Rabu, 4 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Banjir Melanda Sejumlah Tempat di Pemalang, Slamet Ramuji Anggota DPRD Fraksi PKB Langsung Turun ke Lokasi

Banjir Melanda Sejumlah Tempat di Pemalang, Slamet Ramuji Anggota DPRD Fraksi PKB Langsung Turun ke Lokasi

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Cuaca ekstrim dan intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu Kabupaten Pemalang menyebabkan debit Sungai Comal melampaui kapasitas tampung dan banjir di sejumlah tempat terutama wilayah pesisir.

Saat ini ribuan warga yang tinggal di daerah tersebut harus berjibaku dengan air. Limpasan air dari kali Comal yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dini hari, melumpuhkan aktivitas warga di Kecamatan Ulujami dan Comal.

Kondisi tersebut diperparah dengan fenomena banjir rob yang menghambat laju air menuju laut, membuat pemukiman warga terendam hingga kedalaman lebih dari satu meter.

Bencana mulai menerjang saat sebagian besar warga tengah terlelap. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, air mulai merangsek ke pemukiman warga sekitar pukul 01.30 WIB.

Desa Mojo di Kecamatan Ulujami menjadi salah satu wilayah dengan dampak terparah. Di desa ini, air merendam sedikitnya 1.212 rumah yang dihuni oleh sekitar 4.576 jiwa. Ketinggian air bersifat fluktuatif, mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai titik ekstrem 120 sentimeter di kawasan yang lebih rendah.

“Kondisi di Desa Mojo dan sekitarnya memang menjadi tumpuan air. Evakuasi alami berjalan lambat karena air sungai yang meluap bertemu dengan banjir rob dari laut utara,” ujar Pimpinan DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi PKB, Slamet Ramuji, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Sabtu pagi (17/1/2026).

Selain Desa Mojo, banjir juga menggenangi sejumlah desa strategis lainnya seperti Desa Susukan, Klegen, Kebagusan, Limbangan, hingga Desa Pesantren. Di Dusun Karangsambung, tepatnya di lingkungan RW 07 dan 08, serta RW 05, ratusan keluarga terisolasi akibat akses jalan yang tertutup genangan air yang cukup tinggi.

Meski hingga saat ini laporan mengenai korban jiwa dinyatakan nihil, kerugian materil diprediksi cukup signifikan mengingat banyaknya hunian warga yang terendam dalam durasi yang cukup lama.

Slamet Ramuji, yang juga merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 mencakup Kecamatan Bodeh, Comal, dan Ulujami, menekankan pentingnya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menangani persoalan menahun ini.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas XII SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan 2025

    Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas XII SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan 2025

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar
  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Turun Langsung ke Lokasi, Minta Pemkab Purbalingga Tetapkan Hunian Sementara dan Hunian Tetap

    Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Turun Langsung ke Lokasi, Minta Pemkab Purbalingga Tetapkan Hunian Sementara dan Hunian Tetap

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Penanganan bencana banjir dan longsor di Purbalingga, memasuki tahap kedua. Setelah sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucurkan bantuan, kali ini Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung ke lokasi. Hasilnya bakal dilakukan percepatan relokasi pengungsi. Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat mengecek percepatan penanganan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Purbalingga pada […]

  • Jelang Upacara Tradisi Kehormatan Militer, Panglima TNI Cek Kesiapan di Batujajar

    Jelang Upacara Tradisi Kehormatan Militer, Panglima TNI Cek Kesiapan di Batujajar

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau secara langsung kesiapan pelaksanaan upacara tradisi kehormatan militer yang akan digelar di Landasan Suparlan, Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) TNI AD, Batujajar, Jawa Barat, Kamis (17/4/2025). Kegiatan upacara tradisi kehormatan militer ini direncanakan akan digelar pada bulan Juli 2025, dan Presiden RI direncanakan […]

  • Haornas, Ribuan Warga Padati Stadion Mochtar Pemalang Ikuti Senam Bersama

    Haornas, Ribuan Warga Padati Stadion Mochtar Pemalang Ikuti Senam Bersama

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-42 tahun 2025, Ribuan warga dari berbagai organisasi dan komunitas senam di Pemalang, antusias mengikuti senam bersama. Kegiatan tersebut juga diikuti Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes beserta istri di Stadion Mochtar Pemalang pada Sabtu, (13/9/2025). Beberapa organisasi dan komunitas yang mengikuti senam antara lain, norga ILDI, ULD, ASKI, […]

  • Bhayangkari Polres Pekalongan Peduli: Tali Asih untuk 8 Personil yang Terluka Saat Amankan Demo

    Bhayangkari Polres Pekalongan Peduli: Tali Asih untuk 8 Personil yang Terluka Saat Amankan Demo

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebagai wujud kepedulian terhadap anggota Polri yang terluka saat menjalankan tugas, Bhayangkari Cabang Pekalongan memberikan tali asih kepada delapan personil Polres Pekalongan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Bhayangkari Cabang Pekalongan, Selasa (16/09/2025). Para personel yang menerima tali asih merupakan anggota yang mengalami luka saat melaksanakan tugas pengamanan aksi demonstrasi anarkis di Gedung […]

  • Pemilu Tanpa Publik, Kekuasaan Tanpa Kontrol

    Pemilu Tanpa Publik, Kekuasaan Tanpa Kontrol

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adm min
    • 0Komentar

    Oleh: Teguh Eko Prasetyo* Wacana pengembalian pemilihan kepala daerah melalui DPRD dengan alasan efisiensi anggaran sejatinya bukan upaya menghemat demokrasi, melainkan menyederhanakannya dengan cara paling berbahaya: mengeluarkan rakyat dari proses pengambilan keputusan. Di balik bahasa teknokratis tentang biaya, tersembunyi pilihan politik mendasar tentang apakah negara masih menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan. Hak memilih pemimpin bukanlah […]

expand_less