meluncurkan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Samawa di halaman kantor Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, Senin (12/08/2024). Dalam sambutan bupati yang dibacakan Sekda menyampaikan, Puspaga sebagai tempat pembelajaran untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga. Menurutnya, ini dilakukan oleh tenaga profesi dan relawan melalui peningkatan kapasitas […]

  • Materi Ajar PAI dan BP Kelas X SMA/SMK Tema Perbankan Syari’ah

    Materi Ajar PAI dan BP Kelas X SMA/SMK Tema Perbankan Syari’ah

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KEMBALI KE HALAMAN MODUL Bank Syari’ah Definisi Bank Syariah Bank berasal dari bahasa Perancis dari kata bangue dan bahasa Italia dari kata banco yang artinya adalah peti, bangku atau lemari. Lemari atau peti merupakan simbol untuk menjelaskan fungsi dasar dari bank umum yaitu: (1) tempat yang aman untuk menitipkan uang (safe keeping function); (2) penyedia […]

  • Bupati Pemalang Minta Dukungan Pusat Atasi Banjir Rob di Ulujami

    Bupati Pemalang Minta Dukungan Pusat Atasi Banjir Rob di Ulujami

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Untuk mengatasi banjir rob yang melanda wilayah Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro meminta bantuan kepada pemerintah pusat agar dapat bersinergi dalam penanganan masalah tersebut. Permintaan itu disampaikan Bupati Anom dalam rapat koordinasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta pembahasan permasalahan banjir rob di Pantura. […]

expand_less