Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Jateng Perkuat Perlindungan Santri, Wagub: Perlu Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan di Seluruh Pesantren

Jateng Perkuat Perlindungan Santri, Wagub: Perlu Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan di Seluruh Pesantren

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat perlindungan santri melalui pembentukan sistem pencegahan kekerasan berbasis nilai-nilai pesantren.

Salah satu upaya konkret yang tengah disiapkan adalah pembentukan satuan tugas anti-bullying dan anti-kekerasan terhadap perempuan serta anak di lingkungan pondok pesantren.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, usai mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dalam acara Halaqah Interaktif Pengasuh Pesantren Putri Jawa Tengah bertema, “Dari Pesantren untuk Pesantren: Membangun Sistem Perlindungan Santri Berbasis Nilai Pesantren di Jawa Tengah”, di Pendopo Kabupaten Banjarnegara, Minggu, 10 Mei 2026.

Menurut Taj Yasin, penguatan perlindungan santri dilakukan melalui sinergi antara Pemprov Jateng dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Jawa Tengah.

“Intinya adalah edukasi ke pesantren–pesantren tentang pentingnya perlindungan santri, kemudian pembentukan satgas anti-bullying dan anti-kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini menegaskan, perlindungan santri tidak cukup hanya dengan penanganan kasus. Tetapi harus dibangun melalui sistem yang terintegrasi dengan penguatan kesehatan, pendidikan, dan pendampingan psikologis.

Pemprov, lanjutnya, juga mengintegrasikan program Dokter Spesialis Keliling (Spelling) dengan program anjangsana pesantren yang dijalankan RMI NU Jateng.

Melalui skema tersebut, layanan kesehatan akan masuk langsung ke lingkungan pondok pesantren. Layanan itu tidak hanya sebatas pemeriksaan kesehatan fisik, tetapi juga akan diperkuat dengan pendampingan psikolog dan psikiater.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 Sukses Digelar di Universitas Paramadina

    Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 Sukses Digelar di Universitas Paramadina

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025 | 20:50 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG– The 18th International Indonesia Forum (IIF) Conference dengan tema “Good Governance and Democracy in Indonesia” telah sukses diselenggarakan pada 17–18 September 2025 di Universitas Paramadina, Jakarta. Acara bergengsi ini menghadirkan para akademisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi dari dalam dan luar negeri yang antusias membahas dinamika demokrasi dan tata kelola pemerintahan di Indonesia. Konferensi […]

  • Tok! Muhammad Herindra Disetujui jadi Kepala BIN Gantikan Budi Gunawan

    Tok! Muhammad Herindra Disetujui jadi Kepala BIN Gantikan Budi Gunawan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024 | 16:18 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Muhammad Herindra disetujui DPR RI menjadi Kepala Badan Inteligen Negara (KaBIN) untuk menggantikan Kepala BIN sebelumnya Budi Gunawan. Herindra disetujui DPR RI dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (17/10/2024). “Setelah mendengarkan pandangan dari fraksi-fraksi, tim DPR RI memutuskan bahwa calon Kepala […]

  • Arah Kebijakan Tahun 2026, Pemalang Sebagai Penyangga Pangan Jawa Tengah

    Arah Kebijakan Tahun 2026, Pemalang Sebagai Penyangga Pangan Jawa Tengah

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026 | 22:14 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Nurkholes membuka rapat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang Tahun 2027 di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) setempat, Kamis (15/01/2025). Rapat itu membahas arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pemalang Tahun 2027. Adapun arah kebijakan tahun 2026 yaitu memperkuat Pemalang sebagai penyangga […]

  • Duta GenRe Diharapkan Bisa Bantu Atasi Permasalahan Stunting

    Duta GenRe Diharapkan Bisa Bantu Atasi Permasalahan Stunting

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025 | 20:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bersama dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang Duta GenRe diharapkan bisa membantu mengatasi permasalahan stunting. Harapan tersebut disampaikan Bunda GenRe Noor Faizah Maenofie ketika membuka acara Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Pemalang Tahun 2025 yang dilaksanakan mulai hari ini hingga 17 Oktober di Pendopo Kabupaten, Kamis, (16/10). Kepada semua peserta yang mengikuti Pemilihan […]

  • Gus Yasin: Kegiatan Keagamaan Sebagai Perekat Persatuan, Penguat spiritual, dan Motivasi untuk Meneladani Akhlak Ulama

    Gus Yasin: Kegiatan Keagamaan Sebagai Perekat Persatuan, Penguat spiritual, dan Motivasi untuk Meneladani Akhlak Ulama

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025 | 05:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ribuan jamaah Thoriqoh Syadziliyah memenuhi Pondok Pesantren Kiai Parak Bambu Runcing di Kauman, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung. Para jemaah mengikuti rangkaian haul Syaih Abu Hasan Asy-Syadzili, pendiri Tarekat Syadziliyah, yang diadakan pada Minggu, 21 Desember 2025. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, melalui mauidhoh hasanah pada acara tersebut mengajak jemaah yan […]

  • DKV Fakultas Ilmu Rekayasa, Universitas Paramadina Gelar Diskusi Desain

    DKV Fakultas Ilmu Rekayasa, Universitas Paramadina Gelar Diskusi Desain

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026 | 21:26 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Ilmu Rekayasa, Universitas Paramadina, secara resmi membuka Re: Rasa International Poster Biennale 2026 pada Jumat (31/7). Mengusung tema “Re: Think, Re: Make, Re: Act”, ajang internasional ini menjadi ruang kolaborasi lintas negara yang mempertemukan 88 desainer dari 25 negara untuk merespons berbagai isu sosial, lingkungan, […]

expand_less