Selasa, 30 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Perkuat Toleransi, Bupati Pemalang dan Kapolres Ikuti Doa Bersama Lintas Agama

Perkuat Toleransi, Bupati Pemalang dan Kapolres Ikuti Doa Bersama Lintas Agama

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Jajaran Polres Pemalang bersama Pemerintah Kabupaten Pemalang mengikuti kegiatan Doa Bersama Lintas Agama secara virtual dari ruang PPKO Polres Pemalang pada Kamis (25/6/2026). Acara yang berpusat di Gedung Borobudur Polda Jawa Tengah ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan tahun 2026.

Kegiatan yang dipimpin oleh Wakapolda Jateng, Brigjen Pol. Latif Usman, ini menghadirkan tokoh-tokoh dari berbagai agama, mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Konghucu. Kehadiran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam acara ini menjadi simbol nyata kuatnya tali persaudaraan dan semangat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Jawa Tengah.

Di tingkat daerah, acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, serta perwakilan dari Kodim 0711/Pemalang dan Kejaksaan Negeri Pemalang. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas dan harmoni di wilayah Kabupaten Pemalang.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan persatuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda membacakan sambutan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo yang menegaskan bahwa doa bersama lintas agama merupakan wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon kelancaran atas seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

“Hari Bhayangkara bukan hanya milik institusi Polri, tetapi juga milik seluruh elemen masyarakat. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Melalui momentum ini, kami ingin terus memperkuat komitmen dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” demikian sambutan Kapolda yang dibacakan Wakapolda.

Dikemukakanya, bahwa rasa aman merupakan hak seluruh warga negara. Di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk, tantangan seperti intoleransi, konflik sosial, serta gangguan kamtibmas harus dihadapi dengan semangat persatuan, kebersamaan dan gotong royong.

Suasana khidmat semakin terasa saat doa dipanjatkan secara bergantian oleh tokoh dari enam agama. Momen tersebut menjadi simbol nyata bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan besar dalam membangun harmoni.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Natal dan Jelang Tahun Baru 2026 Wilayah Kabupaten Pemalang Kondusif

    Malam Natal dan Jelang Tahun Baru 2026 Wilayah Kabupaten Pemalang Kondusif

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Malam Natal tahun 2025 Bupati Pemalang Anom Widiyantoro memantau beberapa titik pusat kota bersama Forkopimda, Rabu (24/12/2025) malam. Pada kesempat tersebut dia mengatakan, untuk kegiatan Natal 2025 dan menjelangTahun Baru 2026 di Kabupaten Pemalang terpantau aman dan kondusif. Ia menyampaikan hal itu usai patroli bersama Dandim 0711 Pemalang dan Kapolres Pemalang di […]

  • Sosialisasikan Stop Bullying, SD Margie Gelar Kreatifitas Daur Ulang, dan Bazar

    Sosialisasikan Stop Bullying, SD Margie Gelar Kreatifitas Daur Ulang, dan Bazar

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Maraknya kasus bullying disatuan pendidikan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Surabaya dalam memerangi kasus tersebut, Kamis (18/7/2024). Sosialisasi kepada masyarakat gercar dilakukan untuk mengurangi angka bullying disatuan pendidikan baik tingkat SD, maupun SMP. Salah satu sekolah yang gencar melakukan sosialisasi yaitu SD Margie, SD ini beralamat di Jalan Kupang Indah IX no […]

  • Lagi Asyik di Rumah Kos, Sejumlah Pasangan Tak Resmi Kena Razia.

    Lagi Asyik di Rumah Kos, Sejumlah Pasangan Tak Resmi Kena Razia.

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Menjelang bulan suci Ramadan Polres Jepara melaksanakan patroli dan razia gabungan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Desa Bandengan, Kecamatan Jepara. Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, KRYD dilakukan pada Sabtu (9/3/2024) malam menyasar ke tempat-tempat seperti perhotelan, homestay, indekos, dan jalanan-jalanan yang rawan digunakan untuk balap liar. Saat itu, […]

  • Kesiapsiagaan dan Penanganan Bencana Provinsi Jawa Tengah Play Button

    Kesiapsiagaan dan Penanganan Bencana Provinsi Jawa Tengah

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar
  • 10 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah Memperoleh Akreditasi Unggul, Ini Daftarnya

    10 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah Memperoleh Akreditasi Unggul, Ini Daftarnya

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) baru-baru ini meraih akreditasi unggul. Atas raihan tersebut Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) memiliki 10 PTMA yang terakreditasi unggul. Dari informasi yang dihimpun Jurnalpemalang pada Jumat (8/2/2024), UMJ meraih akreditasi unggul berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor: 163/SK/BAN-PT/Ak/PT/III/2024. Rektor UMJ Ma’mun Murod mengatakan, akreditasi unggul yang diraih merupakan hasil usaha dan […]

  • Diduga Gelapkan Iuran PBB Warga, 2 Oknum Perangkat Desa Panjunan Pemalang Dituntut Mundur

    Diduga Gelapkan Iuran PBB Warga, 2 Oknum Perangkat Desa Panjunan Pemalang Dituntut Mundur

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Puluhan warga Desa Panjunan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang melakukan aksi unjuk rasa keliling desa. Aksi ini dilakukan menuntut dua perangkat desa berinisial YT dan K mundur dari jabatan. YT dan K dituntut mundur lantaran mereka diduga memggelapkan iuran PBB milik masyarakat. Koordinator aksi unjuk rasa, Tabiyan menyampaikan, dugaan penggelapan iuran PBB ini terbongkar […]

expand_less