Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Program Kartu Zilenial Mendapat Respon Positif Kalangan Anak Muda

Program Kartu Zilenial Mendapat Respon Positif Kalangan Anak Muda

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026 | 15:48 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Program Kartu Zilenial besutan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menunjukkan respons positif dari kalangan generasi muda.

Hingga Rabu 4 Februari 2026 pukul 14.30 WIB, tercatat sebanyak 25.072 pemuda telah mendaftar dan memanfaatkan program tersebut sebagai sarana pengembangan diri, keterampilan, serta kewirausahaan.

Capaian ini mengemuka dalam Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI terkait spesifik bidang kepemudaan dalam rangka menjaring masukan tentang pemberdayaan pemuda di Provinsi Jawa Tengah, di Gedung A Lantai 2 Setda Provinsi Jawa Tengah, Rabu 4 Februari 2026.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, Kartu Zilenial merupakan salah satu wujud komitmen kuat Gubernur Jawa Tengah dalam menyiapkan generasi muda agar mampu berkembang sesuai potensi dan kompetensinya.

Melalui program ini, pemerintah melakukan identifikasi minat dan bakat pemuda, kemudian menghubungkannya dengan berbagai peluang pelatihan, pengembangan keterampilan, hingga kewirausahaan.

“Pak Gubernur juga ada program Kartu Zileneal yang mengidentifikasi peminatan anak-anak muda, nanti juga kita korelasikan dengan pihak-pihak lain untuk mereka bisa berkembang dan bisa berusaha sesuai dengan kompetensinya,” kata Sumarno, mewakili Gubernur Jateng.

Ia menjelaskan, Jawa Tengah memiliki sekitar 8,5 juta pemuda usia 15–29 tahun atau sekitar 22,5 persen dari total penduduk. Potensi besar tersebut, menurutnya, harus diimbangi dengan kebijakan yang mendorong pemuda menjadi lebih berdaya saing dan mandiri.

Sumarno menilai, saat ini perekonomian banyak ditopang oleh kreativitas anak muda. Sehingga keberpihakan kebijakan kepada generasi muda menjadi sangat penting.

Kartu Zilenial diharapkan menjadi pintu masuk bagi pemuda untuk mengakses berbagai program pemberdayaan yang disiapkan pemerintah daerah.

“Sekarang situasinya kan sebenarnya perekonomian itu kreativitasnya ada di anak-anak muda, kita dorong terus,” tegasnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, mengungkapkan, Kartu Zilenial memuat beragam layanan. Mulai dari pelatihan kepemudaan, penguatan soft skill dan hard skill, hingga program kewirausahaan.

Ia menambahkan, selain puluhan ribu pendaftar, Pemprov Jateng juga telah mendidik sekitar 400 pemuda menjadi wirausaha muda di tingkat kecamatan pada sejumlah wilayah, seperti Solo, Semarang, dan Pekalongan. Program ini akan terus dikembangkan secara bertahap ke daerah lain sesuai dengan ketersediaan anggaran.

“Ini bertahap, berjenjang, dan disosialisasikan kepada para pemuda agar tergabung di dalam kartu Zilenial tersebut,” ujarnya.

Menurut Masrofi, minimnya kesempatan kerja menjadi salah satu alasan mengapa penguatan kewirausahaan menjadi fokus utama. Melalui Kartu Zilenial, pemuda diarahkan agar tidak hanya bergantung pada lapangan kerja formal, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha sendiri.

“Pelatihan yang pernah kami berikan adalah conten creator, dan itu sudah berjalan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kunker Komisi X DPR RI, Maria Yohana Esti Wijayati, mendorong agar jangkauan program kartu zilenial terus diperluas sehingga makin banyak anak muda yang menikmati.

“Jumah anak muda di Jateng hampir 9 juta, saya kira program ini harus terus diperluas jangkauannya,” tegas Esti.

Selain soal keterampilan dan kewirausahaan, Komisi X DPR RI juga menyerap aspirasi sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang hadir. Yakni, terkait akses pendidikan, beasiswa, serta ruang belajar yang aman bagi pemuda.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan Penuh Berkah, Tim MSL Pemalang-Pekalongan Bagikan Ratusan Takjil Kepada Pengguna Jalan

    Ramadan Penuh Berkah, Tim MSL Pemalang-Pekalongan Bagikan Ratusan Takjil Kepada Pengguna Jalan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024 | 21:13 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID –  Tim Komunitas MSL Pemalang-Pekalongan membagikan ratusan takjil kepada masyarakat pengguna jalan di Jalan Samekto Karti, Desa Ujunggede, Kecamatan Ampelgading, Pemalang, Sabtu, (30/3/2024). Kegiatan sosial itu dilakukan sebagai wujud pedul tim MSL Pemalang-Pekalongan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Ketua Pelaksana kegiatan Ary Siswoyo mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan makanan […]

  • Universitas Paramadina Apresiasi LLDIKTI Wilayah III dalam Memperjuangkan Eksistensi Perguruan Tinggi Swasta

    Universitas Paramadina Apresiasi LLDIKTI Wilayah III dalam Memperjuangkan Eksistensi Perguruan Tinggi Swasta

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026 | 06:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina mengapresiasi perhatian dan dukungan yang ditunjukkan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III terhadap keberlangsungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di tengah tantangan penurunan jumlah mahasiswa baru yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Rektor Universitas Paramadina, Dr. Handi Risza, menanggapi paparan Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri […]

  • Jelang Audiensi Forlindo Jaya, Polres Pekalongan Gelar Apel Siaga 412 Personel Amankan DPRD

    Jelang Audiensi Forlindo Jaya, Polres Pekalongan Gelar Apel Siaga 412 Personel Amankan DPRD

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025 | 17:06 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Menyikapi rencana audiensi oleh Dewan Pimpinan Pusat Forlindo Jaya di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Polres Pekalongan menggelar apel kesiapan pengamanan di Jalan Semeru, belakang gedung DPRD sementara, pada Rabu (10/9/2025) pagi. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Waka Polres Pekalongan Kompol M. Nurcholis, […]

  • Menteri Agama dan Bupati Pemalang Hadiri Nikah Massal 20 Pasangan di Kemenag

    Menteri Agama dan Bupati Pemalang Hadiri Nikah Massal 20 Pasangan di Kemenag

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 | 15:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang pada Jumat (26/6/2026) saat digelarnya prosesi Bimas Islam Mantu atau nikah massal. Acara ini diikuti oleh 20 pasangan pengantin dari berbagai wilayah di Kabupaten Pemalang. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, hadir mendampingi Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, untuk menyaksikan langsung momen sakral tersebut. Kehadiran […]

  • Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Pemalang Berlangsung Khidmat

    Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Pemalang Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026 | 14:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar Upacara Peringatan HUT RI Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Pemalang, Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Upacara ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan serta jasa para pahlawan, sekaligus memperkuat komitmen pengabdian dan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan. Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, bertindak […]

  • Akhir Januari 2025, Tilang Manual Dihentikan, akan Diganti dengan Ini

    Akhir Januari 2025, Tilang Manual Dihentikan, akan Diganti dengan Ini

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025 | 20:26 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kepolisian akan menghentikan tilang manual mulai akhir Januari 2025. Hal ini disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman, Selasa (21/1/2024). Menurutnya, keputusan tersebut diambil untuk mengurangi interaksi secara langsung antara petugas dengan masyarakat yang dapat menimbulkan potensi nilai negatif terhadap citra kepolisian. “Karena jika penegakan hukum masih melibatkan […]

expand_less