Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Wagub Jateng: Program Bisarah Penghafal Qur’an Tuai Banyak Manfaat

Wagub Jateng: Program Bisarah Penghafal Qur’an Tuai Banyak Manfaat

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026 | 16:18 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Program Tali Asih (bisarah) Penghafal Al Quran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang digulirkan Gubernur Jateng Ahmad Luthfid dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terbukti menuai banyak manfaat.

Salah satunya dirasakan orang tua santri yang mengaku kaget saat anaknya memiliki uang saku tambahan. Orang tua santri asal Papua tersebut suatu ketika khusus menemui Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, dan mengucapkan banyak terima kasih.

“Saya kaget kok tiba-tiba mengucapkan terima kasih, ada apa.Ternyata anaknya adalah salah satu santri asal Papua yang menerima bisarah penghafal Quran dari Pemprov Jateng,”ucap Wagub Taj Yasin, saat memberikan mauidhah khasanah pada Haul dan Haflah Khotmil Quran di PPTQ Quantum Qolbu, Petanahan, Kebumen, Minggu, 3 Mei 2026.

Manfaat bisarah penghafal Quran, kata Gus Yasin, ternyata sangat dirasakan oleh penerima. Bukan saja santri yang menerima langsung manfaat tersebut. Namun juga orang tua santri yang menerima bisaroh, karena bisa membantu meringankan beban.

“Bisaroh ini tidak melihat orang Jateng atau luar Jateng. Setiap selesai menghafal 30 juz, kita akan memberikan tali asih setiap anak sebesar Rp 1.000.000,” ujar Wagub yang juga Ketua LPTQ Jawa Tengah tersebut.

Dia menambahkan, manfaat Al Quran sangat besar bagi kehidupan umat. Tidak mengherankan apabila banyak santri yang berjuang untuk menjadi penghafal Al Quran.

Gus Yasin menambahkan, dalam catatannya, setiap tahun ada 2.000 santri yang khatam menghafalkan Al Quran di Jawa Tengah. Hal ini dibuktikan dengan anggaran bisarah di Jawa Tengah sebesar Rp 2 miliar lebih yang selalu tersalurkan untuk penghafal Al Quran.

Sementara itu, salah satu penerima bisarah Nisvia Nurlaila menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bisaroh yang diberikan dari Pemprov Jateng. Dia akan memanfaatkan bisaroh tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Penghargaan ini membuat kami semakin bersemangat lagi mempelajari Al Quran,” ujarnya.

Nisvia menyelesaikan hafalan 30 juz sekitar tujuh tahun. Sedangkan rekannya, Khairani selesai dalam waktu tiga tahun. Keduanya kini tengah menimba ilmu di MA NU Darussaadah Kebumen. Penerima bisarah kali ini sebanyak lima santri yang telah khatam 30 juz.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Natal di GKJ Moga Terasa Nyaman, Puluhan TNI dan Polri Lakukan Pengamanan

    Malam Natal di GKJ Moga Terasa Nyaman, Puluhan TNI dan Polri Lakukan Pengamanan

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025 | 08:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Jemaat umat Kristiani yang sedang merayakan ibadah malam Natal 2025 di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Moga, Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang pada Rabu (24//12/2025) merasa nyaman. Pasalnya mereka mendapat pengamanan dari jajaran TNI dari Koramil 10 Moga beserta unsur-unsur terkait dalam memberikan rasa nyaman, amman dan kondusif. Ibadah Malam Natal tersebut […]

  • SMPN 1 Ulujami Pemalang Gelar Perpisahan Biaya per Anak Rp250 Ribu. Wali Murid : untuk Macem-macem Termasuk Ijazah

    SMPN 1 Ulujami Pemalang Gelar Perpisahan Biaya per Anak Rp250 Ribu. Wali Murid : untuk Macem-macem Termasuk Ijazah

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024 | 21:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – SMP Negeri 1 Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mengadakan gelar karya dan panen hasil belajar siswa kelas IX Tahun ajaran 2023-2024, di halaman sekolah setempat Kamis (6/6/2024). Pantauan wartawan di lokasi, acara tersebut nampak juga acara pelepasan siswa-siswi kelas IX tahun ajaran 2023-2024. Prosesi acara pelepasan, digelar ditengah-tengah acara gelar karya dengan pengalungan […]

  • Anggota TNI AU dari Lanud Sultan Hasanuddin Gerak Cepat Bantu Warga Korban Banjir di Maros

    Anggota TNI AU dari Lanud Sultan Hasanuddin Gerak Cepat Bantu Warga Korban Banjir di Maros

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024 | 15:15 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir di wilayah Makassar dan Maros menyebabkan puluhan rumah terdampak banjir dan warga mengungsi. Personel dari Lanud Sultan Hasanuddin bergerak cepat dalam memberikan bantuan dan mengevakuasi warga di wilayah Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (22/12/2024). Komandan Lanud (Danlanud) Sultan Hasanuddin Marsma TNI Bonang Bayuaji […]

  • Wagub Taj Yasin Ajak Alumni Santri Jaga Sanad Keilmuan dan Persatuan

    Wagub Taj Yasin Ajak Alumni Santri Jaga Sanad Keilmuan dan Persatuan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026 | 05:41 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak para alumni pesantren untuk terus menjaga sanad keilmuan serta memperkuat persatuan antar santri. Itu sebagai upaya menjaga tradisi dan nilai-nilai pesantren di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, tradisi pesantren memiliki kekuatan pada kesinambungan ilmu yang tersambung dari para kiai hingga Rasulullah. “Kadang para santri kurang […]

  • Prof. Didik J. Rachbini: Kerusakan Institusi Hukum Berpotensi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Prof. Didik J. Rachbini: Kerusakan Institusi Hukum Berpotensi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026 | 11:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., menilai dugaan kasus korupsi yang menyeret Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah serta dinamika antara Kepolisian dan Kejaksaan menjadi cerminan serius terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, lemahnya institusi hukum tidak hanya berdampak pada kepercayaan publik, tetapi juga mengancam iklim […]

  • Pemilu Tanpa Publik, Kekuasaan Tanpa Kontrol

    Pemilu Tanpa Publik, Kekuasaan Tanpa Kontrol

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026 | 07:54 WIB
    • account_circle Adm min
    • 0Komentar

    Oleh: Teguh Eko Prasetyo* Wacana pengembalian pemilihan kepala daerah melalui DPRD dengan alasan efisiensi anggaran sejatinya bukan upaya menghemat demokrasi, melainkan menyederhanakannya dengan cara paling berbahaya: mengeluarkan rakyat dari proses pengambilan keputusan. Di balik bahasa teknokratis tentang biaya, tersembunyi pilihan politik mendasar tentang apakah negara masih menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan. Hak memilih pemimpin bukanlah […]

expand_less