Kinerja Pemprov Jateng di Bawah Kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Raih Apresiasi DPR dan Pemerintah Pusat
- account_circle Fahroji
- calendar_month 28 menit yang lalu
- print Cetak

Gubernur Ahmad Luthfi Safari Ramadan dan buka puasa bersama yang digelar Gradhika Bhakti Praja di Sabtu (7/3/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen mendapat apresiasi dari pusat. Ketua Komisi II DPR RI Rifainizamy Karsayuda dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menilai kepemimpinan keduanya mampu meningkatkan kinerja pemerintahan, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.
Apresiasi tersebut disampaikan saat acara Safari Ramadan dan buka puasa bersama yang digelar Gradhika Bhakti Praja di Sabtu (7/3/2026).
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, mengatakan penilaian terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah didasarkan pada berbagai indikator, termasuk hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan serta evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Menurutnya, tren kinerja Pemprov Jateng menunjukkan peningkatan yang signifikan.
“Kita menggunakan data, baik dari audit BPK dan dari Kementerian PAN-RB. Semakin ke sini semakin baik. Kami mengapresiasi kepemimpinan Pak Luthfi dan Gus Yasin,” ujar Rifqinizamy.
Ia menambahkan, kegiatan Safari Ramadan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kekompakan dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan hubungan yang solid, berbagai persoalan pembangunan diyakini dapat diselesaikan lebih efektif.
“Kalau sudah kompak dan guyub, semua permasalahan bisa kita selesaikan dengan baik,” katanya.
Rifqinizamy juga menekankan bahwa para pemimpin daerah saat ini dituntut mampu berpikir kreatif dan “out of the box”. Terutama dalam menghadapi kebijakan refocusing anggaran, termasuk penyesuaian dana transfer ke daerah (TKD) yang digunakan untuk mendukung program nasional.
Karena itu, ia menilai program pemerintah daerah harus dijalankan secara efektif dan efisien, dengan hasil yang tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan bagi pembangunan daerah.
“Pada akhirnya Jawa Tengah bisa menunjukkan diferensiasi dan kemandirian,” ujarnya.
- Penulis: Fahroji



