Senin, 13 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Cahaya Islam di Jerman: Upaya Pengakuan Identitas Islam di Jantung Eropa

Cahaya Islam di Jerman: Upaya Pengakuan Identitas Islam di Jantung Eropa

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Ini tantangan sekaligus ujian bagi masyarakat Muslim Eropa dalam berdakwah, untuk lebih kuat lagi dan lagi,” kata Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, dalam sambutannya.

Selain kehidupan sosial, Prof. Didik mengatakan bahwa diskriminasi juga berdampak pada kesejahteraan ekonomi masyarakat Muslim Eropa, misalnya, diskriminasi terhadap cara berpakaian atau hijab.

“Meskipun rasisme dan Islamofobia masih dirasakan di Eropa, saya memandangnya sebagai sebuah tantangan untuk mengokohkan jati diri umat Muslim di tengah masyarakat Eropa,” imbuh Didik.

Ketua The Lead Institute, Dr. Phil Suratno Muchoeri memaparkan, Islam telah menjadi agama terbesar kedua di Jerman dengan jumlah pemeluk mencapai 6 juta jiwa atau sekitar 7 persen dari total populasi. Sebanyak 3 juta di antaranya telah menjadi warga negara Jerman.

“Pertumbuhan Islam di Jerman memiliki sejarah panjang, mulai dari gelombang ‘Guest Workers’ (tenaga kerja migran) asal Turki pada tahun 1950-an hingga gelombang pengungsi konflik Timur Tengah pada 2011-2013,” tutur alumni Universitas Goethe Frankfurt ini.

Saat ini, komposisi Muslim Jerman didominasi oleh keturunan Turki (45%), diikuti oleh Arab (27%), serta Afghanistan dan Iran (19%).

Suratno juga menyebutkan jejak historis Indonesia di Jerman melalui sosok pelukis Raden Saleh Syarif Bustaman yang kediamannya di Maxen kini menjadi “Masjid Biru” (Das Blaue Moschee), simbol kolaborasi seni dan religi.

Tak hanya seni, kontribusi intelektual Indonesia juga diakui secara fundamental di Jerman melalui kiprah Ingenieur B.J. Habibie.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

    Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon. Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan […]

  • Eks Brimob Polres Pekalongan Gelar Tasyakuran HUT Brimob ke 80

    Eks Brimob Polres Pekalongan Gelar Tasyakuran HUT Brimob ke 80

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Semangat jiwa merah putih dan Satya Haprabu (Setia kepada Negara dan Pimpinan) diperingati dengan khidmat di Polres Pekalongan, Jumat (21/11/2025), digelar acara tasyakuran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Brimob Polri yang ke-80 tahun 2025. Acara yang mengumpulkan seluruh personel eks Brimob yang kini bertugas di kewilayahan Polres Pekalongan ini dilaksanakan […]

  • Kerusakan Jalan Perintis Kemerdekaan Usai Perbaikan Tuai Kritik Anggota DPRD Pemalang, Padahal Anggaran Fantastis

    Kerusakan Jalan Perintis Kemerdekaan Usai Perbaikan Tuai Kritik Anggota DPRD Pemalang, Padahal Anggaran Fantastis

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Legislator muda dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu pun mempertanyakan mutu pekerjaan jalan yang dibiayai dengan anggaran fantastis tersebut. “Mekanisme lelang proyek sudah melalui E-Catalog, pengerjaannya menggunakan AMP (Asphalt Mixing Plant), tapi kok mutunya rendah,” ungkapnya. Arif Lukman Muslim menegaskan, persoalan tersebut akan menjadi catatan serius dalam pembahasan rapat-rapat Komisi B DPRD Pemalang bersama […]

  • Penerima Bansos di Kota Pekalongan Dilatih Menjadi Wirausaha Pemula

    Penerima Bansos di Kota Pekalongan Dilatih Menjadi Wirausaha Pemula

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Sebanyak 33 orang penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Pekalongan dilatih menjadi wirausaha pemula disalah satu Hotel di Pekalongan, Selasa, (27/8/2024). Mereka dibekali dengan pelatihan pembuatan kue kering dan kue basah, oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) setempat, mulai 26-29 Agustus 2024. Melihat antusias para peserta, Wali Kota Pekalongan […]

  • Wabup Nurkholes Pastikan Dapur SPPG Berikan Makanan Kepada Anak Bervariasi dan Diperhatikan Kebersihannya

    Wabup Nurkholes Pastikan Dapur SPPG Berikan Makanan Kepada Anak Bervariasi dan Diperhatikan Kebersihannya

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Acara tersebut dihadiri Kades Loning, Forkopimca Danramil Petarukan, dan sejumlah perwakilan guru/siswa sekolah di Desa Loning.*

  • Taj Yasin Maimun Soroti Tingkat Angka Kecelakaan Kerja di Jawa Tengah Beberapa Tahun Terakhir

    Taj Yasin Maimun Soroti Tingkat Angka Kecelakaan Kerja di Jawa Tengah Beberapa Tahun Terakhir

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Sejalan dengan hal tersebut, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 86 menegaskan bahwa setiap pekerja berhak atas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja, moral dan kesusilaan, serta perlakuan yang bermartabat. Sehingga K3 bukan sekadar kewajiban teknis perusahaan, melainkan hak asasi pekerja dan fondasi utama produktivitas kerja. Gus Yasin menambahkan, secara umum perusahaan-perusahaan dan lahan […]

expand_less