Selasa, 4 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gubernur Ahmad Luthfi Jadi “Bapak” Bagi Mahasiswa Aceh, Sumut dan Sumbar di Semarang

Gubernur Ahmad Luthfi Jadi “Bapak” Bagi Mahasiswa Aceh, Sumut dan Sumbar di Semarang

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025 | 09:35 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan diri sebagai “Bapak” bagi mahasiswa asal Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang sedang menempuh pendidikan di Kota Semarang. Sebagai bapak, Ahmad Luthfi meminta “anak-anaknya” tak khawatir dan mendorong agar tetap fokus belajar serta menyelesaikan pendidikan.

Ahmad Luthfi pun memastikan kebutuhan dasar para mahasiswa terpenuhi dengan memberikan bantuan logistik. Tak hanya itu, Gubernur juga menanggung biaya kos selama tiga bulan. Bantuan biaya perkuliahan juga diberikan.

Bantuan dan perhatian tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas musibah bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kita bantu (biaya) kosnya tiga bulan diselesaikan, kemudian biaya kuliah yang sudah saya sampaikan kepada rektor masing-masing agar diberikan kemudahan termasuk dari provinsi akan bantu semua kegiatan adik-adik mahasiswa di tingkat daerah,” kata kata Ahmad Luthfi saat bertemu mahasiswa asal Aceh, Sumut, dan Sumbar di Asrama Mahasiswa Aceh, Jalan Iwenisari, Tembalang, Kota Semarang, Senin, 8 Desember 2025.

“Anda di sini tidak sendiri, saya akan menjamin seluruh kegiatan belajar mengajar di tempat kalian. Jadi kamu punya bapak di sini,” imbuhnya.

Selain itu, Ahmad Luthfi juga mengupayakan agar mahasiswa rantau di Jawa Tengah dapat berkomunikasi dengan keluarga di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Sebab, masih banyak di antara mahasiswa yang sulit berkomunikasi dengan keluarganya dikarenakan jaringan di lokasi bencana susah.

Harapannya, para mahasiswa tetap tenang dan tidak terganggu selama menempuh pendidikan atau kuliah di Jawa Tengah.

“Mereka yang belum bisa komunikasi dengan daerahnya, hari ini sudah saya komunikasikan agar ada komunikasi. Ada beberapa mahasiswa yang sampai sekarang belum ada komunikasi, sehingga secara tidak langsung akan memberikan semangat mereka untuk belajar di wilayah kita,” jelasnya.

Ketua Ikatan Pelajar Aceh Semarang (IPAS), Muhammad Haekal Halifah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada mahasiswa asal Aceh, Sumut, dan Sumbar yang terdampak bencana.

Ia juga berterima kasih kepada Gubernur Ahmad Luthfi yang telah memfasilitasi biaya kos, makanan beberapa hari ke depan, serta komunikasi kepada rektor untuk kemudahan biaya kuliah mahasiswa terdampak.

Terkait fasilitas yang diberikan Gubernur Ahmad Luthfi tersebut, langkah yang saat ini dilakukan oleh IPAS dan komunitas mahasiswa Sumut dan Sumbar adalah melakukan pendataan mahasiswa secara detail.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nurkholes Resmi Menjabat Plt Bupati Pemalang

    Nurkholes Resmi Menjabat Plt Bupati Pemalang

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026 | 20:08 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara resmi menyerahkan surat penugasan kepada Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, untuk menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang. Penyerahan ini berlangsung dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Pemalang pada Jumat (31/7/2026). Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jateng, Iwanuddin Iskandar, menyerahkan langsung surat tersebut […]

  • Mangkunegaran Run 2026 Sedot 7.750 Peserta, Dongkrak Pariwisata dan UMKM

    Mangkunegaran Run 2026 Sedot 7.750 Peserta, Dongkrak Pariwisata dan UMKM

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026 | 15:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Puncak perayaan Adeging Mangkunegaran ke-269 melalui ajang “Mangkunegaran Run 2026” berlangsung meriah dan sukses menyedot 7.750 peserta dari berbagai daerah, Minggu pagi (3/5/2026). Tak sekadar lomba lari, event ini menjadi etalase perpaduan olahraga, budaya, pariwisata, kesehatan, hingga penggerak ekonomi lokal di Kota Surakarta. Gelaran yang mengambil rute dari Stadion Manahan hingga Pura […]

  • Dari Rapat ke Gerakan: Refleksi Dakwah Pemuda Muhammadiyah Banyumas

    Dari Rapat ke Gerakan: Refleksi Dakwah Pemuda Muhammadiyah Banyumas

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026 | 11:24 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Banyumas menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) pada Ahad, 1 Februari 2026, bertempat di Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini mengusung tema “Konsolidasi Gerakan Pemuda untuk Banyumas Berkemajuan.” RAKERDA diikuti oleh jajaran Pimpinan Daerah serta Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) […]

  • Sirnas Padel 2026 Cetak Rekor, 800 Atlet Dongkrak Wisata Olahraga Jateng

    Sirnas Padel 2026 Cetak Rekor, 800 Atlet Dongkrak Wisata Olahraga Jateng

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026 | 13:33 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel 2026 Seri II di Semarang tak sekadar mencetak rekor peserta, tetapi juga menegaskan lahirnya pusat baru olahraga modern sekaligus motor penggerak sport tourism di Jawa Tengah. Ajang Sirnas Padel 2026 Seri II-Semarang resmi ditutup dengan capaian yang mengesankan. Lebih dari 800 atlet dari 20 provinsi, bahkan mancanegara, ambil […]

  • Gisya Apriliani Putri, Siswi Kelas VIII MTs Muhammadiyah Majenang Raih Juara 1 OMI 2025 Bidang IPS

    Gisya Apriliani Putri, Siswi Kelas VIII MTs Muhammadiyah Majenang Raih Juara 1 OMI 2025 Bidang IPS

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025 | 13:58 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Senyum Gisya Apriliani Putri, siswi kelas VIII MTs Muhammadiyah Majenang, merekah saat namanya dipanggil sebagai Juara 1 Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat Kabupaten Cilacap. Bagi santriwati Pondok Pesantren Daarul Ulum Muhammadiyah Majenang ini, capaian tersebut bukan sekadar sebuah piala, tetapi buah dari doa, kerja keras, dan […]

  • Bocah 10 Tahun di Pekalongan Meninggal Tersengat Listrik Tiang Penyangga Kabel Jaringan Internet

    Bocah 10 Tahun di Pekalongan Meninggal Tersengat Listrik Tiang Penyangga Kabel Jaringan Internet

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025 | 12:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Seorang bocah 10 tahun meninggal dunia usai tersengat listrik saat dirinya memegang tiang penyangga kabel jaringan internet di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Rabu (16/4/2025) sore. Korban Muhammad Wildan Ariziq tersengat listrik kala ia bermain bersama empat orang temannya untuk menunggu layangan yang putus. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pekalongan Iptu […]

expand_less